Surabaya, Javanusa—Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) resmi membuka Babak Final Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Perguruan Tinggi (ONMIPA-PT) Tahun 2026 di Aula Garuda Mukti, Kampus MERR-C Universitas Airlangga (UNAIR), Surabaya, Senin (8/6).
Ajang nasional yang mempertemukan talenta terbaik di bidang matematika dan ilmu pengetahuan alam dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia itu menjadi wadah strategis untuk mengembangkan kompetensi akademik, memperkuat budaya ilmiah, serta mendorong lahirnya inovator muda yang mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa.
Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemdiktisaintek, Beny Bandanadjaja, menyampaikan apresiasi kepada Universitas Airlangga atas dukungan dan fasilitasi penyelenggaraan babak final ONMIPA-PT 2026.
Menurutnya, ONMIPA memiliki peran penting dalam memperkuat ekosistem sains, teknologi, dan inovasi nasional di tengah tantangan global yang terus berkembang.
“Saat ini perguruan tinggi tidak hanya dituntut menghasilkan lulusan, tetapi juga menjadi pusat pembangunan ilmu pengetahuan, riset inovasi, dan solusi bagi berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat,” ujar Beny.
Beny juga menegaskan pentingnya menjunjung tinggi integritas, kejujuran, dan sportivitas selama kompetisi berlangsung. Ia menilai prestasi yang lahir melalui proses yang jujur akan memiliki nilai yang lebih besar dibandingkan kemenangan yang diperoleh dengan cara yang tidak semestinya.
“Prestasi yang diraih dengan kejujuran pastilah lebih bermakna daripada kemenangan yang diperoleh dengan cara yang tidak semestinya,” tegasnya.
Selain menjadi arena kompetisi, ONMIPA-PT 2026 juga berfungsi sebagai ruang kolaborasi dan penguatan jejaring akademik antarmahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.
Melalui interaksi dan pertukaran gagasan, peserta diharapkan mampu membangun kolaborasi riset yang memberikan dampak bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta penyelesaian berbagai persoalan bangsa.
“Kami berharap selama berada di Surabaya, mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk memperluas jejaring dengan sesama mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Jejaring itu efektif menjadi bagian dari upaya menemukan solusi atas persoalan-persoalan yang dekat masyarakat,” tambah Beny.
Menyaring Talenta Sains Terbaik Indonesia
ONMIPA-PT 2026 berhasil menjaring 260 finalis terbaik dari 3.712 peserta yang berasal dari 1.168 perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
Para finalis merupakan mahasiswa yang berhasil melewati proses seleksi ketat pada tingkat wilayah yang berlangsung pada Mei 2026.
Keberhasilan menembus babak final tidak hanya menjadi pencapaian akademik yang membanggakan bagi mahasiswa.
Capaian tersebut juga membuka peluang pengembangan karier akademik dan kesempatan mengikuti kompetisi pada tingkat internasional.
Penanggung Jawab Pengembangan Karakter dan Kesejahteraan Mahasiswa Direktorat Belmawa Kemdiktisaintek, Yulita Priyoningsih, menjelaskan pemenang bidang matematika akan mengikuti seleksi lanjutan untuk mewakili Indonesia pada ajang International Mathematics Competition (IMC) yang rutin berlangsung di Bulgaria.
“Khusus untuk bidang matematika, para pemenang akan diseleksi kembali untuk menjadi perwakilan Indonesia pada International Mathematics Competition yang diselenggarakan secara rutin di Bulgaria,” jelas Yulita.
Mendukung Peningkatan Kinerja Perguruan Tinggi
Lebih dari sekadar kompetisi individu, capaian para finalis ONMIPA-PT juga berkontribusi terhadap peningkatan kinerja perguruan tinggi asal masing-masing.
Prestasi mahasiswa dalam ajang nasional menjadi bagian dari penguatan capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, terutama pada aspek prestasi mahasiswa di tingkat nasional dan internasional.
Menurut Yulita, status sebagai finalis ONMIPA-PT sudah memberikan kontribusi bagi institusi. Sementara itu, capaian sebagai juara akan memberikan nilai yang lebih besar dalam pengukuran kinerja perguruan tinggi.
“Ketika mahasiswa telah menjadi finalis dan mewakili kampusnya pada tingkat nasional, maka secara otomatis telah memberikan kontribusi terhadap capaian indikator kinerja utama perguruan tinggi. Semakin tinggi prestasi yang diraih, semakin besar pula dampaknya bagi institusi,” ujarnya.
Melalui penyelenggaraan ONMIPA-PT 2026, Kemdiktisaintek terus berkomitmen menghadirkan ruang aktualisasi bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi akademik, memperkuat karakter, serta menghasilkan talenta unggul yang mampu berkontribusi dalam pembangunan bangsa melalui ilmu pengetahuan, sains, dan teknologi. (*/red)






