Jakarta, Javanusa—Komisi X DPR RI memberikan lampu hijau terhadap proses naturalisasi Mitchell Lee Baker dan Luke Anthony Vickery setelah menggelar Rapat Kerja bersama Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) sekaligus Ketua Umum PSSI Erick Thohir di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (15/6).
Keputusan tersebut membuka peluang bagi kedua pemain muda itu untuk segera memperkuat Timnas Indonesia, termasuk tampil pada ajang Piala AFF 2026.
Rapat dipimpin Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani dan turut dihadiri anggota Komite Eksekutif PSSI, Vivin Cahyani Sungkono.
DPR Minta Naturalisasi Tetap Terukur
Meski mendukung pemberian kewarganegaraan kepada Mitchell Baker dan Luke Vickery, Komisi X DPR RI menegaskan program naturalisasi harus berjalan secara selektif dan tidak mengabaikan pembinaan pemain lokal.
Dalam keputusan rapat, DPR menyetujui rekomendasi kewarganegaraan Indonesia untuk kedua pemain tersebut. Namun, kebijakan naturalisasi harus tetap mempertimbangkan kebutuhan strategis tim nasional serta keberlanjutan pengembangan sepak bola Indonesia.
“Komisi X DPR RI memutuskan menyetujui rekomendasi kewarganegaraan RI atas nama Sdr. Mitchell Lee Baker dan Sdr. Luke Anthony Vickery. Naturalisasi terhadap olahragawan harus secara selektif dengan mempertimbangkan kebutuhan strategis, komitmen olahragawan naturalisasi, kriteria yang jelas dan transparan, pembibitan dan pembinaan jangka panjang, dukungan bagi regenerasi pemain, dan evaluasi yang berkelanjutan,” kata Lalu Hadrian Irfani.
DPR juga menekankan bahwa naturalisasi tidak boleh menjadi solusi tunggal dalam meningkatkan prestasi sepak bola nasional. Program tersebut perlu berjalan seiring dengan pengembangan talenta muda dan regenerasi pemain dalam negeri.
Erick Thohir Apresiasi Dukungan Komisi X
Menanggapi keputusan tersebut, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyampaikan terima kasih kepada pimpinan dan anggota Komisi X DPR RI yang telah mendukung proses naturalisasi kedua pemain muda tersebut.
Menurut Erick, dukungan DPR menunjukkan adanya kolaborasi yang kuat antara pemerintah, parlemen, dan federasi sepak bola dalam memperkuat daya saing Timnas Indonesia di level internasional.
“Kami dari PSSI mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan, masukan, serta kepercayaan yang senantiasa diberikan oleh pimpinan dan anggota Komisi X DPR RI. Ini wujud nyata sinergi yang luar biasa antara pemerintah, wakil rakyat, dan federasi dalam membangun Timnas Indonesia yang lebih tangguh di kancah internasional. Kami sangat menghargai setiap catatan dari dewan dan akan terus menjaga amanah ini, tidak hanya melalui naturalisasi yang selektif, tetapi juga dengan terus memperkuat pembibitan dan pembinaan pemain lokal jangka panjang,” ujar Erick.
Ia menilai Mitchell Baker dan Luke Vickery dapat menambah kedalaman skuad Garuda. Sekaligus membawa pengalaman yang bermanfaat bagi perkembangan sepak bola nasional.
“Mereka dibutuhkan untuk transfer pengetahuan serta melengkapi kemampuan pesepak bola lokal, baik untuk kepentingan tim nasional maupun liga profesional. Mereka berkeinginan menjadi warga negara Indonesia (WNI) karena ingin berkontribusi dalam memperkuat timnas Indonesia,” tambahnya.
Sudah Mengikuti Program Timnas Indonesia
Sebelum memperoleh persetujuan DPR, kedua pemain sudah lebih dahulu terlibat dalam agenda Timnas Indonesia. Mitchell Baker dan Luke Vickery mengikuti pemusatan latihan di Jakarta pada 26 hingga 30 Mei 2026.
Setelah itu, keduanya kembali masuk dalam program FIFA Matchday periode 1–9 Juni 2026. Kehadiran mereka menjadi bagian dari proses pemantauan tim pelatih sebelum keputusan final terkait status kewarganegaraan.
Apabila seluruh tahapan administrasi dapat tuntas sesuai jadwal, Mitchell Baker dan Luke Vickery berpeluang menjalani laga debut bersama Timnas Indonesia pada Piala AFF 2026 yang berlangsung mulai 24 Juli hingga 26 Agustus mendatang.
Profil Mitchell Baker dan Luke Vickery
Luke Anthony Vickery lahir di Hawaii, Amerika Serikat, pada 25 Oktober 2005. Saat ini, pemain berusia 20 tahun tersebut memperkuat Macarthur FC yang berkompetisi di kasta tertinggi Liga Australia.
Sementara itu, Mitchell Lee Baker lahir pada 11 Desember 2006. Selain mengembangkan karier sepak bolanya, ia juga menempuh pendidikan di Georgetown University, Amerika Serikat. (*/red)






