Seoul, Javanusa—Upaya promosi pariwisata Indonesia di pasar Korea Selatan kembali membuahkan hasil positif. Paviliun Wonderful Indonesia meraih penghargaan Best Booth Design dalam ajang Seoul International Travel Fair (SITF) 2026, salah satu pameran pariwisata internasional terbesar di Asia Timur.
Penghargaan tersebut diraih di tengah persaingan 41 negara peserta yang mengikuti pameran di Seoul, Korea Selatan, pada 4-7 Juni 2026. Selama empat hari penyelenggaraan, ajang ini menarik lebih dari 400 ribu pengunjung dari berbagai negara.
Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata, Ni Made Ayu Marthini, mengatakan penghargaan itu menjadi pengakuan atas upaya Indonesia menghadirkan promosi destinasi yang kreatif sekaligus memperkuat citra pariwisata nasional di pasar internasional.
Menurutnya, Korea Selatan masih menjadi salah satu pasar utama yang menunjukkan pertumbuhan signifikan bagi sektor pariwisata Indonesia.
Sepanjang 2025, jumlah wisatawan asal Korea Selatan yang berkunjung ke Indonesia mencapai 496.862 orang atau meningkat hampir 14 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Tren positif tersebut berlanjut pada April 2026. Jumlah kunjungan wisatawan Korea Selatan tercatat tumbuh 16,75 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Kampanye Go Beyond Ordinary Perkenalkan Destinasi Unggulan
Dalam ajang SITF 2026, Indonesia mengusung kampanye “Go Beyond Ordinary” dengan melibatkan delapan pelaku industri pariwisata dari berbagai daerah.
Melalui kampanye tersebut, Indonesia mempromosikan sejumlah destinasi unggulan, antara lain Bali, Batam, Lombok, Labuan Bajo, Flores, Sulawesi Utara, dan Nusa Tenggara Timur.
Promosi difokuskan pada produk wisata yang banyak diminati wisatawan Korea Selatan. Produk tersebut mencakup wisata kebugaran (wellness tourism), wisata mewah (luxury tourism), wisata bahari, serta wisata kuliner dan gastronomi.
Bali masih menjadi destinasi yang paling diminati wisatawan Korea Selatan. Namun, minat terhadap destinasi lain seperti Labuan Bajo dan Manado terus meningkat seiring intensifnya promosi yang dilakukan pemerintah dan pelaku industri pariwisata.
Indonesia Coffee Corner Tarik Perhatian Pengunjung
Selain menghadirkan desain paviliun yang memadukan unsur budaya dan kekayaan alam Indonesia, stan Wonderful Indonesia juga menyuguhkan berbagai aktivitas interaktif.
Salah satu aktivitas yang paling menarik perhatian pengunjung ialah Indonesia Coffee Corner, yang memperkenalkan beragam kopi khas Nusantara kepada masyarakat Korea Selatan.
Melalui area tersebut, pengunjung dapat mencicipi sejumlah kopi unggulan Indonesia, seperti Kopi Gayo, Kopi Toraja, dan Kopi Mandailing.
Aktivitas ini sekaligus menjadi sarana promosi budaya dan produk unggulan Indonesia di pasar Korea Selatan.
Travel Mart Buka Peluang Kerja Sama Baru
SITF 2026 tidak hanya menjadi ajang promosi kepada konsumen. Pameran ini juga menghadirkan sesi travel mart yang mempertemukan pelaku industri pariwisata Indonesia dan Korea Selatan.
Forum bisnis tersebut dimanfaatkan untuk membuka peluang kerja sama baru, memperluas jaringan pemasaran, serta menjajaki potensi pengembangan pasar wisata kedua negara.
Dari seluruh rangkaian kegiatan selama empat hari penyelenggaraan, Indonesia mencatat potensi kunjungan wisatawan sebanyak 4.970 orang. Sementara itu, nilai potensi transaksi yang dihasilkan diperkirakan mencapai Rp144 miliar.
Ni Made menegaskan partisipasi Indonesia dalam SITF merupakan bagian dari strategi memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi wisata kelas dunia.
Menurutnya, penghargaan Best Booth Design semakin mempertegas daya tarik Indonesia di mata wisatawan Korea Selatan sekaligus mendukung peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara.
Keikutsertaan Indonesia dalam pameran tersebut diharapkan dapat memperluas kerja sama industri pariwisata antara kedua negara, memperkuat brand Wonderful Indonesia di pasar Korea Selatan, serta mendorong pertumbuhan kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi unggulan di Tanah Air. (*/red)






