Padang Bidik Jejaring Kota Kreatif Gastronomi Dunia, Kota Tua Jadi Fokus Pengembangan

Penulis -

Selasa, 8 Juli 2025 - 06:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang mengincar status Kota Kreatif Gastronomi UNESCO. Kawasan Kota Tua disiapkan sebagai pusat pengembangan kuliner dan budaya multietnis. (Foto: Diskominfo Padang)

Padang mengincar status Kota Kreatif Gastronomi UNESCO. Kawasan Kota Tua disiapkan sebagai pusat pengembangan kuliner dan budaya multietnis. (Foto: Diskominfo Padang)

Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang terus memperkuat langkah strategis untuk bergabung dalam UNESCO Creative Cities Network (UCCN) kategori Gastronomi.

Kawasan Kota Tua ditetapkan sebagai salah satu titik fokus pengembangan karena dinilai memiliki potensi historis, arsitektural, dan budaya kuliner yang kuat.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yudi Indra Syani, menyebutkan Kota Tua menyimpan kekayaan yang layak diangkat ke level global.

Tidak hanya menawarkan keindahan bangunan tua dan nilai sejarah, kawasan ini juga merepresentasikan keberagaman etnis dan tradisi kuliner yang hidup berdampingan.

“Kita ingin menjadikan Kota Padang sebagai kota kreatif gastronomi yang diakui dunia. Kawasan Kota Tua adalah pusat potensinya,” kata Yudi, Senin (7/7/2025).

Tuan Rumah Rakornas ICCN 2025

Sebagai bagian dari upaya itu, Padang menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Indonesia Creative Cities Network (ICCN). Sekitar 250 delegasi dari berbagai kota anggota jaringan ICCN bakal hadir dalam rakornas tersebut.

“Kegiatan ini akan menjadi momen penting untuk berbagi pengalaman dan menyerap masukan dari kota-kota kreatif lainnya,” ujar Yudi.

Dengan pendampingan dari ICCN, Yudi menyatakan optimisme bahwa Kota Padang dapat memenuhi berbagai indikator penilaian untuk masuk dalam jejaring UCCN kategori gastronomi.

Perlu Rencana Menyeluruh

Guru Besar Arsitektur dan Perencanaan Universitas Gadjah Mada (UGM), Wiendu Nuryanti, juga mendukung langkah Pemko Padang.

Ia menilai kombinasi antara kekayaan alam, budaya kuliner, dan pluralitas etnis menjadikan Kota Tua sebagai titik strategis pengembangan kota kreatif.

“Perlu perencanaan menyeluruh, bahkan sampai ke detail kecil seperti penataan ruang publik. Kota harus menghadirkan ruang yang nyaman untuk bermain, berinteraksi, dan menikmati kuliner,” ujar Wiendu.

Menurutnya, kenyamanan warga lokal adalah kunci. Bila masyarakat merasa aman dan betah, wisatawan akan datang dengan sendirinya. “Kita perlu mengelola multietnis dan karakter khas Kota Tua dengan pendekatan yang inklusif,” ujarnya.(*/red)

Baca Juga :  Padang Bidik Creative City of Gastronomy UNESCO, Fadly Amran Gandeng IFC Kembangkan Industri Fashion

Berita Terkait

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana
Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan
BPK Periksa Kepatuhan Belanja Pemko Padang, Maigus Nasir Minta OPD Transparan
Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang
Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya
Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing
Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar
Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Gerakan Pangan Murah Payakumbuh, Cabai Merah Dijual Rp50 Ribu per Kg

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Pemko Padang dan UPTD PPD Padang Perkuat Sinergi, Optimalkan PAD Lewat Inovasi Layanan Pajak Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Gandeng BRI, Pemko Padang Pacu PAD Lewat Digitalisasi Retribusi dan Pajak Daerah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Optimalkan PAD Lewat Digitalisasi, Pemko Padang Jajaki Kerja Sama dengan BRI

Berita Terbaru