Pemko Padang Siapkan Data dan Program Jelang Evaluasi Kota Layak Anak 2026

Penulis -

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemko Padang mematangkan persiapan menghadapi evaluasi KLA 2026. (Foto: Diskominfo Padang)

Pemko Padang mematangkan persiapan menghadapi evaluasi KLA 2026. (Foto: Diskominfo Padang)

Padang, Javanusa—Pemerintah Kota (Pemko) Padang mematangkan persiapan menghadapi evaluasi Kota Layak Anak (KLA) 2026 dengan memperkuat program serta melengkapi data dukung pada setiap indikator penilaian.

Ketua Yayasan Ruang Anak Dunia (Ruandu) Provinsi Sumatera Barat, Wanda Leksmana mengatakan tim operator bersama unsur masyarakat sipil telah menggelar serangkaian rapat intensif untuk membahas pengisian data evaluasi KLA.

“Dalam lima hari terakhir kami melakukan rapat maraton untuk persiapan penginputan data Kota Padang Layak Anak 2026,” kata Wanda.

Rapat tersebut membahas lima klaster utama penilaian KLA, yakni hak sipil dan kebebasan anak, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan serta pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya, serta perlindungan khusus anak.

Menurut Wanda, program Kota Layak Anak dinilai berdasarkan 24 indikator yang digunakan pemerintah pusat dalam proses evaluasi nasional.

Pada penilaian tahun 2025, Kota Padang memperoleh predikat Nindya, tingkat ketiga dari lima kategori penghargaan Kota Layak Anak secara nasional. Kategori tersebut terdiri dari Pratama, Madya, Nindya, Utama, dan Kota Layak Anak.

Pemko Padang menargetkan peningkatan predikat pada evaluasi tahun 2026 dengan memastikan kelengkapan dan akurasi data pada setiap indikator penilaian.

“Salah satu strategi saat ini adalah memastikan data dukung lengkap dan akurat agar dapat diverifikasi oleh tim penilai,” ujarnya.

Selain penguatan data, pelaksanaan program KLA juga melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, dunia usaha, media, lembaga masyarakat, dan perguruan tinggi. Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan mendukung pemenuhan hak serta perlindungan anak secara berkelanjutan di Kota Padang. (*/red)

Baca Juga :  Pemko Padang Respons Dugaan Penganiayaan Anak di Kuranji, Berikan Pendampingan dan Pemenuhan Hak Korban

Berita Terkait

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen
Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru