Padang Data Tanah Mati Wakili Payakumbuh dalam Lomba Gerakan PKK Sumbar 2026

Penulis -

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TP PKK Kelurahan Padang Data Tanah Mati mewakili Kota Payakumbuh dalam penilaian Lomba Gerakan PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat 2026, Rabu (3/6/2026). (Foto: MC Payakumbuh)

TP PKK Kelurahan Padang Data Tanah Mati mewakili Kota Payakumbuh dalam penilaian Lomba Gerakan PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat 2026, Rabu (3/6/2026). (Foto: MC Payakumbuh)

Payakumbuh — Berbagai inovasi pemberdayaan keluarga, penguatan ekonomi masyarakat, dan transformasi digital yang dikembangkan Tim Penggerak PKK Kelurahan Padang Data Tanah Mati mengantarkan wilayah tersebut mewakili Kota Payakumbuh dalam penilaian Lomba Gerakan PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat 2026, Rabu (3/6/2026).

Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, mengatakan Gerakan PKK memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui berbagai program pemberdayaan yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.

“Gerakan PKK tumbuh dari, oleh, dan untuk masyarakat. Perannya sangat penting dalam memberdayakan perempuan dan keluarga guna mewujudkan kesejahteraan keluarga, peningkatan kesehatan, pendidikan karakter, hingga kemandirian ekonomi rumah tangga,” kata Zulmaeta saat menghadiri penilaian lomba tersebut.

Ia menegaskan, Pemko Payakumbuh terus memperkuat sinergi dengan Tim Penggerak PKK sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Menurutnya, dukungan tersebut diwujudkan melalui pembinaan berkelanjutan di seluruh tingkatan kepengurusan PKK guna mempercepat implementasi 10 Program Pokok PKK di tengah masyarakat.

“Partisipasi masyarakat dalam Gerakan PKK di Kota Payakumbuh menjadi pilar utama pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Zulmaeta menjelaskan, keluarga saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kesenjangan sosial, perubahan pola pengasuhan, ancaman krisis kesehatan, hingga tekanan ekonomi rumah tangga.

Namun, perkembangan teknologi digital juga membuka peluang bagi keluarga untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian dalam berbagai aspek kehidupan.

Karena itu, kader PKK di Kota Payakumbuh mulai mengadopsi teknologi melalui aplikasi Sistem Pendataan PKK dan Dasa Wisma Terintegrasi (SIPEDATI). Aplikasi tersebut membantu mempercepat proses pendataan, pelaporan, dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kader PKK mengadopsi inovasi digital untuk mempercepat pelaporan dan mengoptimalkan layanan keluarga melalui aplikasi SIPEDATI,” katanya.

Baca Juga :  Pemko dan Baznas Bukittinggi Salurkan Zakat Rp 60 Juta, Tekankan Transparansi Penyaluran

Selain transformasi digital, TP-PKK Kota Payakumbuh juga menjalankan berbagai program strategis yang mencakup ketahanan pangan, pengembangan usaha mikro, percepatan penanganan stunting, pengentasan kemiskinan, serta pengendalian inflasi.

Padang Data Tanah Mati Tampil dengan Berbagai Inovasi

Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh, Ny. Mulyasni Muis Zulmaeta yang akrab disapa Eni Zulmaeta, mengatakan Kelurahan Padang Data Tanah Mati meraih predikat terbaik dalam Lomba Gerakan PKK Tingkat Kota Payakumbuh 2025 sehingga berhak mewakili daerah pada tingkat provinsi.

Menurutnya, capaian tersebut lahir dari peran aktif kader dan pengurus PKK yang menghadirkan berbagai inovasi dengan dampak langsung bagi masyarakat.

“Keunggulan Padang Data Tanah Mati terletak pada inovasi yang lahir dari kebutuhan masyarakat dan dilaksanakan secara berkelanjutan oleh kader bersama warga sehingga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Ia menjelaskan, salah satu inovasi unggulan yang dikembangkan adalah SIPEDATI. Inovasi ini mendukung pengelolaan data PKK dan dasa wisma secara terintegrasi serta lebih efektif.

Selain itu, kader PKK aktif menjalankan program pembinaan keluarga, pendidikan anak dan remaja, peningkatan ekonomi keluarga, ketahanan pangan, kesehatan masyarakat, hingga penguatan kelembagaan.

Di sektor ekonomi, TP-PKK Kota Payakumbuh memfasilitasi kerja sama antara pemerintah daerah dan perusahaan fesyen internasional The Sak sejak 2025. Kerja sama tersebut bertujuan memperluas akses pasar produk sulaman dan rajutan hasil karya pelaku UMKM setempat.

“Tujuan kerja sama ini untuk meningkatkan ekonomi pengrajin dan pelaku UMKM rajut serta sulam di Kota Payakumbuh,” ujarnya.

Program Lingkungan, Ekonomi, dan Kesehatan Terus Diperkuat

Pada bidang lingkungan, masyarakat Kelurahan Padang Data Tanah Mati mengembangkan Taman Pilah Kreatif yang mengolah sampah rumah tangga menjadi produk bernilai ekonomi.

Baca Juga :  ASN dan PKK Payakumbuh Selatan Bagikan Ratusan Takjil untuk Pengendara

Warga juga mengembangkan program Kampung Mandiri melalui berbagai usaha produktif seperti sulaman, rajutan, tenunan, dan industri kerupuk rumah tangga yang menjadi sumber pendapatan keluarga.

Di sektor kesehatan, kader PKK bersama masyarakat aktif menjalankan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP), membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat, serta meningkatkan pelayanan bagi ibu hamil, bayi, balita, dan lanjut usia.

Penilaian Jadi Sarana Evaluasi Program PKK

Ketua TP-PKK Provinsi Sumatera Barat, Ny. Harneli Mahyeldi, mengatakan penilaian tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana evaluasi terhadap pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di daerah.

“Penilaian ini merupakan evaluasi terhadap pelaksanaan 10 Program Pokok PKK sekaligus ajang bersilaturahmi dan melihat langsung berbagai inovasi yang telah dilakukan daerah,” katanya.

Ia juga mengapresiasi dukungan Pemko Payakumbuh terhadap berbagai program PKK yang dinilai berkontribusi dalam memperkuat pemberdayaan keluarga dan masyarakat.

“Terima kasih kepada Bapak Wali Kota yang selalu mendampingi kegiatan PKK dan hadir langsung dalam penilaian hari ini. Semoga Payakumbuh dapat menjadi yang terbaik pada tingkat provinsi,” pungkasnya.

Penilaian tersebut juga dihadiri Ketua GOW Kota Payakumbuh Ny. Yeni Elzadaswarman, Ketua DWP Ny. Elfriza “Chece” Rida Ananda, sejumlah pimpinan OPD, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.

Berita Terkait

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen
Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru