Jakarta, Javanusa—Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengajak generasi muda memanfaatkan berbagai program pemerintah di sektor pertanian, termasuk dukungan sarana produksi dan pembiayaan usaha tani.
Ajakan tersebut disampaikan Mentan saat menerima audiensi sejumlah organisasi mahasiswa dan pelajar di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Jumat (13/3/2026).
Pertemuan dihadiri perwakilan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama, dan Pelajar Islam Indonesia.
Dalam pertemuan tersebut, Amran menyampaikan pemerintah menyiapkan berbagai dukungan bagi anak muda yang ingin mengembangkan usaha pertanian, mulai dari benih hingga sarana produksi.
Menurutnya, generasi muda dapat memanfaatkan lahan keluarga atau lahan yang tersedia untuk menanam komoditas perkebunan seperti kakao, kelapa, kopi, lada, dan pala.
Ia menyebut pemerintah telah menyiapkan anggaran untuk mendukung pengembangan komoditas tersebut, termasuk biaya penanaman hingga pengelolaan awal.
Usulan Program dari Organisasi Pelajar
Dalam audiensi tersebut, sejumlah organisasi pelajar dan mahasiswa juga menyampaikan usulan penguatan program pertanian di daerah.
Ketua Umum Pelajar Islam Indonesia, Amsal Alfian, mengatakan program yang dijalankan Kementerian Pertanian dinilai membuka peluang bagi generasi muda untuk terlibat dalam pembangunan sektor pangan.
PII mengusulkan pembentukan Brigade Pangan di Aceh Barat, Aceh Jaya, serta Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Selain itu, organisasi tersebut juga mengusulkan dukungan alat dan mesin pertanian seperti traktor serta pengembangan usaha ayam petelur.
Sementara itu, Sekretaris Umum Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama, Agus Suherman Tanjung, menyampaikan organisasinya mendorong penguatan Brigade Pangan yang saat ini telah berjalan di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan melalui program Brigade Pangan Gantara–Garuda Nusantara.
IPNU juga mengusulkan pengembangan Brigade Pangan di sejumlah daerah lain serta dukungan sarana produksi seperti bibit jagung, padi, kelapa, dan kakao bagi kelompok tani yang melibatkan kader organisasi.
Di sisi lain, perwakilan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia menyampaikan dukungan terhadap penguatan kedaulatan pangan nasional melalui forum kajian dan pengembangan kapasitas generasi muda.
Ketua Pengurus Pusat PMKRI, Susana Florika Marianti Kandaimu, mengusulkan bantuan alat mesin pertanian berupa satu unit traktor sebagai proyek percontohan di wilayah Papua.
Menanggapi usulan tersebut, Amran menyatakan Kementerian Pertanian terbuka mendukung pengembangan proyek percontohan jika dinilai memberi manfaat bagi masyarakat.
Ia menyebut proyek percontohan dapat menjadi langkah awal untuk memperluas keterlibatan generasi muda dalam pembangunan sektor pertanian di berbagai daerah.
Kementerian Pertanian menilai kolaborasi dengan organisasi pelajar dan mahasiswa dapat mempercepat regenerasi petani sekaligus mendukung upaya peningkatan produksi pangan nasional. (*/red)






