Pelajar 15 Tahun Hilang Terseret Arus Sungai Batang Arau Padang

Penulis -

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim gabungan melakukan pencarian pelajar yang hilang terseret arus Sungai Batang Arau pada Jumat (14/8/2026) sore. (Foto: BPBD Padang)

Tim gabungan melakukan pencarian pelajar yang hilang terseret arus Sungai Batang Arau pada Jumat (14/8/2026) sore. (Foto: BPBD Padang)

Padang, Javanusa—Seorang pelajar SMP Murni Padang, Josua Perkasa (15), hilang setelah terseret arus Sungai Batang Arau, Kota Padang. Tim gabungan masih mencari korban hingga Sabtu pagi (15/8/2026).

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (14/8/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu, empat pelajar SMP Murni Padang melintasi kawasan Sungai Batang Arau setelah pulang sekolah.

Mereka kemudian berhenti di sekitar Surau Batu dan memutuskan mandi di sungai. Tak lama kemudian, hujan lebat mengguyur kawasan tersebut.

Debit air meningkat dan arus sungai berubah deras. Kondisi itu membuat dua pelajar, Josua Perkasa dan Orlen Ananta Purnama Gulo, terseret arus.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengatakan kedua pelajar tersebut tidak bisa berenang.

“Saat sampai di lokasi, keempatnya langsung terjun ke sungai untuk mandi-mandi. Namun tidak lama berselang, cuaca berubah menjadi hujan lebat dan arus sungai tiba-tiba membesar,” kata Hendri Zulviton.

Salah seorang rekan korban kemudian berusaha menyelamatkan Orlen. Pelajar tersebut berhasil dibawa ke tepi sungai dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Orlen selanjutnya mendapat pertolongan pertama di rumah Bidan Gusniati, kawasan Seberang Padang. Sementara itu, Josua tenggelam dan belum ditemukan.

“Korban Orlen berhasil dievakuasi ke tepi sungai dalam keadaan pingsan, kemudian segera dibawa ke rumah Bidan Gusniati di kawasan Seberang Padang untuk mendapatkan pertolongan pertama. Sementara itu, korban Josua tenggelam dan hingga saat ini belum berhasil ditemukan,” ujar Hendri.

Identitas Korban dan Dua Saksi

BPBD Kota Padang mencatat Josua Perkasa sebagai pelajar kelas VIII SMP Murni Padang. Ia berusia 15 tahun dan berdomisili di kawasan Seberang Palinggam, Kecamatan Padang Selatan.

Sementara itu, Orlen Ananta Purnama Gulo berusia 12 tahun. Ia merupakan siswa kelas VII SMP Murni Padang dan tinggal di kawasan Belakang Surau Batu, Kelurahan Pasa Gadang, Kecamatan Padang Selatan.

Baca Juga :  Korban Kedua Galodo Arosuka Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Resmi Dihentikan

Kejadian tersebut juga disaksikan dua rekan mereka. Keduanya merupakan siswa kelas VII SMP Murni Padang.

Mereka adalah Rivaldo Laia (13) dan Mai Putra Jaya Zega (13). Keduanya berdomisili di Jalan Seberang Palinggam, Kelurahan Seberang Palinggam, Kecamatan Padang Selatan.

Tim Gabungan Sisir Sungai Batang Arau

Memasuki hari kedua pencarian, BPBD Kota Padang mengerahkan personel Rescue dan Pusdalops Penanggulangan Bencana. Tim tersebut berada di bawah koordinasi Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik.

Petugas kemudian bergabung dengan Tim SAR Gabungan. Mereka melakukan asesmen serta penyisiran di sepanjang aliran Sungai Batang Arau menggunakan perahu karet.

Menurut Hendri, pencarian berfokus pada sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi Josua terseret arus.

“Pencarian hari ini kami fokuskan pada penyisiran menggunakan perahu karet di sepanjang aliran Sungai Batang Arau, khususnya di titik-titik yang diperkirakan menjadi lokasi terseretnya korban. Namun hingga saat ini, korban atas nama Josua Perkasa masih belum ditemukan,” kata Hendri.

Operasi tersebut melibatkan berbagai unsur. Personel BPBD, Basarnas, TNI, Polri, PMI, Satpol PP, Damkar, kecamatan, dan kelurahan ikut turun ke lapangan.

Kelompok Siaga Bencana, insan kebencanaan, serta warga nelayan setempat juga membantu pencarian. Pengetahuan nelayan mengenai kondisi sungai turut mendukung proses penyisiran.

Josua Masih Belum Ditemukan

Hingga Sabtu (15/8/2026) pukul 08.30 WIB, Josua Perkasa masih berstatus hilang. Tim gabungan terus menyisir Sungai Batang Arau menggunakan perahu karet.

BPBD Kota Padang menyatakan akan memperbarui informasi mengenai perkembangan pencarian. Operasi melibatkan unsur pemerintah, aparat keamanan, tim penyelamat, dan masyarakat setempat. (*)

Berita Terkait

Selama Porprov Sumbar 2026, PKL Dilarang Berjualan di Dalam Portal GOR H. Agus Salim
Truk CPO Terguling di Singuntur Mudo, Arus Padang–Painan Buka-Tutup
Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto Dipecat sebagai ASN, Buntut Temuan Klaster Mewah
7 Kendaraan Tabrakan Beruntun di Panyalaian, Diduga Dipicu Rem Pikap Bermasalah
Gempa M 6,1 Sumba Barat Daya, 20 Rumah dan Sejumlah Fasilitas Rusak
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Getaran Terasa hingga Manggarai Barat
Musik Karaoke Terlalu Keras, Satpol PP Padang Tegur Pemilik Warung
Cegah Balap Liar, Polresta Padang Amankan 15 Motor Berknalpot Brong

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru