Pemerintah Kawal Ketat Seleksi SDM Koperasi Desa dan KNMP, 483 Ribu Lolos Administrasi

Penulis -

Senin, 4 Mei 2026 - 21:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan perkembangan terbaru proses seleksi SDM KDKMP dan KNMP. (Foto: Kemenko Pangan)

Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan perkembangan terbaru proses seleksi SDM KDKMP dan KNMP. (Foto: Kemenko Pangan)

Jakarta, Javanusa—Pemerintah mencatat antusiasme tinggi dalam rekrutmen SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Program ini menjadi bagian dari penguatan ekonomi kerakyatan di desa dan wilayah pesisir.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan selaku Pengarah Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) menyampaikan perkembangan terbaru proses seleksi tersebut.

Sejak dibuka pada 15 April 2026, pemerintah menyediakan 35.476 formasi. Formasi tersebut terdiri dari 30.000 posisi Manajer KDKMP dan 5.476 pegawai KNMP.

639 Ribu Pendaftar, 483 Ribu Lolos Administrasi

Pemerintah mencatat 639.732 orang mendaftar hingga penutupan 25 April 2026. Dari jumlah itu, 483.648 pelamar lolos seleksi administrasi. Para peserta yang lolos berhak melanjutkan ke tahap berikutnya. Tahap ini menjadi bagian penting dalam proses rekrutmen nasional tersebut.

Tes Kompetensi Digelar di 72 Titik Nasional

Saat ini, panitia telah memulai Tes Kompetensi pada 3–12 Mei 2026. Panitia menyelenggarakan tes menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).

Sebanyak 72 lokasi di seluruh Indonesia menjadi pusat pelaksanaan ujian. Sistem ini diterapkan untuk menjaga transparansi dan objektivitas seleksi.

Komitmen Transparansi dari Panselnas

Zulkifli Hasan menegaskan pentingnya integritas dalam proses rekrutmen ini. Ia menyebut program ini sebagai investasi besar SDM desa oleh negara.

“Ini merupakan investasi sumber daya manusia terbesar di desa yang pernah dilakukan oleh negara. Generasi muda benar-benar diberi kesempatan membangun desa, membuat pusat pertumbuhan ekonomi di desa, dan memotong rantai panjang distribusi. Oleh sebab itu, proses rekrutmen menjadi sangat penting.

Panitia Seleksi Nasional akan mengawal secara ketat pelaksanaan pengadaan SDM KDKMP dan KNMP tersebut dengan tetap menjamin proses berjalan dengan objektif, transparan, akuntabel, dan bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme,” tegas Zulkifli Hasan.

Baca Juga :  Industri Fesyen Muslim Global Tembus USD327 Miliar, Indonesia Genjot Ekspor ke Negara OKI

Ia juga menekankan bahwa proses seleksi berjalan tanpa biaya. Selain itu, tidak ada jalur khusus dalam seluruh tahapan seleksi.

“Sekali lagi saya tegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi tidak dipungut biaya apapun, tidak ada jalur khusus, dan tidak ada pihak yang dapat menjamin kelulusan,” tambahnya.

Tahapan Lanjutan Hingga Pengumuman Akhir

Setelah tes kompetensi, peserta akan mengikuti seleksi tambahan. Tahapan tersebut meliputi Tes Mental Ideologi dan pemeriksaan kesehatan.

Proses itu berlangsung pada akhir Mei 2026. Hasil akhir seleksi dijadwalkan diumumkan pada 7 Juli 2026.

Peserta terpilih akan mengikuti Pelatihan Dasar Kemiliteran Komponen Cadangan. Selain itu, peserta juga mendapat pelatihan manajerial sesuai bidang tugas.

Imbauan Akses Informasi Resmi

Pemerintah memastikan seluruh proses berjalan tepat waktu dan terukur. Tujuannya untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa dan pesisir. Panselnas mengimbau masyarakat hanya mengakses informasi resmi. Informasi tersedia melalui portal phtc.panselnas.go.id. (*/red) 

Berita Terkait

Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar
Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak
Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar
SPKLU Center Pertama di Sumbar Diresmikan, Langkah Baru Menuju Green Province  
FIFA ASEAN CUP 2026 Jadi Berkah UMKM, Sehari Bisa Raup Omzet hingga Rp 1 Juta Sehari
Pertamina Cek Kualitas Pertalite di Padang, Sampel Diuji hingga Laboratorium Lemigas
Resmikan Al Harris Umrah, Fadly Amran Dorong Penguatan Ekonomi Haji dan Umrah
Pertalite Diduga Tercampur Material Asing, Pertamina Periksa 6 SPBU di Padang dan Agam

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru