“Strategi integrasi sektor hulu hingga ke hilir yakni adalah peningkatan kesejahteraan petani, stabilisasi harga CPO, dan pengembangan industri sawit berkelanjutan,” paparnya.
Kepala BPSDMI, Masrokhan, menjelaskan keunggulan politeknik vokasi industri Kemenperin dalam mencetak SDM kompeten untuk mendukung hilirisasi industri, serta dapat membantu meningkatkan Indeks Kepercayaan Industri. “Politeknik Kemenperin menyelenggarakan pendidikan dual system dengan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) learning model berstandar global yang disesuaikan dengan kebutuhan industri sehingga siap kerja,” ungkapnya.
Usai memberikan kuliah umum di Unand, Menperin mengunjungi SMK SMAK Padang. Kunjungan menteri dan rombongan disambut antusias siswa– siswi serta para guru di sekolah itu. Selanjutnya menteri beserta rombongan memberikan kuliah umum di Politeknik ATI Padang. (*/jn01)






