Padang, Javanusa—Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kota Padang bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Padang menggelar konferensi pers Padang Young Design Competition (PYDC) 2026 di ZHM Premier Hotel Padang, Sabtu (11/7/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah awal memperkenalkan agenda besar yang akan memeriahkan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357. Sekaligus memperkuat posisi Kota Padang sebagai pusat ekonomi kreatif berbasis budaya.
Padang Fashion Summit 2026 mengangkat tema “Manaruko Rupo: Menemukan Kembali Identitas dalam Balutan Elegansi Global.”
Tema ini mengeksplorasi kekayaan motif, tekstil, dan filosofi adat Minangkabau menjadi karya fesyen modern yang mampu bersaing di tingkat internasional.
Selain itu, penyelenggara juga mengusung konsep sustainable fashion melalui pemberdayaan perajin lokal dan pemanfaatan kekayaan budaya secara berkelanjutan.
Padang Fashion Summit 2026 dijadwalkan berlangsung pada 9–10 Agustus 2026 di ZHM Premier Hotel Padang.
Berbagai kegiatan akan digelar, mulai dari fashion parade, Grand Final Padang Young Design Competition (PYDC), seminar trend forecasting dan product branding, business matching, beauty class, kompetisi model dan tata rias, hingga bazar kuliner serta pameran produk UMKM.
Kegiatan tersebut melibatkan 75 desainer, 115 merek fesyen, 36 model, serta 160 tenant kuliner dan pameran.
Dekranasda Targetkan Desainer Tembus Pasar Internasional
Kepala Disnakerin Kota Padang sekaligus Ketua Harian Dekranasda Kota Padang, Ferri Erviyan Rinaldy, mengatakan konferensi pers bertujuan memperluas informasi kepada masyarakat agar turut menyukseskan Padang Fashion Summit 2026 yang menjadi salah satu agenda unggulan HJK Kota Padang.
Ferri menjelaskan rangkaian kegiatan telah dimulai sejak Mei 2026 melalui program coaching bagi para peserta.
Menurutnya, Dekranasda terus berkomitmen membina perajin dan desainer agar mampu tampil di tingkat nasional hingga internasional.
“Melalui konferensi pers ini kami ingin masyarakat mengetahui bahwa Padang Fashion Summit 2026 akan digelar pada 9 dan 10 Agustus mendatang di ZHM Premier Hotel Padang. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk hadir karena tidak hanya menyaksikan peragaan busana, tetapi juga menikmati berbagai stand UMKM dan beragam kegiatan menarik lainnya,” kata Ferri.
Ia menambahkan, target penyelenggaraan tidak hanya berhenti di Kota Padang.
“Target kami tidak berhenti di Kota Padang. Kami ingin para perajin dan desainer binaan dapat menembus ajang nasional bahkan internasional. Tahun ini pun kami telah melibatkan peserta dari luar negeri sebagai langkah awal memperluas jejaring dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan Padang Fashion Summit,” ujarnya.
Hadirkan Beragam Kegiatan Selama Dua Hari
Sementara itu, Staf Ahli Dekranasda Kota Padang, Fomalhaut Zamel, mengatakan Padang Fashion Summit tahun ini menjadi penyelenggaraan kedua dengan konsep yang lebih besar dan lebih beragam dibandingkan tahun sebelumnya.
Ia menyebut masyarakat tidak hanya dapat menikmati peragaan busana, tetapi juga berbagai kegiatan lain selama dua hari pelaksanaan.
“Padang Fashion Summit 2026 digelar dalam momentum Hari Jadi Kota Padang. Kami mengundang seluruh masyarakat untuk datang menyaksikan koleksi para desainer dari Kota Padang dan berbagai daerah di Indonesia. Serta juga desainer mancanegara yang akan menampilkan karya berbasis wastra Minangkabau,” ujar Fomalhaut.
Menurutnya, penyelenggaraan tahun ini menghadirkan lebih banyak pilihan kegiatan bagi masyarakat.
“Tahun ini akan hadir pameran berbagai brand nasional, brand lokal, produk UMKM, bazar kuliner, seminar, hingga kompetisi model. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menikmati seluruh rangkaian acara. Sekaligus memberikan dukungan terhadap perkembangan industri kreatif Kota Padang,” katanya.
Melalui penyelenggaraan Padang Fashion Summit 2026, Pemerintah Kota Padang berharap lahir lebih banyak desainer muda berbakat. Serta terbentuk ekosistem industri fesyen yang mampu mengangkat warisan budaya Minangkabau ke panggung nasional maupun internasional.
Puncak kegiatan akan berlangsung bersamaan dengan Closing Ceremony Hari Jadi Kota Padang ke-357 pada 10 Agustus 2026. (*)






