Mentan Ancam Tarik Anggaran Jika Rehabilitasi Sawah di Sumbar Tak Sesuai Target

Penulis -

Rabu, 15 April 2026 - 09:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman meninjau kondisi lahan persawahan yang terdampak bencana di Korong Tanah Taban, Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Lubuak Alung, Padang Pariaman, Selasa (12/4/2026). (Foto: Kominfo Padang Pariaman)

Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman meninjau kondisi lahan persawahan yang terdampak bencana di Korong Tanah Taban, Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Lubuak Alung, Padang Pariaman, Selasa (12/4/2026). (Foto: Kominfo Padang Pariaman)

Padang Pariaman, Javanusa—Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman mendorong percepatan rehabilitasi lahan persawahan terdampak bencana di Sumatera Barat, dengan target penyelesaian dalam waktu satu bulan.

Hal itu disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Padang Pariaman, Selasa (12/4/2026), untuk meninjau langsung kondisi lahan persawahan yang terdampak bencana.

Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy dan Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis. Rombongan meninjau sawah terdampak di Korong Tanah Taban, Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Lubuak Alung.

Berdasarkan data yang dihimpun, total lahan terdampak bencana di Sumatera Barat mencapai 6.443 hektare. Dari jumlah itu, seluas 1.236,4 hektare berada di Kabupaten Padang Pariaman, dengan tingkat kerusakan mulai dari ringan hingga hilang.

Andi Amran Sulaiman menyatakan, percepatan penanganan lahan tersebut merupakan instruksi langsung Presiden, dengan dukungan anggaran pusat sekitar Rp500 miliar untuk wilayah Sumatera Barat.

Ia meminta pemerintah daerah segera merealisasikan program yang telah direncanakan serta memangkas hambatan birokrasi dalam pelaksanaannya.

“Target kita satu bulan harus selesai. Perkuat kolaborasi, jangan ada hambatan administrasi,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pemerintah pusat dapat menarik kembali anggaran apabila pelaksanaan di daerah tidak berjalan sesuai rencana.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy menyebut kendala utama dalam percepatan rehabilitasi berada pada aspek teknis dan birokrasi, meskipun dukungan anggaran telah tersedia.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, kata dia, akan memfokuskan upaya pada percepatan pemulihan ekonomi petani yang terdampak bencana.

Di tingkat daerah, Kabupaten Padang Pariaman mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp12,5 miliar melalui program optimasi lahan sawah terdampak bencana (Oplah Bencana).

Program tersebut menyasar 18 kelompok tani yang tersebar di 9 nagari dan 7 kecamatan dengan total luasan sekitar 446 hektare.

Baca Juga :  Pemprov Sumbar Kembali Gelar Car Free Day Mulai 21 Januari

Bantuan yang diberikan difokuskan pada pemulihan sawah dengan kerusakan ringan akibat sedimentasi banjir, serta perbaikan jaringan irigasi tersier untuk mengembalikan produktivitas lahan.

Upaya terpadu antara pemerintah pusat dan daerah ini diarahkan untuk mempercepat pemulihan produksi pangan serta mendukung ketahanan pangan di Sumatera Barat. (*/red)

Berita Terkait

Padang Mobile Masuk 5 Besar Padang Innovation Award 2026, Ini Keunggulannya
Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang
Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau
Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Erick Yusuf: Film Buya Hamka Jadi Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Visa Andrea Bocelli Belum Terbit, Imigrasi Tunggu Keputusan Kabaintelkam Polri

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Sinopsis Film Laut Bercerita dan The Doll Ghawiah, Dua Film Lokal Terbaru Tayang Hari Ini!

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Bunga Nafisa dan Deandra Nadira Rilis Single Dar Der Dor Ser, Usung Musik Endikup

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Lewat Merayu Waktu, Eltasya Angkat Kisah Sulit Melepaskan Masa Lalu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Gandeng LDR Team, Lindee Cremona Rilis Single Dewasaku Membanggakanmu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Ruth Garcia Rilis Lagu Salahkah, Ungkap Pergulatan Batin Usai Dikhianati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:05 WIB

AI Mampu Bikin Film, Nezar Patria Soroti Tantangan Baru Sensor Film

Berita Terbaru