Pembangunan Jembatan Lumpo Berlanjut, Wabup Risnaldi Minta Masyarakat Bijak Terima Informasi

Penulis -

Jumat, 3 April 2026 - 10:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Pessel, Risnaldi Ibrahim saat turun ke lapangan bersama Anggota DPR RI, Andre Rosiade, beberapa waktu lalu. (Foto: Dok. Kominfo)

Wakil Bupati Pessel, Risnaldi Ibrahim saat turun ke lapangan bersama Anggota DPR RI, Andre Rosiade, beberapa waktu lalu. (Foto: Dok. Kominfo)

Pessel, Javanusa—Wakil Bupati Pesisir Selatan (Pessel) Risnaldi Ibrahim meluruskan informasi yang beredar di media massa dan media sosial terkait isu puluhan siswa di Nagari Limau Gadang Lumpo, Kecamatan IV Jurai, yang disebut harus mempertaruhkan nyawa saat menyeberangi Sungai Batang Lumpo untuk bersekolah.

Risnaldi menyampaikan narasi tersebut tidak sepenuhnya sesuai dengan kondisi di lapangan. Ia menilai pemberitaan yang berkembang cenderung menyudutkan dan tidak menggambarkan situasi secara utuh.

Ia menjelaskan sarana lori yang digunakan untuk penyeberangan merupakan fasilitas sementara yang disediakan oleh kontraktor selama proses pembangunan jembatan berlangsung.

Menurutnya, penggunaan lori tidak dilakukan setiap hari, melainkan hanya dalam kondisi tertentu, terutama saat debit air sungai meningkat dan situasi tidak memungkinkan untuk penyeberangan biasa.

“Lori itu tidak digunakan setiap hari. Fasilitas tersebut hanya bersifat sementara selama pembangunan berlangsung dan dipastikan aman,” ujarnya, Jumat (3/4/2026).

Ia menambahkan, ketika kondisi air sungai normal, masyarakat termasuk para pelajar tetap dapat menyeberang seperti biasa tanpa harus menggunakan lori.

Selain memberikan klarifikasi, Risnaldi juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar, terutama di media sosial.

Ia menekankan pentingnya melakukan verifikasi atau pengecekan fakta sebelum mempercayai dan menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya.

“Masyarakat diharapkan tidak mudah terprovokasi. Setiap informasi sebaiknya di-crosscheck terlebih dahulu agar tidak terjebak dalam isu hoaks,” tegasnya.

Risnaldi juga mengingatkan masyarakat untuk tetap bersikap tenang, berpikir positif, serta tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang dapat menimbulkan keresahan.

Di sisi lain, ia menegaskan jembatan di lokasi tersebut saat ini masih dalam tahap pembangunan. Jembatan lama sebelumnya diketahui ambruk pada tahun 2024 akibat bencana banjir.

Baca Juga :  Konflik Plasma Berakhir Teduh: Bupati Hendrajoni Temukan Titik Damai, DPRD Siap Kawal Lewat Pansus

Pemerintah kemudian membangun kembali jembatan tersebut dengan spesifikasi yang lebih tinggi dan lebih kuat sebagai upaya meningkatkan keamanan serta mitigasi bencana di masa mendatang.

Sebelumnya, pada Februari 2026, Wakil Bupati Risnaldi bersama Anggota DPR RI Andre Rosiade dan jajaran terkait telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan.

Dalam peninjauan tersebut, pemerintah menargetkan pembangunan jembatan dapat diselesaikan dan mulai difungsikan pada Agustus 2026.

Jembatan gantung yang dibangun memiliki panjang sekitar 80 meter dengan peningkatan tinggi sekitar 1,5 meter dari desain sebelumnya.

Peningkatan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi banjir atau galodo agar jembatan tetap aman saat terjadi bencana. Pembangunan jembatan ini menelan anggaran sebesar Rp4,6 miliar yang bersumber dari pemerintah.

Risnaldi menegaskan pembangunan jembatan tidak hanya bertujuan untuk memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga sebagai bentuk perlindungan terhadap risiko bencana.

Ia berharap, dengan desain yang lebih tinggi, jembatan dapat bertahan jika terjadi banjir di kemudian hari.

“Dengan ketinggian yang ditambah, diharapkan jembatan lebih aman. Namun, yang terpenting adalah bagaimana masyarakat bersama-sama menjaga fasilitas ini setelah selesai dibangun,” ujarnya.

Pemerintah daerah berharap pembangunan jembatan tersebut dapat segera rampung sesuai target.

Dengan selesainya pembangunan, akses masyarakat, khususnya para pelajar, diharapkan kembali normal serta lebih aman dan nyaman dalam beraktivitas sehari-hari. (niks)

Berita Terkait

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana
Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan
BPK Periksa Kepatuhan Belanja Pemko Padang, Maigus Nasir Minta OPD Transparan
Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang
Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya
Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing
Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar
Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Gerakan Pangan Murah Payakumbuh, Cabai Merah Dijual Rp50 Ribu per Kg

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Pemko Padang dan UPTD PPD Padang Perkuat Sinergi, Optimalkan PAD Lewat Inovasi Layanan Pajak Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Gandeng BRI, Pemko Padang Pacu PAD Lewat Digitalisasi Retribusi dan Pajak Daerah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Optimalkan PAD Lewat Digitalisasi, Pemko Padang Jajaki Kerja Sama dengan BRI

Berita Terbaru