PATUH Sumbar Tolak Kenaikan Harga Tiket Umrah hingga Rp4,5 Juta, Minta Lion Air Group Tinjau Ulang

Penulis -

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PATUH Sumbar keberatan harga tiket umrah naik hingga Rp4,5 juta. (Foto: Ist)

PATUH Sumbar keberatan harga tiket umrah naik hingga Rp4,5 juta. (Foto: Ist)

Padang, Javanusa—Kenaikan harga tiket penerbangan umrah yang diberlakukan maskapai Batik Air dan Lion Air menuai keberatan dari kalangan penyelenggara perjalanan ibadah umrah di Sumbar.

Melalui forum bersama, sebanyak 27 travel umrah yang tergabung dalam organisasi Persatuan Travel Umrah & Haji Sumatera Barat (PATUH Sumbar) menyatakan penolakan atas lonjakan harga tiket yang mencapai Rp4 juta hingga Rp4,5 juta per jamaah.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam musyawarah bersama PATUH Sumbar di Padang, Kamis (15/5/2026). Para pelaku usaha travel menilai kenaikan harga yang terjadi dalam waktu singkat sangat memberatkan dan berpotensi mengganggu keberlangsungan layanan umrah di daerah.

Ketua Umum PATUH Sumbar, Joni Alfandri, menyebutkan lonjakan harga tiket berdampak langsung terhadap stabilitas paket umrah yang sebelumnya telah dipasarkan kepada masyarakat.

“Travel sudah lebih dulu menawarkan paket kepada jamaah dengan harga yang telah disepakati. Ketika terjadi kenaikan mendadak hingga jutaan rupiah per orang, tentu ini menjadi persoalan besar bagi travel maupun calon jamaah,” ujarnya dalam pernyataan resmi.

Menurut PATUH Sumbar, kenaikan harga tiket tersebut berdampak pada beberapa aspek penting, mulai dari terganggunya stabilitas harga paket umrah, menurunnya kepercayaan calon jamaah, hingga ancaman terhadap kelangsungan operasional travel umrah dan haji di daerah.

Selain itu, kondisi tersebut juga dinilai dapat menghambat kemampuan masyarakat untuk mewujudkan niat beribadah ke Tanah Suci, terutama bagi jamaah yang telah melakukan perencanaan dan pembayaran sejak jauh hari.

PATUH Sumbar mengaku memahami bahwa penyesuaian harga tiket dapat dipengaruhi berbagai faktor operasional, seperti kenaikan harga avtur dan biaya penerbangan internasional.

Namun, mereka menilai lonjakan harga dalam nominal besar dan waktu singkat menyulitkan travel untuk melakukan penyesuaian kepada jamaah.

Baca Juga :  Lindungi Dana Jemaah Umrah, Kemenhaj dan OJK Kaji Rekening Penampungan

Dalam pernyataan bersama itu, PATUH Sumbar mengajukan sejumlah permintaan kepada pihak Lion Air Group. Di antaranya meminta maskapai meninjau kembali kebijakan kenaikan harga tiket umrah, memberikan solusi khusus bagi travel yang telah melakukan booking dan pemasaran paket sebelumnya, serta membuka ruang komunikasi bersama asosiasi travel umrah dan haji di Sumbar.

Mereka juga meminta adanya upaya menjaga kestabilan harga penerbangan umrah demi keberlangsungan pelayanan kepada jamaah.

PATUH Sumbar menegaskan, apabila kenaikan harga tiket sebesar Rp4 juta hingga Rp4,5 juta per jamaah itu tidak ditinjau ulang, maka dikhawatirkan akan terjadi pembatalan maupun pengurangan booking seat oleh travel-travel umrah di Sumbar.

“Kami berharap kebijakan yang diambil nantinya dapat menjaga hubungan baik antara maskapai dan penyelenggara perjalanan ibadah umrah, sekaligus melindungi kepentingan masyarakat luas,” demikian bunyi pernyataan bersama PATUH Sumbar. (*/red)

Berita Terkait

Fadly Amran Lantik Indra Noferi sebagai Dewas Perumda PSM Padang
Tekan Inflasi dan Lonjakan Harga Cabai, Pemko Padang Gelar Gerakan Pangan Murah di Batang Arau
Fadly Amran Sambut Investasi Green SM Rp500 Miliar, Taksi Listrik Segera Hadir di Padang
Maigus Nasir Resmikan Kampung Budi Daya Ikan Air Tawar di Kelurahan Pisang, 53 Keluarga Terima Bantuan
Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung
Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain
Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan
Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB