Padang, Javanusa—Ratusan ayam jago dengan suara merdu bersaing dalam Lomba Ayam Kukuak Balenggek yang digelar dalam rangka perayaan HUT ke-355 Kota Padang.
Lomba yang diikuti peserta dari berbagai penjuru Sumbar ini dibuka oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Padang, Andree Algamar di samping Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center, Sabtu (3/8/2024).
Andree mengatakan lomba Ayam Kukuak Balenggek ini bukan hanya sekadar perlombaan. Tetapi juga upaya untuk melestarikan tradisi nenek moyang.
Tradisi adu kokok ini telah menjadi bagian dari budaya Minangkabau sejak tahun 1981. Ayam Kukuak Balenggek adalah aset berharga bagi daerah.
“Dengan melestarikan lomba ini, kita tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga berkontribusi dalam pelestarian satwa endemik Sumbar,” tutur Andree.
Baca Juga: Festival Makan Bajamba: Wisata Kuliner dan Budaya di Kota Padang
Uniknya, setiap ayam memiliki karakter suara yang berbeda-beda. Ada yang kokoknya panjang dan bernada tinggi, ada pula yang pendek dan bernada rendah. Inilah yang membuat lomba ini semakin menarik.
Andree berharap komunitas pecinta Ayam Kukuak Balenggek semakin solid dan dapat berkontribusi dalam mempromosikan wisata di Kota Padang. “Mari kita bersama-sama mengangkat nama baik Kota Padang melalui lomba yang unik ini,” ajaknya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Yudi Indra Syani mengatakan Ayam Kukuak Balenggek ini ternyata ayam endimik Sumbar. Oleh karena itu, Ayam Kukuak Balenggek ini perlu dilestarikan. Dan akan menjadi penarik bagi wisatawan, karena orang-orang ingin melihat ayam kukuak balenggek. “Jadi tujuan akhir dari iven ini adalah menarik minat wisatawan berkunjung ke Kota Padang,” jelasnya.
Ketua Komunitas Ayam Kukuak Balenggek Sumbar, Rosi Herman berharap lomba ini dapat menjadi agenda tahunan.
“Kita ingin Ayam Kukuak Balenggek dikenal oleh masyarakat luas, tidak hanya di Sumbar, tetapi juga di seluruh Indonesia,” ujarnya.
“Kita boleh iri, tapi iri yang positif. Seperti ayam ketawa itu ada di Makassar, tapi orang Indonesia sudah kenal. Sementara Ayam Kukuak Balenggek belum begitu dikenal. Kita berharap dengan adanya lomba ini, Ayam Kukuak Balenggek ini bisa dikenal oleh orang dari berbagai daerah di Indonesia,” ucapnya. (*/jn01)






