Museum Mohammad Sjafei Diresmikan, Menbud Fadli Zon: Warisan Visioner Pendidikan Minangkabau

Penulis -

Senin, 26 Januari 2026 - 09:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon meresmikan Museum Mohammad Sjafei di INS Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar, Jumat malam (23/1/2026). (Foto: Kominfo Padang Pariaman)

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon meresmikan Museum Mohammad Sjafei di INS Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar, Jumat malam (23/1/2026). (Foto: Kominfo Padang Pariaman)

Padang Pariaman, Javanusa—Museum Mohammad Sjafei resmi diresmikan di INS Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Jumat malam (23/1/2026).

Peresmian museum ini dilakukan langsung oleh Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa dan pemikiran Mohammad Sjafei dalam dunia pendidikan dan kebudayaan Minangkabau.

Museum ini diharapkan menjadi pusat edukasi sejarah sekaligus ruang refleksi bagi generasi muda tentang pentingnya pendidikan berbasis karakter dan kebudayaan.

Mohammad Sjafei dikenal sebagai pendiri INS Kayu Tanam (Indonesisch Nederlandsche School) yang berdiri pada 31 Oktober 1926.

Lembaga pendidikan swasta legendaris ini hadir sebagai antitesis terhadap sistem pendidikan kolonial Belanda. INS Kayu Tanam menekankan pembentukan karakter peserta didik yang mandiri, kreatif, dan berjiwa kebangsaan melalui keseimbangan pendidikan umum, seni, dan keterampilan kerja.

Selama hampir satu abad, INS Kayu Tanam mampu bertahan dan beradaptasi di tengah perubahan zaman. Sekolah ini menjadi rujukan pendidikan alternatif berbasis nilai kebudayaan lokal dan nasional.

Hingga kini, INS Kayu Tanam tetap menjadi simbol perlawanan intelektual terhadap kolonialisme melalui jalur pendidikan.

Fadli Zon: Mohammad Sjafei Sosok Visioner

Dalam sambutannya, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyebut Mohammad Sjafei sebagai sosok visioner yang pemikirannya melampaui zamannya.

“Ia bukan hanya pendidik, tetapi juga seniman dan budayawan yang mengabdikan hidupnya untuk kemajuan bangsa,” ujar Fadli Zon.

Menurutnya, warisan pemikiran Mohammad Sjafei masih relevan dengan tantangan pendidikan Indonesia saat ini. Selain dikenal sebagai pendidik, Mohammad Sjafei tercatat sebagai pemain biola, pelukis, penulis buku, dan pengarang lagu nasional “Indonesia Subur”.

Karya-karyanya memberi kontribusi besar bagi perkembangan seni dan budaya Minangkabau. Banyak kader bangsa lahir dari pemikiran dan sistem pendidikan yang ia rintis di INS Kayu Tanam.

Baca Juga :  Garda Muda Aur Malintang Selatan Gelar Dakwah Religi Keliling "Darling", Bupati JKA Beri Apresiasi
Museum sebagai Pusat Edukasi dan Refleksi

Museum Mohammad Sjafei menampilkan berbagai dokumentasi sejarah, karya tulis, dan artefak perjuangan beliau. Seluruh koleksi tersebut merekam perjalanan panjang INS Kayu Tanam sebagai institusi pendidikan nasional.

Museum ini diharapkan menjadi destinasi edukasi sejarah bagi pelajar dan masyarakat luas di Sumatera Barat. Pemerintah berharap museum ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat sejarah, tetapi juga menjadi motor kebangkitan INS Kayu Tanam.

Museum Mohammad Sjafei diharapkan mampu memperkuat posisi Padang Pariaman sebagai salah satu pusat pendidikan bersejarah di Indonesia.

“Pendidikan dan kebudayaan harus menjadi fondasi utama pembangunan karakter bangsa,” tegas Fadli Zon.

Turut hadir dalam peresmian museum Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat Arry Yuswandi dan Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis. Hadir pula pimpinan INS Kayu Tanam, pengelola museum, unsur Forkopimda dan Forkopimca, serta anggota DPRD setempat. (*/red)

Berita Terkait

Maju ke Tingkat Nasional, Kelurahan Sawah Padang Aua Kuniang Pamerkan Segudang Inovasi Pelayanan dan Ekonomi
BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Balap Motor Kota Padang Sabet 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Target Juara Umum Makin Terbuka

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Muhammad Fakhri Ramadan Raih Emas Lompat Tinggi Porprov Sumbar 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Debut Manis, Alfarel Radhiya Bawa Emas MMA Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Berita Terbaru