Padang, Javanusa—Kualitas kepemimpinan kepala sekolah menjadi kunci dalam meningkatkan mutu pendidikan sekaligus menyiapkan generasi unggul menghadapi bonus demografi Indonesia.
Karena itu, penguatan kapasitas kepala SMA, SMK, dan SLB dinilai sebagai langkah strategis untuk menciptakan sumber daya manusia yang mampu bersaing di masa depan.
Hal tersebut menjadi fokus dalam kegiatan peningkatan kapasitas kepala SMA, SMK, dan SLB se-Sumatera Barat yang menghadirkan Ketua DPRD Sumatera Barat, Muhidi, Selasa (7/7/2026).
Dalam pemaparannya, Muhidi menegaskan kualitas pendidikan saat ini akan menentukan keberhasilan Indonesia memanfaatkan bonus demografi pada masa mendatang.
Menurutnya, para pelajar yang kini menempuh pendidikan di bangku SMA dan SMK akan menjadi pemimpin serta penggerak pembangunan dalam dua hingga tiga dekade ke depan.
“Kita memiliki tanggung jawab besar mencerdaskan generasi penerus. Anak-anak SMA dan SMK hari ini, 20 hingga 30 tahun ke depan akan menjadi pemimpin daerah, pemimpin bangsa, serta penggerak pembangunan. Karena itu, fondasi mereka harus kita bangun mulai sekarang,” katanya.
Muhidi juga mengingatkan bahwa kepala sekolah perlu memiliki kepemimpinan yang visioner. Ia mendorong para pemimpin sekolah agar berani melakukan perubahan, terus memperluas wawasan, dan tetap optimistis menghadapi tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.
Kepala Sekolah Tidak Hanya Mengelola Administrasi
Lebih lanjut, Muhidi menilai tugas kepala sekolah tidak berhenti pada pengelolaan administrasi. Seorang pemimpin pendidikan juga harus mampu membangun karakter peserta didik, menginspirasi tenaga pendidik, serta menciptakan budaya belajar yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Menurutnya, kepemimpinan yang kuat akan mempercepat peningkatan kualitas pendidikan sekaligus melahirkan lulusan yang memiliki kompetensi dan karakter yang dibutuhkan di masa depan.
Kepala SMAN 2 Sumbar Apresiasi Program Peningkatan Kapasitas
Sementara itu, Kepala SMAN 2 Sumatera Barat, Ratna Yulia, menyambut positif kegiatan tersebut. Ia menilai program peningkatan kapasitas kepala sekolah menjadi ruang yang penting untuk memperluas wawasan sekaligus memahami arah kebijakan pendidikan.
“Sebagai kepala sekolah, kami harus terus meningkatkan kompetensi. Kegiatan seperti ini membuka wawasan baru, memperkuat pemahaman terhadap arah kebijakan pendidikan, sekaligus menjadi motivasi untuk terus berinovasi dalam memajukan sekolah,” ujarnya.
Ratna mengatakan materi yang disampaikan Muhidi tidak hanya memperkaya pemahaman peserta terhadap kebijakan pendidikan, tetapi juga mendorong kepala sekolah agar berani menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.
Kegiatan itu diikuti kepala SMA, SMK, dan SLB dari Kabupaten Sijunjung, Kota Sawahlunto, serta Kabupaten Solok. Selain meningkatkan kompetensi, forum tersebut diharapkan memperkuat kolaborasi antarkepala sekolah dalam mempercepat peningkatan mutu pendidikan di Sumatera Barat.
Melalui kepemimpinan sekolah yang semakin berkualitas, diharapkan lahir generasi yang unggul secara akademik, berkarakter, adaptif, dan siap memimpin Indonesia pada masa mendatang. (*/red)






