Pemanen Sawit Ditemukan Meninggal di Kebun Pasaman Barat, Tim SAR Evakuasi Korban pada Malam Hari

Penulis -

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pos SAR Pasaman bergerak ke lokasi untuk mengevakuasi jenazah. (Foto: Kantor SAR Kelas A Padang)

Pos SAR Pasaman bergerak ke lokasi untuk mengevakuasi jenazah. (Foto: Kantor SAR Kelas A Padang)

Javanusa.com—Seorang pemanen kelapa sawit ditemukan meninggal dunia di area perkebunan di Jorong Labuh Lurus Baru, Nagari Aia Gadang Barat, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, Senin (29/6/2026) malam.

Penemuan korban memicu warga meminta bantuan Pos SAR Pasaman untuk mengevakuasi jenazah dari lokasi.

Korban bernama Zainal Arifin (55). Berdasarkan informasi dari Wali Nagari Aia Gadang Barat, Khairil Ikhwan, korban berangkat dari rumah sekitar pukul 08.00 WIB untuk memanen kelapa sawit seperti biasa.

Saat memasuki waktu Zuhur, Zainal sempat pulang untuk menunaikan salat. Setelah itu, ia kembali ke kebun guna melanjutkan pekerjaannya.

Namun, hingga malam hari korban belum juga kembali ke rumah. Rekan-rekan sesama pemanen menyebut seluruh aktivitas panen telah selesai sekitar pukul 19.30 WIB dan para pekerja sudah pulang. Kondisi itu membuat keluarga dan warga mulai khawatir lalu melakukan pencarian.

Upaya pencarian membuahkan hasil pada pukul 22.35 WIB. Warga menemukan Zainal Arifin dalam kondisi meninggal dunia di area perkebunan kelapa sawit.

Lokasi penemuan berada di titik koordinat sekitar 0°10’55.0″N 99°46’28.4″E. Karena keterbatasan peralatan serta kondisi medan, pemerintah nagari bersama masyarakat segera meminta bantuan evakuasi kepada Pos SAR Pasaman.

Tim SAR Bergerak Kurang dari 10 Menit Setelah Laporan

Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Kelas A Padang, Hendri, mengatakan pihaknya menerima laporan dari Wali Nagari Aia Gadang Barat pada pukul 22.37 WIB.

“Kami menerima laporan mengenai permintaan evakuasi mayat di Jorong Labuh Lurus Baru, Nagari Aia Gadang Barat, Kabupaten Pasaman Barat pada pukul 22.37 WIB dari Wali Nagari setempat. Sebagai langkah cepat operasi SAR kondisi membahayakan manusia (KMM) ini, tepat pada pukul 22.46 WIB, tim rescue dari Pos SAR Pasaman yang berkekuatan 9 orang personel langsung menuju Last Known Position (LKP). Atau titik terakhir korban diketahui keberadaannya,” ujar Hendri, Selasa (30/6/2026).

Baca Juga :  Lantik 10 Pejabat Baru, Bupati Yulianto Dorong ASN Berinovasi

Untuk mempercepat proses evakuasi, tim membawa satu unit Rescue Car Tipe 1 dan sebuah ambulans. Personel juga dilengkapi peralatan evakuasi, perlengkapan medis, perangkat komunikasi, serta perlengkapan pendukung operasi SAR lainnya. (*/red)

Berita Terkait

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG
Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi
BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:28 WIB

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:55 WIB

BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:07 WIB

Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:41 WIB

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Berita Terbaru