Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang terus memantapkan Program Smart City. Langkah ini menjadi bagian dari visi besar mewujudkan kota yang maju dan sejahtera.
Dalam rapat koordinasi bersama Tim Percepatan, Rabu (30/4/2025), Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Padang, Boby Firman, memaparkan tiga komponen utama Smart City. Ketiganya adalah struktur, infrastruktur, dan suprastruktur.
Menurut Boby, struktur meliputi pengembangan SDM pelaksana dan penerima manfaat. Juga termasuk penyiapan sumber daya anggaran, tata kelola, dan tata pamong.
Baca Juga: Pemko Padang Percepat Smart City: Sinkronkan Program & Siapkan 6 Dimensi Utama
“Infrastruktur mencakup sarana fisik, digital, dan sosial. Semua disiapkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat. Sedangkan suprastruktur menyangkut penyusunan kebijakan dan regulasi daerah,” jelasnya.
Ia menekankan pentingnya sinergi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Masing-masing OPD harus menyusun program sesuai peran dan kewenangan.
Boby juga menyampaikan strategi lima tahun mendatang fokus pada layanan publik dan efisiensi digital.
Baca Juga: Dukung Smart City, Pemkot Padang Bekali Kepala Sekolah dan Operator dengan Aplikasi Srikandi
“Diskominfo akan menyusun regulasi SPBE dan masterplan Smart City. Semua akan berbasis TIK dengan standar efisiensi operasional serta transparansi layanan,” ujarnya.
Akses Wifi Gratis dan Pengembangan SuperApp
Kepala Bidang E-Government Diskominfo, Nur Hakim, menyampaikan sejumlah program unggulan.
Di antaranya, layanan publik berbasis IT dalam Program Unggulan (Progul) Padang Amanah.
Baca Juga: Wawako Maigus Nasir: Smart Surau Bukan Sekadar Program tapi Gerakan Nyata
“Program smart surau akan menghadirkan akses wifi gratis di masjid dan musala. Selain itu, ada pengembangan aplikasi superapp untuk menunjang pelayanan publik,” jelasnya.
Ia menambahkan, Diskominfo juga akan menyiapkan ruang kerja dan sarana pendukung. Hal ini dilakukan di luar program unggulan sebagai bagian dari rencana jangka panjang.
Digitalisasi Harus Terstruktur dan Terukur
Tim Percepatan Pembangunan, Andri Rusta menyoroti pentingnya perencanaan digitalisasi yang terstruktur dan terukur.
“Semua perencanaan harus terarah dan dapat diukur hasilnya. Kominfo adalah tulang punggung dalam pembangunan jaringan dan infrastruktur digital,” tegasnya. (*/red)






