Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Tersangka, Polri Lakukan Penahanan

Penulis -

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses evakuasi jenazah korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8. (Foto: Humas Polri)

Proses evakuasi jenazah korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8. (Foto: Humas Polri)

Jakarta, Javanusa—Polri menetapkan nakhoda KM Virgo Transport 8 berinisial AY sebagai tersangka dalam kasus tenggelamnya kapal di perairan Laut Jawa. Penyidik juga langsung menahan AY untuk menjalani proses hukum.

Penetapan tersebut dilakukan Direktorat Kepolisian Perairan Baharkam Polri setelah memeriksa sejumlah pihak dan mendalami rangkaian peristiwa tenggelamnya kapal.

“Saat ini kami sementara sudah menetapkan tersangka nakhodanya dan sudah dilakukan penahanan,” kata Kasubdit Gakkum Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri Kombes Pol. Kukuh Prabowo kepada awak media di Jakarta, Rabu (30/09/2026).

Kukuh menjelaskan, penyidik menempatkan AY di ruang tahanan Polda Kalimantan Selatan selama proses hukum berlangsung.

Nakhoda Dijerat Dua Ketentuan Pidana

Dalam perkara tersebut, penyidik menjerat AY dengan Pasal 302 ayat (3) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran.

Selain itu, AY juga dijerat Pasal 474 ayat (3) juncto Pasal 20 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Kukuh belum menjelaskan secara detail dugaan tindak pidana yang menjadi dasar penetapan AY sebagai tersangka.

Penyidik masih memeriksa berbagai pihak untuk mengetahui rangkaian kejadian secara menyeluruh. Pemeriksaan itu juga mencakup kemungkinan keterlibatan pihak lain yang dapat dimintai pertanggungjawaban.

“Untuk release resmi nanti menunggu hasil pemeriksaan seluruhnya selesai,” ujar Kukuh.

KM Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Masalembo

Kasus ini bermula ketika KM Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak di sekitar perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu (13/9/2026).

Informasi tersebut tercatat sekitar pukul 02.00 Wita. Sehari sebelumnya, kapal berangkat dari Surabaya menuju Banjarmasin dengan membawa 243 penumpang.

Setelah peristiwa tersebut, penanganan perkara beralih dari Polda Kalimantan Selatan kepada Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, pelimpahan itu menjadi bagian dari kelanjutan penanganan perkara yang sejak awal melibatkan koordinasi sejumlah pemangku kepentingan.

Baca Juga :  Wabup Yulian Efi: Aparatur Harus Kuasai dan Pahami Tata Kelola Keuangan

Menurut Johnny, Ditpolairud Polda Kalimantan Selatan sebelumnya telah memeriksa dan mendalami keterangan sejumlah pihak terkait tenggelamnya KM Virgo Transport 8.

Pemeriksaan mencakup nakhoda, anak buah kapal (ABK) yang selamat, serta pihak lain yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Penyidik Telusuri Pihak yang Bertanggung Jawab

Johnny menegaskan, proses penyelidikan dan penyidikan berlangsung dengan melibatkan serta berkoordinasi bersama stakeholder terkait.

“Penyelidikan dan penyidikan dilakukan secara profesional dengan melibatkan dan berkoordinasi bersama stakeholder terkait, sehingga setiap fakta yang ditemukan dapat menjadi bagian dari proses penanganan perkara sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” jelasnya.

Sementara itu, penyidik masih melanjutkan pemeriksaan untuk mengungkap penyebab tenggelamnya KM Virgo Transport 8 secara utuh.

Proses tersebut sekaligus bertujuan memastikan pihak-pihak yang dapat dimintai pertanggungjawaban hukum dalam perkara tersebut. (*)

Berita Terkait

Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa
Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan
Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita
BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Kas Negara, Tindak Lanjuti Temuan BPK
MUI Desak Pemerintah Segera Putuskan Nasib Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:41 WIB

BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Kas Negara, Tindak Lanjuti Temuan BPK

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:17 WIB

MUI Desak Pemerintah Segera Putuskan Nasib Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:06 WIB

Kapan Awal Ramadan 2027? KHGT Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh pada 8 Februari

Berita Terbaru