Atasi Kekeringan Pascabencana, Pemko Padang Bangun Intake Sementara dan Normalisasi Sungai

Penulis -

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Padang, Fadly Amran meninjau progres pengerjaan infrastruktur pengairan di DI Koto Tuo dan DI Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Selasa (27/1/2026). (Foto: Prokopim Padang)

Wali Kota Padang, Fadly Amran meninjau progres pengerjaan infrastruktur pengairan di DI Koto Tuo dan DI Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Selasa (27/1/2026). (Foto: Prokopim Padang)

Padang, Javanusa—Pemerintah Kota (Pemko) Padang berupaya keras memulihkan infrastruktur pengairan pascabencana hidrometeorologi dengan memprioritaskan normalisasi sungai, perbaikan jaringan irigasi, serta penanganan krisis air bersih di sejumlah wilayah terdampak.

Komitmen ini ditegaskan Wali Kota Padang, Fadly Amran, saat meninjau langsung progres pengerjaan infrastruktur pengairan di Daerah Irigasi (DI) Koto Tuo dan DI Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Selasa (27/1/2026).

Fadly Amran mengatakan, pembangunan intake (pintu air) sementara menjadi prioritas utama guna memastikan aliran air kembali menjangkau permukiman dan lahan pertanian warga di tengah musim kekeringan pascabencana.

“Dengan dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, UPTD Balai SDA Wilayah Utara, serta partisipasi masyarakat, kita akan membangun intake sementara agar air segera mengaliri lahan pertanian dan permukiman warga,” ujarnya.

Pemko Padang telah menyiapkan langkah penanganan terukur menyikapi sumur warga yang mengering. Salah satunya melalui distribusi air bersih rutin dengan mobil tangki PDAM serta penyediaan hidran umum di titik-titik terdampak.

“Untuk upaya lanjutan, kita merencanakan pembangunan ratusan sumur bor komunal di fasilitas publik seperti masjid dan musala,” jelasnya.

Pada tahap rehabilitasi dan rekonstruksi, Pemko Padang akan membangun infrastruktur permanen berupa sabo dam, cek dam, serta melakukan normalisasi hulu sungai untuk menekan risiko bencana berulang.

“Kita telah mengajukan usulan dana rehabilitasi dan rekonstruksi sebesar Rp3,6 triliun kepada Pemerintah Pusat untuk pemulihan sektor infrastruktur, sosial, ekonomi, dan sektor terdampak lainnya. Semoga dapat segera direalisasikan sehingga pemulihan berjalan optimal,” tambahnya.

Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Tri Hadiyanto, menyebutkan langkah darurat yang dilakukan meliputi normalisasi sungai, pemasangan bronjong di titik rawan, penyediaan hidran umum, pembangunan sumur bor, serta optimalisasi jaringan irigasi untuk meningkatkan resapan dan debit air sumur warga.

Baca Juga :  Hebat! JDIH Kota Padang Terbaik di Sumbar Tahun 2025

“Untuk di DI Koto Tuo ini, setelah saluran kanan dinyatakan aman, pengerjaan dilanjutkan ke saluran kiri dengan sistem pompanisasi berkapasitas 500 liter per detik. Sementara di DI Lubuk Minturun, akan dilakukan pembangunan intake sementara dan pembersihan saluran,” sebutnya. (*/red)

Berita Terkait

Padang Mobile Masuk 5 Besar Padang Innovation Award 2026, Ini Keunggulannya
Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang
Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau
Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Erick Yusuf: Film Buya Hamka Jadi Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Visa Andrea Bocelli Belum Terbit, Imigrasi Tunggu Keputusan Kabaintelkam Polri

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Sinopsis Film Laut Bercerita dan The Doll Ghawiah, Dua Film Lokal Terbaru Tayang Hari Ini!

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Bunga Nafisa dan Deandra Nadira Rilis Single Dar Der Dor Ser, Usung Musik Endikup

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Lewat Merayu Waktu, Eltasya Angkat Kisah Sulit Melepaskan Masa Lalu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Gandeng LDR Team, Lindee Cremona Rilis Single Dewasaku Membanggakanmu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Ruth Garcia Rilis Lagu Salahkah, Ungkap Pergulatan Batin Usai Dikhianati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:05 WIB

AI Mampu Bikin Film, Nezar Patria Soroti Tantangan Baru Sensor Film

Berita Terbaru