Pemko Padang Beri Diskon Tarif Air 50 Persen, Ringankan Beban Warga Pascabencana Banjir Bandang

Penulis -

Senin, 15 Desember 2025 - 21:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Padang Fadly Amran memberikan pemotongan tarif Perumda AM Padang sebesar 50 persen untuk meringankan beban warga pascabencana banjir bandang. (Foto: Prokopim Padang)

Wali Kota Padang Fadly Amran memberikan pemotongan tarif Perumda AM Padang sebesar 50 persen untuk meringankan beban warga pascabencana banjir bandang. (Foto: Prokopim Padang)

Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang memberikan keringanan tarif air minum bagi warga yang terdampak bencana banjir dan longsor. Melalui kebijakan tersebut, pelanggan Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda AM) Padang memperoleh pengurangan tarif sebesar 50 persen.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyatakan kebijakan itu telah ditetapkan dan mulai diberlakukan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah terhadap gangguan layanan air bersih akibat bencana hidrometeorologi.

“Keputusannya sudah ditandatangani. Kita berikan pengurangan tarif sebesar 50 persen bagi pelanggan Perumda AM Kota Padang,” ujar Fadly Amran, Senin (15/12/2025).

Menurut Fadly, pengurangan tarif tersebut merupakan bentuk kompensasi atas layanan air minum yang belum dapat beroperasi secara optimal di sejumlah wilayah terdampak. Ia menegaskan, pemerintah daerah berkewajiban hadir di tengah masyarakat saat pelayanan publik mengalami kendala.

“Ketika Perumda AM belum bisa melayani masyarakat secara maksimal sesuai kapasitasnya, maka pemerintah memberikan kompensasi agar beban warga bisa berkurang,” katanya.

Ia berharap kebijakan ini dapat membantu masyarakat yang masih dalam tahap pemulihan pascabencana, khususnya pelanggan Perumda AM yang terdampak langsung oleh banjir dan longsor.

Kebijakan tersebut mendapat respons positif dari warga. Rita, pelanggan Perumda AM di wilayah Tabing, mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Padang yang dinilainya adil dan berpihak pada masyarakat.

“Air PDAM sempat mati beberapa hari, dan saat mengalir pun masih bergilir. Jadi menurut saya potongan tarif ini cukup adil. Semoga layanan segera normal kembali, apalagi menjelang Ramadan,” ujarnya.

Pengurangan tarif air minum ini tertuang dalam Keputusan Wali Kota Padang Nomor 817 Tahun 2025 tentang Pemberian Pengurangan Tarif Air Minum bagi Pelanggan Perusahaan Umum Daerah Air Minum Akibat Banjir dan Longsor Tahun 2025. (*/red)

Baca Juga :  138 Layanan Tersedia di MPP Padang Panjang

Berita Terkait

Padang Mobile Masuk 5 Besar Padang Innovation Award 2026, Ini Keunggulannya
Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang
Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau
Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:28 WIB

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:57 WIB

Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:07 WIB

Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:41 WIB

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Berita Terbaru