Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang melalui Bagian Kesra Kota Padang menggelar Focus Group Discussion (FGD) Penguatan Kelembagaan dan Pembinaan Anak Panti Asuhan, di The ZHM Premiere Hotel, Kamis (21/11/2024).
Kegiatan ini dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdako Padang, Edi Hasymi.
Dalam sambutannya, Edi Hasymi mengatakan panti asuhan memiliki peran yang sangat penting dalam memberikan perlindungan, pendidikan dan pembinaan bagi anak-anak kurang beruntung.
“Mereka adalah generasi penerus bangsa yang perlu mendapatkan perhatian khusus agar dapat tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang kuat, cerdas, dan berakhlak mulia,” ujar Edi Hasymi.
Oleh karena itu, maka diharapkan para pengelola panti asuhan dapat semakin meningkatkan kualitas pelayanan, baik dari sisi pendidikan, kesehatan maupun keterampilan hidup.
Selain itu, program-program pemberdayaan bagi anak asuh juga perlu ditingkatkan lagi, agar mereka tidak hanya mendapatkan perhatian dalam hal pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga kemampuan untuk mandiri di masa depan.
Ia menyampaikan, saat ini tercatat ada sekitar 34 panti asuhan di Kota Padang, dengan 1.438 orang penghuni di panti asuhan tersebut. Sementara di luar panti ada sekitar 924 orang. Sehingga total keseluruhannya mencapai sekitar 2.362 orang.
”Mereka ini adalah tanggung jawab kita bersama untuk membina, meningkatkan kesejahteraan dan pelayanan di panti asuhan,” tuturnya.
Ia berharap, dengan kerja sama yang baik antara pemerintah, lembaga sosial dan masyarakat dapat menciptakan lingkungan yang aman, nyaman dan penuh kasih sayang bagi anak-anak panti asuhan.
“Mari kita terus bekerja bersama untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masa depan anak-anak kita,” pesannya.
Sementara itu, Kabag Kesra Setko Padang Jasman mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan serta wawasan para pengelola/pengurus panti asuhan.
Dengan harapan dapat meningkatkan kualitas pembinaan dan pelayanan bagi anak-anak di panti asuhan.
Untuk itu, keberhasilan pembinaan sangat tergantung pada komitmen dan kolaborasi semua pihak dalam memberikan pelayanan terbaik bagi anak-anak panti asuhan.
Kegiatan ini diikuti sebanyak 150 orang, terdiri dari Kasi Kesos Kecamatan se-Kota Padang, pengurus panti asuhan, perwakilan anak panti asuhan, perwakilan Dinsos Padang dan pihak terkait lainnya.
Sementara untuk narasumber dalam FGD ini yakni Dinas Sosial Padang, Disdukcapil Padang, Bagian Kesra Setko Padang dan psikolog. (*/jn01)






