Pemko Padang Jajaki Bukit Padayo untuk Lokasi Baru Bumi Perkemahan Pramuka

Penulis -

Minggu, 1 November 2026 - 20:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir meninjau lokasi alternatif Bumi Perkemahan Pramuka di Bukit Padayo. (Foto: Pemko Padang)

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir meninjau lokasi alternatif Bumi Perkemahan Pramuka di Bukit Padayo. (Foto: Pemko Padang)

Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang mulai menjajaki kawasan Bukit Padayo, Indarung, sebagai lokasi alternatif Bumi Perkemahan Gerakan Pramuka Kota Padang. Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir meninjau langsung kawasan tersebut pada Minggu (1/11/2026).

Peninjauan ini menjadi langkah awal Pemko Padang mencari lokasi baru setelah lahan bumi perkemahan sebelumnya di Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, dialihfungsikan menjadi hunian tetap bagi korban bencana hidrometeorologi November 2025.

Maigus Nasir menilai keberadaan bumi perkemahan sangat penting untuk menunjang kegiatan kepramukaan. Selain menjadi ekstrakurikuler wajib, Pramuka berperan dalam membentuk karakter dan kemandirian generasi muda.

Bukit Padayo Punya Potensi Wisata dan Edukasi

Dalam peninjauan tersebut, Maigus Nasir melihat potensi kawasan Bukit Padayo untuk mendukung kegiatan perkemahan sekaligus wisata edukasi.

Lokasi ini berdekatan dengan kawasan PT Semen Padang, objek wisata Goa Kelelawar Padayo, serta Cagar Budaya Pabrik Indarung I.

Menurut Maigus, kedekatan dengan sejumlah destinasi tersebut membuka peluang bagi peserta Pramuka untuk mengenal sejarah industri dan kekayaan alam Kota Padang.

Pengembangan bumi perkemahan juga sejalan dengan program unggulan Padang Juara dan penguatan pendidikan karakter melalui program Smart Surau.

Pemko Padang Butuh Lahan Minimal 6 Hektare

Pemko Padang membutuhkan lahan sekitar 10 hektare untuk pembangunan bumi perkemahan. Namun, pemerintah masih mempertimbangkan luas minimal 6 hingga 7 hektare sebagai alternatif.

Lahan tersebut harus mampu menampung lapangan utama serta area perkemahan terpisah bagi peserta putra dan putri.

Maigus Nasir menegaskan bahwa pemerintah belum menetapkan Bukit Padayo sebagai lokasi resmi. Pemko masih perlu melakukan kajian teknis sebelum mengambil keputusan.

Kajian Teknis Jadi Penentu Lokasi

Sejumlah aspek menjadi perhatian dalam proses penilaian lahan alternatif tersebut. Pemerintah perlu memastikan kondisi dan struktur tanah, kesesuaian tata ruang, serta tingkat kemiringan lahan.

Baca Juga :  Pajero Terjun ke Jurang Usai Tabrakan di Sijunjung, Pengemudi Tewas

Selain itu, ketersediaan air bersih dan aksesibilitas jalan menuju kawasan juga menjadi pertimbangan penting.

Peninjauan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, Camat Lubuk Kilangan Nurul Widya Siska Usman, unsur Forkopimcam Lubuk Kilangan, serta pemilik lahan.

Hasil kajian teknis nantinya menjadi dasar bagi Pemko Padang untuk menentukan kelayakan Bukit Padayo sebagai lokasi baru Bumi Perkemahan Kwartir Cabang 09 Gerakan Pramuka Kota Padang. (*)

Berita Terkait

Banjir Pandai Sikek Kembali Terjadi, Mahyeldi Minta Mitigasi Jangka Panjang
Wamendagri Bima Arya Dorong Perpustakaan Bukittinggi Aktif Berkolaborasi dan Kembangkan Literasi
Festival Tari Anak Padang 2026 Ditargetkan Naik Kelas, Fadly Amran Bidik Skala Nasional
Mahyeldi Dorong Batu Akik Minangkabau Kembali Populer, Angkat Nilai Budaya dan Seni Lokal
Dian Puspita Kukuhkan Bunda PAUD se-Kota Padang, Tekankan Pendidikan Karakter Anak
Buka Festival Nasyid Sumbar 2026, Maigus Nasir Dorong Penguatan Dakwah Generasi Muda
Pengurus Bundo Kanduang Tuah Sakato Sumbar Dikukuhkan, Perkuat Peran Perempuan Minangkabau
Dinsos Padang Pulangkan Keluarga Terlantar dari Bogor, Tujuh Anak Diupayakan Kembali Bersekolah

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 22:05 WIB

Banjir Pandai Sikek Kembali Terjadi, Mahyeldi Minta Mitigasi Jangka Panjang

Minggu, 1 November 2026 - 21:21 WIB

Wamendagri Bima Arya Dorong Perpustakaan Bukittinggi Aktif Berkolaborasi dan Kembangkan Literasi

Minggu, 1 November 2026 - 20:15 WIB

Festival Tari Anak Padang 2026 Ditargetkan Naik Kelas, Fadly Amran Bidik Skala Nasional

Minggu, 1 November 2026 - 17:19 WIB

Mahyeldi Dorong Batu Akik Minangkabau Kembali Populer, Angkat Nilai Budaya dan Seni Lokal

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:20 WIB

Dian Puspita Kukuhkan Bunda PAUD se-Kota Padang, Tekankan Pendidikan Karakter Anak

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:13 WIB

Buka Festival Nasyid Sumbar 2026, Maigus Nasir Dorong Penguatan Dakwah Generasi Muda

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:55 WIB

Pengurus Bundo Kanduang Tuah Sakato Sumbar Dikukuhkan, Perkuat Peran Perempuan Minangkabau

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Dinsos Padang Pulangkan Keluarga Terlantar dari Bogor, Tujuh Anak Diupayakan Kembali Bersekolah

Berita Terbaru

Sebanyak 3.800 pelari mengikuti Minang Geopark Run 2026 di Bukittinggi pada Minggu (1/11/2026). (Foto: Pemko Bukittinggi)

Olahraga

3.800 Pelari Ramaikan Minang Geopark Run 2026 di Bukittinggi

Minggu, 1 Nov 2026 - 21:14 WIB