Operasional Haji 2026 Berakhir, Kemenhaj Komitmen Tingkatkan Layanan Haji 2027

Penulis -

Rabu, 1 Juli 2026 - 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Haji dan Umrah, Moch. Irfan Yusuf memberikan keterangan pers di Surabaya. (Foto: Kemenhaj)

Menteri Haji dan Umrah, Moch. Irfan Yusuf memberikan keterangan pers di Surabaya. (Foto: Kemenhaj)

Surabaya, Javanusa—Operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi resmi berakhir setelah kelompok terbang (kloter) terakhir tiba di Indonesia pada Rabu (1/7/2026).

Pemerintah memastikan seluruh jemaah haji reguler telah kembali dengan selamat. Sementara pendampingan masih berlanjut bagi puluhan jemaah yang masih menjalani perawatan di Arab Saudi.

Menteri Haji dan Umrah, Moch. Irfan Yusuf, menyatakan penutupan resmi operasional haji 2026 setelah kloter UPG-43 mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, pukul 17.05 WITA. Kloter terakhir tersebut membawa 242 jemaah kembali ke Tanah Air.

“Alhamdulillah, seluruh jemaah haji Indonesia telah kembali ke Tanah Air dengan selamat. Atas nama Kementerian Haji dan Umrah, saya menyatakan operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi secara resmi telah berakhir,” ujar Menhaj di Surabaya.

Sepanjang musim haji tahun ini, pemerintah memberangkatkan 527 kelompok terbang. Dengan mengangkut 202.636 jemaah haji reguler melalui 16 embarkasi di Indonesia. Selain itu, Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) juga melayani keberangkatan 16.585 jemaah haji khusus bersama 1.016 petugas.

Layanan Haji Menjangkau Berbagai Kebutuhan Jemaah

Penyelenggaraan haji 2026 menghadapi tantangan besar karena melayani jemaah dengan kondisi yang beragam.

Data Kementerian Haji dan Umrah mencatat terdapat 44.247 jemaah lanjut usia, 170.700 jemaah berisiko tinggi, 370 jemaah berkebutuhan khusus, serta 275 pengguna kursi roda.

Untuk mendukung kelancaran ibadah, pemerintah menyiapkan layanan akomodasi, konsumsi, transportasi, pembinaan ibadah, hingga pelayanan kesehatan yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap jemaah.

Selama operasional berlangsung, pemerintah mendistribusikan sekitar 24,18 juta boks makanan. Selain itu, sebanyak 15.212 bus antarkota perhajian dan 11.990 perjalanan bus shalawat dioperasikan guna menunjang mobilitas jemaah selama berada di Tanah Suci.

Baca Juga :  BPKH Berikan Kompensasi kepada 20 Ribu Jemaah Haji Akibat Makanan Tak Tersalurkan

Layanan kesehatan juga diperkuat melalui tenaga medis di setiap kloter, klinik satelit, Klinik Kesehatan Haji Indonesia, serta kerja sama dengan sejumlah rumah sakit di Arab Saudi.

Sejumlah Inovasi Selama Musim Haji

Kementerian Haji dan Umrah juga menerapkan berbagai pembaruan dalam tata kelola penyelenggaraan haji tahun ini.

Beberapa di antaranya meliputi alokasi kuota provinsi yang lebih berkeadilan, penurunan biaya haji tanpa mengurangi kualitas layanan, penambahan embarkasi fast track, digitalisasi pelayanan, serta penyelesaian kontrak layanan di Arab Saudi lebih awal.

Meski operasional penerbangan telah selesai, pelayanan kepada jemaah masih terus berjalan. Saat ini terdapat 60 jemaah Indonesia yang masih menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi.

Kementerian Haji dan Umrah memastikan pendampingan akan terus diberikan hingga seluruh jemaah dinyatakan laik terbang dan dapat dipulangkan ke Indonesia. Proses klaim asuransi bagi jemaah yang wafat juga tetap berlangsung sesuai ketentuan.

Evaluasi Jadi Fokus Persiapan Haji 2027

Moch. Irfan Yusuf menegaskan bahwa penutupan operasional bukan akhir dari upaya peningkatan kualitas pelayanan haji.

Dalam waktu dekat, kementerian akan melakukan evaluasi menyeluruh bersama seluruh pemangku kepentingan sebagai bagian dari persiapan penyelenggaraan haji 1448 H/2027 M.

“Kami mencatat masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama terkait layanan di Mina dan penguatan implementasi istithaah kesehatan. Seluruh catatan tersebut akan menjadi fokus evaluasi agar penyelenggaraan haji ke depan semakin profesional, aman, nyaman, dan berorientasi pada kebutuhan jemaah,” kata Menhaj.

Menhaj juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden, DPR RI, Pemerintah Arab Saudi, kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, maskapai penerbangan, media massa. Serta seluruh pihak yang berkontribusi dalam penyelenggaraan ibadah haji 2026.

Baca Juga :  Jangan Asal Makan, Ini Waktu yang Tepat untuk Sarapan hingga Makan Malam

Ucapan terima kasih juga diberikan kepada seluruh petugas haji atas dedikasi mereka dalam melayani jemaah. Serta kepada seluruh jemaah Indonesia yang menjaga ketertiban, kesabaran, dan semangat saling membantu selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

“Semoga seluruh jemaah memperoleh predikat haji yang mabrur, menjadi pribadi yang saleh secara individu maupun sosial. Serta menghadirkan kemaslahatan bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara,” tutup Menteri.

Berakhirnya operasional haji 1447 H/2026 M sekaligus menandai dimulainya persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1448 H/2027 M.

Kementerian Haji dan Umrah menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan yang semakin profesional, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan jemaah. (*/red)

Berita Terkait

Kemenhaj Catat 244 Kasus Haji dan Umrah, Potensi Kerugian Jemaah Capai Rp247,65 Miliar
Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Pakai Direct Flight, Hindari Transit Singapura-Malaysia
Kemenhaj Perkuat Pengawasan Umrah, Antisipasi Situasi Darurat dan Force Majeure
Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Pembentukan Museum Haji Indonesia
Menhaj Irfan Yusuf Buka Suara soal Pengangkatan Anaknya sebagai Tenaga Ahli
Jadwal Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Masuk Asrama Mulai 10 April
Belanja Haji Tembus Rp4 Triliun, Menhaj Dorong UMKM Daerah Perluas Pasar
Menhaj Perketat Istitaah Kesehatan Jemaah Haji, Imbau Travel Pilih Penerbangan Langsung

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:17 WIB

BPK Periksa Kepatuhan Belanja Pemko Padang, Maigus Nasir Minta OPD Transparan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:42 WIB

Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:08 WIB

Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027

Berita Terbaru

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah. (Foto: Kemnaker)

Nasional

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Okt 2026 - 20:41 WIB