Parkir Digital Efektif Atasi Antrean Truk Solar, Pemko Padang Siapkan Perluasan ke SPBU Lain

Penulis -

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dishub Padang, Yudi Indra Syani. (Foto: Pemko Padang)

Kepala Dishub Padang, Yudi Indra Syani. (Foto: Pemko Padang)

Padang, Javanusa—Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Padang berencana memperluas penerapan sistem parkir digital untuk mengatur antrean truk pengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di sejumlah SPBU.

Rencana ini menyusul hasil evaluasi yang menunjukkan sistem tersebut mampu meningkatkan ketertiban kendaraan dan mengurangi gangguan lalu lintas di kawasan Koto Lalang.

Kepala Dishub Kota Padang, Yudi Indra Syani, menyampaikan hasil evaluasi tersebut dalam Focus Group Discussion (FGD) Evaluasi Sistem Parkir Digital Antrean BBM Tempat Parkir Khusus Koto Lalang dan Rencana Penerapan di SPBU Lainnya. Kegiatan berlangsung di Ruang Abu Bakar Ja’ar, Balai Kota Padang, Kamis (22/10/2026).

Menurut Yudi, pengaturan antrean melalui tempat parkir khusus membantu mencegah truk menumpuk di badan jalan. Kebijakan ini juga mendukung kelancaran arus lalu lintas dan mengurangi risiko kecelakaan.

Sistem Digital Atur Antrean Truk Solar

Melalui sistem ini, pengemudi truk harus masuk ke tempat parkir khusus sebelum menuju SPBU untuk mengisi solar.

Pengemudi juga membayar retribusi untuk mendapatkan struk antrean yang memuat nomor antrean, nomor polisi kendaraan, dan kode QR.

Selanjutnya, pengemudi menunggu giliran di area parkir tersebut. Petugas atau sistem akan memanggil kendaraan secara berurutan ketika tersedia slot pengisian di SPBU.

Mekanisme ini membantu mengendalikan jumlah truk yang masuk ke area pengisian BBM.

Dengan demikian, kendaraan tidak perlu berbaris di badan jalan sambil menunggu giliran.

Yudi menjelaskan, sistem digital tersebut mendapat dukungan Bank Nagari sebagai penyedia sistem. Hingga evaluasi berlangsung, penerapannya di Koto Lalang berjalan lancar.

“Alhamdulillah, dari hasil evaluasi, penerapan sistem ini cukup efektif. Kebijakan yang kita lakukan memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama terhadap ketertiban, kelancaran lalu lintas, serta upaya mengurangi risiko kecelakaan,” kata Yudi.

Baca Juga :  Fadly Amran Ajak Warga Jadikan HUT ke-81 RI Momentum Perkuat Persatuan dan Peduli Banjir
Antrean Lebih Tertib, Akses Usaha Warga Terbuka

Penerapan parkir digital juga memberikan manfaat bagi masyarakat dan pelaku usaha di sekitar SPBU.

Antrean truk yang sebelumnya berpotensi memicu kemacetan dan menghalangi akses usaha kini dapat dikelola dengan lebih teratur.

Hasil evaluasi Dishub menunjukkan penyempitan bahu jalan berkurang secara signifikan.

Akses menuju toko dan warung warga juga tidak lagi terhalang kendaraan yang mengantre.

Perubahan tersebut membantu menjaga kelancaran lalu lintas di sekitar lokasi. Masyarakat pun dapat mengakses tempat usaha di sepanjang kawasan tersebut tanpa terganggu antrean truk yang memanjang.

“Jadi, tidak ada lagi truk yang mengantre di badan jalan karena seluruh kendaraan diarahkan masuk ke tempat parkir dan area antrean SPBU. Sistem ini juga didukung oleh Bank Nagari selaku penyedia sistem digital dan sejauh ini telah berjalan dengan lancar,” ujar Yudi.

Dishub Petakan SPBU Prioritas

Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, Dishub Kota Padang akan mengkaji penerapan sistem serupa di SPBU lain yang menghadapi persoalan antrean kendaraan. Pemerintah akan menentukan lokasi prioritas sebelum memperluas program secara bertahap.

“Kita akan menentukan lokasi berikutnya yang menjadi prioritas agar persoalan antrean truk dapat diselesaikan secara bertahap,” kata Yudi.

FGD tersebut turut melibatkan pihak Polsek Lubuk Kilangan, Lubuk Begalung, dan Padang Selatan. Perwakilan Bank Nagari Cabang Pasar Raya Padang, PT Gerbang Berkah Solusi, serta SPBU Koko Mata Air dan Bandar Buat Padang juga hadir bersama jajaran Dishub Kota Padang.

Melalui evaluasi dan rencana pengembangan ini, Pemerintah Kota Padang menargetkan pengelolaan antrean BBM yang lebih tertib, transparan, dan terintegrasi.

Perluasan sistem parkir digital diharapkan dapat menjaga kelancaran lalu lintas sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat. (*)

Baca Juga :  Pemko Padang Berlakukan Moratorium Mutasi ASN Masuk ke Padang

Berita Terkait

Sekda Padang Dampingi Komisi V DPR RI Tinjau Proyek Flyover Sitinjau Lauik, Pasokan Air Baku Jadi Perhatian
Mahyeldi Jenguk Ketua MUI Sumbar Korban Kebakaran KMP Batumandi di Cilegon
Musda V IJTI Sumbar 2026 Bahas Peran Jurnalis Televisi dalam Peliputan Bencana
196 PKL Jalan Sandang Pangan Direlokasi ke Basement Blok 2 Pasar Raya Padang
Pasar Raya Padang Ditata Ulang, Basement Blok 2 dan 3 Disiapkan untuk Pedagang
Kapolda Sumbar Pimpin Sertijab Dirlantas dan Lantik Kabidkum
KAI Divre II Sumbar Gandeng Kejari Bukittinggi, Perkuat Perlindungan Aset Perkeretaapian
BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Perairan Sumbar pada 21–24 Oktober 2026

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:41 WIB

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Dorong Gerakan Satu Kelurahan Satu Masjid Ramah Anak

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Evi Yandri Ajak Warga Sumbar Aktif Cegah Penyalahgunaan Narkoba

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:23 WIB

Jalan Fisika I dan II Limau Manis Selatam Diaspal, Warga Apresiasi Ketua DPRD Sumbar Muhidi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Sosialisasikan Perda Penanggulangan Bencana, Doni Harsiva Yandra Ingatkan Pentingnya Mitigasi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Iqra Chissa Dorong Ketahanan Keluarga di Sumbar, Soroti Pola Asuh Anak di Era Digital

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Ali Muda Ajak Pemuda Rao Jauhi Narkoba dan Aktif Bangun Daerah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Nanda Satria Ajak Pemuda Sumbar Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:22 WIB

Banjir Berulang di Perumahan Safa Marwa, Warga Minta Dampak Pembangunan Diperiksa

Berita Terbaru