Padang Perkuat Strategi Penurunan Stunting, Fokus pada Pencegahan Sejak Dini dan Kolaborasi Antar Sektor

Penulis -

Kamis, 9 Oktober 2025 - 20:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bappeda Padang, Yenni Yuliza, saat Rapat Koordinasi Regional Program Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2025 di Hotel Pangeran Beach, Kamis (9/10/2025). (Foto: Diskominfo Padang)

Kepala Bappeda Padang, Yenni Yuliza, saat Rapat Koordinasi Regional Program Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2025 di Hotel Pangeran Beach, Kamis (9/10/2025). (Foto: Diskominfo Padang)

Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang terus memperkuat strategi percepatan penurunan angka stunting.

Meskipun belum masuk tiga besar daerah dengan capaian terbaik di Sumatera Barat, Pemko Padang berkomitmen untuk mempercepat penanganan melalui kolaborasi lintas sektor.

“Program stunting merupakan upaya bersama dari tingkat nasional hingga kabupaten dan kota. Di Padang, kami fokus menurunkan angka stunting melalui berbagai tahapan dan intervensi yang sudah dijalankan,” ujar Kepala Bappeda Kota Padang, Yenni Yuliza, saat Rapat Koordinasi Regional Program Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2025 di Hotel Pangeran Beach, Kamis (9/10/2025).

Kolaborasi Antar Perangkat Daerah Jadi Kunci

Yenni menjelaskan, penanganan stunting tidak bisa dibebankan pada satu dinas saja. Pemerintah Kota Padang melibatkan berbagai perangkat daerah agar program intervensi berjalan menyeluruh dan tepat sasaran.

“Kita tidak hanya fokus pada bayi, tetapi juga melakukan pencegahan sejak remaja. Edukasi diberikan kepada pelajar melalui Dinas Pendidikan, sementara DP3AP2KB memberikan pembinaan bagi calon pengantin. Untuk bayi dan balita, Dinas Kesehatan melalui puskesmas melakukan intervensi langsung bersama masyarakat,” paparnya.

Langkah kolaboratif ini, lanjutnya, bertujuan memperkuat pendekatan preventif sekaligus memastikan setiap keluarga memiliki pengetahuan yang cukup tentang gizi, kesehatan ibu dan anak, serta perawatan balita.

Terkait Erat dengan Pengentasan Kemiskinan

Penurunan angka stunting, menurut Yenni, tidak bisa dilepaskan dari upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, Pemko Padang juga terus mendorong sinergi antara program gizi, kesehatan, dan ekonomi keluarga.

“Upaya ini bagian dari strategi besar kami dalam membangun generasi sehat dan produktif,” tegasnya.

Sebagai langkah penguatan, Kota Padang berencana mempelajari strategi dari daerah lain seperti Kabupaten Pasaman, Kota Payakumbuh, dan Kota Solok yang telah menunjukkan hasil signifikan dalam menurunkan angka stunting.

Baca Juga :  2.331 Guru Honorer Bakal Terima SK PPPK

“Kita akan identifikasi sasaran bayi berisiko, lakukan intervensi spesifik, dan memperkuat kerja sama antar sektor untuk mencapai target nasional,” tutup Yenni.

Stunting Ancaman bagi Indonesia Emas

Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menegaskan pentingnya percepatan penanganan stunting yang sudah dimulai sejak 2018.

Menurutnya, meski tren stunting di Sumbar cenderung menurun, penurunan tersebut belum signifikan. Bahkan pada 2024, angkanya sedikit meningkat dibanding tahun sebelumnya.

“Kondisi ini perlu menjadi perhatian kita semua. Dampak stunting bersifat jangka panjang dan dapat mengancam terwujudnya Indonesia Emas 2045. Saat ini angka stunting di Sumatera Barat masih di atas 24 persen. Ini ancaman serius bagi kualitas sumber daya manusia,” ujarnya.

Mahyeldi menekankan pentingnya langkah strategis melalui intervensi spesifik dan sensitif yang dilaksanakan secara konvergen, integratif, dan berkualitas dengan dukungan berbagai sektor.

“Stunting disebabkan banyak faktor. Karena itu, seluruh sektor harus bergerak bersama, meningkatkan kepedulian, dan memperkuat koordinasi agar hasilnya nyata,” tegasnya. (*/red)

Berita Terkait

Pemko Padang Targetkan 523 Huntap Rampung pada 2027
Fadly Amran Dorong Penguatan Literasi Pancasila Lewat Bedah Buku Karya Willy Aditya
Padang Mobile Masuk 5 Besar Padang Innovation Award 2026, Ini Keunggulannya
Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:07 WIB

Fadly Amran Dorong Penguatan Literasi Pancasila Lewat Bedah Buku Karya Willy Aditya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:59 WIB

Padang Mobile Masuk 5 Besar Padang Innovation Award 2026, Ini Keunggulannya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:09 WIB

DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:33 WIB

Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:52 WIB

Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau

Berita Terbaru

XLSMART membawa program Sisternet ke W20 USA 2026 untuk memperkuat keterampilan digital dan ekonomi perempuan Indonesia. (Foto: XLSMART)

Ekonomi Bisnis

XLSMART Bawa Solusi Pemberdayaan Perempuan Indonesia ke W20 USA 2026

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:21 WIB