Padang, Javanusa—Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Dinas Perdagangan menggelar pasar murah selama tiga hari berturut-turut, mulai Selasa (16/9/2025) hingga Kamis (18/9/2025).
Melalui kegiatan ini, pemerintah tidak hanya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok, tetapi juga berupaya menekan laju inflasi sekaligus menjaga kestabilan harga bahan pangan.
Pada hari pertama, pelaksanaan pasar murah dipusatkan di depan Masjid Raya Ganting, Kecamatan Padang Timur. Antusiasme warga terlihat jelas ketika mereka memborong sejumlah kebutuhan pokok yang dijual dengan harga lebih rendah dibanding pasar biasa.
Tiga Kecamatan Jadi Sasaran Pasar Murah
Kabid Pengendalian Bahan Pokok dan Penting Dinas Perdagangan Kota Padang, Edrian Edwar, menjelaskan bahwa pasar murah digelar di tiga kecamatan, yakni Padang Timur, Koto Tangah, dan Padang Barat.
“Kegiatan ini bertujuan membantu pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat sekaligus menekan inflasi. Pemko Padang juga menyalurkan 350 voucher kepada warga. Masing-masing warga mendapat dua voucher senilai Rp5.000 yang bisa digunakan untuk membeli berbagai produk yang tersedia,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan harga barang di pasar murah lebih rendah dibanding harga pasar biasa, dengan selisih Rp 1.000 hingga Rp 2.000 per item. “
Menjelang Nataru, harga sembako biasanya naik. Karena itu, Pemko Padang berupaya menjaga kestabilan harga dengan mengadakan pasar murah ini. Harga tertinggi cabai merah kita jual Rp 68 ribu per kilogram,” jelas Edrian.
Jadwal Pasar Murah
Setelah di Padang Timur, pasar murah berlanjut ke Lapangan Voli RT. 03 RW. 01 Kelurahan Bungo Pasang, Kecamatan Koto Tangah, pada Rabu (17/9/2025).
Terakhir, di halaman Kantor Lurah Padang Pasir, Kecamatan Padang Barat, pada Kamis (18/9/2025).
Warga Merasa Terbantu
Salah seorang warga Ganting, Nurhayati (42), mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah ini.
“Alhamdulillah, harga di sini lebih murah dibanding pasar biasa. Apalagi ada voucher dari pemerintah, jadi bisa meringankan belanja kebutuhan dapur. Semoga kegiatan seperti ini sering dilakukan,” ungkapnya dengan wajah sumringah. (*/red)






