Javanusa.com—Spanyol hanya tinggal selangkah lagi untuk kembali menguasai sepak bola dunia.
Setelah menyingkirkan Prancis 2-0 di semifinal, La Roja memastikan tiket ke final Piala Dunia FIFA 2026 dan kini bersiap menghadapi Inggris atau Argentina pada laga puncak yang digelar 19 Juli di New York New Jersey Stadium.
Juara Eropa itu tampil konsisten sepanjang turnamen. Meski sempat ditahan imbang pada laga pembuka, tim asuhan Luis de la Fuente mampu bangkit dan melaju tanpa terkalahkan hingga mencapai partai final.
FIFA menilai perjalanan Spanyol di Piala Dunia 2026 sebagai salah satu penampilan paling meyakinkan. Solidnya pertahanan berpadu dengan produktivitas lini depan menjadi modal utama La Roja dalam memburu trofi dunia kedua setelah sukses pada edisi 2010.
Fase grup
Spanyol 0-0 Tanjung Verde
Spanyol membuka turnamen dengan hasil imbang tanpa gol melawan Tanjung Verde. Mereka mendominasi pertandingan melalui 27 percobaan ke gawang, tetapi penampilan impresif kiper Vozinha menggagalkan seluruh peluang.
Ferran Torres sempat membentur mistar, sedangkan Lamine Yamal yang masuk sebagai pemain pengganti belum mampu mengubah keadaan.
Hasil tersebut sempat memunculkan keraguan, meski kemudian performa Tanjung Verde sepanjang turnamen membuat hasil imbang itu dinilai lebih positif.
Spanyol 4-0 Arab Saudi
Pada laga kedua, Spanyol merespons dengan kemenangan telak 4-0 atas Arab Saudi. Lamine Yamal yang tampil sebagai starter langsung mencetak gol pada menit ke-10.
Di usia 18 tahun 343 hari, Yamal menjadi pencetak gol termuda kedua Spanyol dalam sejarah putaran final Piala Dunia. Mikel Oyarzabal kemudian mencetak dua gol sebelum gol bunuh diri lawan menutup pesta kemenangan La Roja.
Uruguay 0-1 Spanyol
Spanyol mengakhiri fase grup dengan kemenangan tipis 1-0 atas Uruguay. Álex Baena mencetak gol tunggal pada menit ke-42 setelah memanfaatkan kesalahan kiper Fernando Muslera. Hasil itu memastikan Spanyol lolos sebagai juara grup.
Babak 32 Besar
Spanyol 3-0 Austria
Memasuki babak 32 besar, Spanyol mengalahkan Austria 3-0. Oyarzabal mencetak dua gol berkat assist Marc Cucurella, sedangkan Pedro Porro menyumbang gol internasional pertamanya melalui sundulan.
Selain kemenangan meyakinkan, Unai Simón mencatatkan clean sheet kelima secara beruntun. Rekor itu membuatnya membukukan 519 menit tanpa kebobolan di Piala Dunia dan melewati catatan legenda Italia Walter Zenga yang bertahan sejak 1990.
Babak 16 Besar
Portugal 0-1 Spanyol
Perjalanan Spanyol berlanjut ke babak 16 besar dengan kemenangan dramatis 1-0 atas Portugal. Mikel Merino yang masuk dari bangku cadangan mencetak gol kemenangan pada menit ke-91 setelah menerima umpan Ferran Torres.
Gol tersebut mengingatkan publik pada momen serupa ketika Merino menjadi pahlawan Spanyol melawan Jerman di UEFA EURO 2024.
Perempat Final
Spanyol vs Belgia
Pada perempat final, La Roja menundukkan Belgia 2-1. Gol Fabian Ruiz dan Mikel Merino mengantar Spanyol melangkah ke empat besar untuk menghadapi Prancis.
Semifinal
Prancis 0-2 Spanyol
Spanyol tampil dominan saat menghadapi Prancis di semifinal yang berlangsung di Dallas. Mereka menguasai permainan sejak awal hingga akhir dan menutup laga dengan kemenangan 2-0.
Mikel Oyarzabal membuka keunggulan melalui eksekusi penalti pada babak pertama. Gol itu menjadi koleksi kelimanya sepanjang turnamen.
Pedro Porro kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-58 melalui penyelesaian yang tenang. Lamine Yamal juga sempat mencetak gol, tetapi wasit menganulirnya.
Kemenangan tersebut mengantarkan Spanyol ke final Piala Dunia pertama sejak menjadi juara pada 2010.
Final
Spain vs Inggris/Argentina (19 Juli)
Pada partai puncak yang berlangsung 19 Juli di New York New Jersey Stadium, Spanyol akan menghadapi pemenang semifinal antara Inggris dan juara bertahan Argentina.
La Roja memiliki peluang besar mengangkat trofi Piala Dunia untuk kedua kalinya. Menariknya, mereka kembali datang ke final dengan status sebagai juara Eropa, sama seperti ketika meraih gelar dunia pada 2010. (*)






