Pelajari Strategi UHC, Komisi IV DPRD Provinsi Jambi datangi DPRD Sumbar

Penulis -

Rabu, 15 Januari 2025 - 21:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi V DPRD Sumbar menyambut kunjungan kerja Komisi IV DPRD Provinsi Jambi, Rabu (15/1/2025). (Foto: DPRD Sumbar)

Komisi V DPRD Sumbar menyambut kunjungan kerja Komisi IV DPRD Provinsi Jambi, Rabu (15/1/2025). (Foto: DPRD Sumbar)

Padang, Javanusa—Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) sambut kunjungan kerja Komisi IV DPRD Provinsi Jambi, Rabu (15/1/2025) di gedung DPRD Sumbar.

Dalam kunjungan tersebut, Komisi IV DPRD Jambi mempelajari strategi penganggaran sektor kesehatan yang bisa dikolaborasikan untuk mencapai Universal Health Coverage (UHC) BPJS Kesehatan

“Komisi V DPRD Sumbar berharap, tahun 2026 19 kabupaten/kota mencapai UHC. Sekarang masih ada empat daerah Sumbar yang belum mencapai UHC yaitu, Kabupaten Padang Pariaman, Agam, Pesisir Selatan dan Kabupaten Solok,” ungkap Ketua Komisi V DPRD Sumbar Lazuardi Erman pada pertemuan itu.

Untuk diketahui, UHC adalah program jaminan kesehatan apabila 95 persen penduduk di suatu wilayah telah tercover BPJS Kesehatan.

Dia merincikan merujuk pada data BPJS per November 2024, UHC Sumbar telah mencapai 95,63 persen. Sebanyak 5.535.365 penduduk Sumbar telah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan. Sementara 253.071 lainnya belum terdaftar.

“Pencapaian program UHC di Sumbar meningkat 4,87 persen sepanjang 2024,” Katanya.

Dia menyebut, BPJS merupakan instrumen penting untuk rumah sakit, namun masih banyak hal-hal yang harus dibenahi dalam kerjasama nya. Ada beberapa rumah sakit di Sumbar putus kerjasama dengan BPJS, kedepan semua rumah sakit di harus bekerjasama BPJS demi pelayanan kesehatan yang lebih maksimal.

Dia menyebut anggota DPRD Sumbar belum bisa mengalokasikan anggaran pokok-pokok pikiran (Pokir) untuk mensubsidi masyarakat membayar iuran BPJS. Hal itu dikarenakan belum ada regulasi yang mengakomodir.

Pada sektor kesehatan, Pokir anggota DPRD Sumbar dialokasikan untuk kebutuhan sarana dan prasarana.

Sementara itu anggota Komisi V DPRD Sumbar Sri Kumala Dewi mengatakan, tidak hanya untuk sarana prasarana, Pokir-pokir tersebut juga dialokasikan untuk membantu pasien yang bermasalah secara materi.

Baca Juga :  Tuntut Realisasi Kebun Plasma, Warga Dua Kecamatan di Pessel Blokir Akses ke PT Incasi Raya

Ke depan sebagai langkah strategis, mesti ada regulasi untuk bisa mengalokasikan Pokir untuk men subsidi iuran BPJS kesehatan, khususnya untuk yang berekonomi lemah.

“Subsidi pokir sama saja dengan subsidi APBD, penyelenggara pemerintah daerah harus menjadi penyuport jaminan kesehatan untuk masyarakat,” katanya.

Sementara itu Ketua rombongan Komisi IV DPRD Jambi Emminudin mengatakan, tujuan Komisi IV DPRD Jambi untuk mempelajari pola penganggaran sektor kesehatan yang dilakukan oleh Komisi V DPRD Sumbar.

Tidak hanya itu, Komsi IV DPRD Provinsi Jambi juga mencari referensi terkait pelaksanaan subsidi iuran BPJS untuk masyarakat melalui Pokir dewan.

“Hal itu dilakukan agar tingkat UHC Provinsi Jambi tercapai dan jaminan kesehatan untuk masyarakat lebih maksimal,” katanya.

Dia menyebut, di Provinsi Jambi hanya 5 kabupaten/kota yang telah mencapai UHC, sementara secara keseluruhan provinsi Jambi belum UHC. Ke depan terkait jaminan kesehatan, Pemprov Jambi akan bekerja lebih maksimal. (*/jn01)

Berita Terkait

Muhidi Dorong Satu Kelurahan Satu Masjid Ramah Anak di Sumbar
Ketua DPRD Sumbar Muhidi Dorong Mahasiswa Perkuat Literasi, Kuasai Teknologi dan Berpikir Kritis
Ketua DPRD Sumbar Muhidi Dorong Guru Fisika Cetak Generasi Unggul dan Berkarakter
Ketua DPRD Sumbar Muhidi Dorong Gerakan Satu Kelurahan Satu Masjid Ramah Anak
Evi Yandri Ajak Warga Sumbar Aktif Cegah Penyalahgunaan Narkoba
Jalan Fisika I dan II Limau Manis Selatam Diaspal, Warga Apresiasi Ketua DPRD Sumbar Muhidi
Sosialisasikan Perda Penanggulangan Bencana, Doni Harsiva Yandra Ingatkan Pentingnya Mitigasi
Iqra Chissa Dorong Ketahanan Keluarga di Sumbar, Soroti Pola Asuh Anak di Era Digital

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Gerakan Pangan Murah Payakumbuh, Cabai Merah Dijual Rp50 Ribu per Kg

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Pemko Padang dan UPTD PPD Padang Perkuat Sinergi, Optimalkan PAD Lewat Inovasi Layanan Pajak Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Gandeng BRI, Pemko Padang Pacu PAD Lewat Digitalisasi Retribusi dan Pajak Daerah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Optimalkan PAD Lewat Digitalisasi, Pemko Padang Jajaki Kerja Sama dengan BRI

Berita Terbaru