Pemko Padang dan Stakeholder Masifkan Komunikasi Hadapi Potensi Bencana

Penulis -

Kamis, 29 Agustus 2024 - 16:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemko Padang bersama stakeholder dan insan kebencanaan menggelar kegiatan coffee morning  di Palanta Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Kamis (29/8/2024). (Foto: Prokopim Padang)

Pemko Padang bersama stakeholder dan insan kebencanaan menggelar kegiatan coffee morning di Palanta Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Kamis (29/8/2024). (Foto: Prokopim Padang)

Padang, Javanusa—Pemko Padang terus memasifkan komunikasi kebencanaan bersama stakeholder dan insan kebencanaan, melalui kegiatan coffee morning  di Palanta Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Kamis (29/8/2024).

Kegiatan ini dihadiri oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang Yosefriawan, unsur Forkopimda Padang, Kepala BMKG Stasiun Geofisika Padang Panjang Suaidi Ahadi. Serta Kalaksa BPBD Kota Padang Hendri Zulviton dan sejumlah pimpinan OPD terkait di lingkup Pemko Padang.

Yosefriawan mengatakan perlu penguatan mitigasi menghadapi ancaman bencana alam di Kota Padang, khususnya terhadap potensi gempa bumi disertai tsunami yang disebabkan megathrust Mentawai.

“Kita (Pemko Padang) sebenarnya telah melakukan berbagai mitigasi bencana termasuk menyiapkan masyarakat yang cerdas bencana. Namun ini harus diperkuat lagi dan butuh masukan dari stakeholder terkait,” ujar Yosefriawan.

Ia berharap, melalui pertemuan forum kali ini semakin meningkatkan kesiapsiagaan bersama menghadapi ancaman bencana yang sewaktu-waktu dapat terjadi. Terlebih untuk memperkuat jejaring, koordinasi dan komunikasi yang lebih baik antara Pemko Padang dengan stakeholder dan insan kebencanaan.

“Tidak ada yang bisa memprediksi kapan bencana itu akan terjadi. Namun dengan kesiapsiagaan bersama dan warga yang cerdas bencana, semoga meminimalisir dampak dari bencana tersebut,” tukas Yosefriawan.

Kalaksa BPBD Kota Padang Hendri Zulviton mengatakan mengantisipasi potensi bencana gempa dan tsunami yang diakibatkan megathrust Mentawai, Pemko Padang rutin menggelar mitigasi bencana setiap tahun.

“Kita rutin melakukan mitigasi setiap tahunnya. Seperti melakukan edukasi dan simulasi kepada masyarakat, membuat kelurahan tangguh bencana. Serta sekolah cerdas bencana dengan program satuan pendidikan aman bencana,” sebutnya.

Selain itu, pihaknya juga memaksimalkan peran kelompok siaga bencana (KSB) di seluruh kelurahan, Kogami, Tagana dan penggiat kebencanaan lainnya. Termasuk membuat rambu-rambu jalur evakuasi (safe zone) di 25 titik lokasi, sekaligus pemasangan sirine peringatan tsunami dan penyediaan shelter di kawasan zona merah.

Baca Juga :  Presiden Prabowo dan PM Narendra Modi Sepakati 16 Kerja Sama Strategis, Perkuat Kolaborasi Pertahanan hingga Teknologi

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Padang Panjang Suaidi Ahadi mengatakan, menyikapi potensi ancaman gempa disertai tsunami yang paling diperlukan bagi masyarakat adalah memahami rantai peringatan dini.

“Kita sudah membuat aplikasi Info BMKG yang bisa diunduh melalui playstore dari HP android. Kepada masyarakat Kota Padang dan Sumbar pada umumnya. Silakan menginstal aplikasi ini. Karena sewaktu terjadi gempa yang berpotensi tsunami aplikasi ini akan berfungsi mengeluarkan peringatan dini sesuai tingkatan bahaya potensi tsunami,” jelasnya. (*/jn01)

Berita Terkait

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:13 WIB

Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:18 WIB

Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:29 WIB

SPKLU Center Pertama di Sumbar Diresmikan, Langkah Baru Menuju Green Province  

Rabu, 30 September 2026 - 12:23 WIB

FIFA ASEAN CUP 2026 Jadi Berkah UMKM, Sehari Bisa Raup Omzet hingga Rp 1 Juta Sehari

Selasa, 29 September 2026 - 17:42 WIB

Pertamina Cek Kualitas Pertalite di Padang, Sampel Diuji hingga Laboratorium Lemigas

Minggu, 27 September 2026 - 16:36 WIB

Resmikan Al Harris Umrah, Fadly Amran Dorong Penguatan Ekonomi Haji dan Umrah

Sabtu, 26 September 2026 - 21:58 WIB

Pertalite Diduga Tercampur Material Asing, Pertamina Periksa 6 SPBU di Padang dan Agam

Berita Terbaru