Pemko Padang Siapkan Dua Lahan Aset untuk Huntara dan Huntap Korban Bencana

Penulis -

Senin, 15 Desember 2025 - 14:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Padang, Fadly Amran bersama Sestama BNPB, Rustian meninjau aset daerah untuk pembangunan huntara dan huntap bagi warga terdampak bencana Senin (15/12/2025). (Foto: Prokopim Padang)

Wali Kota Padang, Fadly Amran bersama Sestama BNPB, Rustian meninjau aset daerah untuk pembangunan huntara dan huntap bagi warga terdampak bencana Senin (15/12/2025). (Foto: Prokopim Padang)

Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang mempercepat penyediaan hunian bagi warga terdampak bencana dengan menyiapkan dua lahan aset daerah yang akan dibangun Hunian Sementara (Huntara) dan Hunian Tetap (Huntap).

Langkah ini menjadi bagian dari upaya memastikan korban bencana tidak kembali tinggal di kawasan rawan serta memiliki tempat tinggal yang aman dan layak.

Kesiapan dua lahan tersebut ditinjau langsung oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, bersama Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (Sestama BNPB), Rustian pada Senin (15/12/2025).

Peninjauan difokuskan pada kelayakan lokasi dan potensi pembangunan hunian bagi masyarakat yang kehilangan rumah akibat bencana.

Dua lokasi yang ditinjau meliputi lahan milik Pemerintah Kota Padang di belakang Pasar Simpang Haru, Kelurahan Sawahan Timur, Kecamatan Padang Timur, serta lahan di kawasan Bumi Perkemahan Air Dingin, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah.

Kedua lokasi tersebut direncanakan menjadi bagian dari skema relokasi warga terdampak bencana.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyampaikan bahwa penyediaan hunian merupakan kebutuhan mendesak, khususnya bagi warga yang kehilangan tempat tinggal maupun yang selama ini bermukim di kawasan rawan bencana. Menurutnya, Pemko Padang berkomitmen memastikan proses relokasi berjalan bertahap dan berkelanjutan.

“Hingga saat ini, sebanyak 80 kepala keluarga telah direlokasi ke Huntara Rumah Khusus Nelayan di Lubuk Buaya. Selain itu, Pemko Padang juga tengah menyiapkan pembangunan sekitar 500 unit Huntap sebagai solusi jangka panjang bagi warga terdampak,” ujar Fadly Amran.

Ia menegaskan pembangunan hunian tidak semata-mata menyediakan tempat tinggal fisik, tetapi juga bertujuan menciptakan rasa aman bagi warga serta mendukung pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat pascabencana.

“Kami mengapresiasi dukungan BNPB yang terus memberikan pendampingan sejak masa tanggap darurat hingga persiapan rehabilitasi dan rekonstruksi. Dukungan ini sangat penting agar proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran,” tambahnya.

Baca Juga :  BNPB Dukung Pemko Padang Siapkan Huntara dan Huntap bagi Korban Bencana

Sementara itu, Sestama BNPB, Rustian, menyatakan bahwa BNPB berkomitmen mendukung langkah-langkah Pemerintah Kota Padang dalam percepatan pemulihan pascabencana, termasuk dalam penyediaan Huntara dan Huntap bagi masyarakat terdampak.

“Kami siap membantu penyediaan Huntara dan Huntap ini agar proses pemulihan pascabencana di Kota Padang dapat berjalan cepat dan berkelanjutan,” ujarnya.

Kepala Dinas Pertanahan Kota Padang, Desmon Danus, menjelaskan bahwa lahan di belakang Pasar Simpang Haru memiliki luas sekitar 5.000 meter persegi dengan status Hak Pakai Pemko Padang Nomor 12.

Lahan tersebut dinyatakan clean and clear serta layak untuk pembangunan sekitar 100 unit Huntara.

Sementara itu, lahan di kawasan Bumi Perkemahan Balai Gadang memiliki luas sekitar 2,98 hektare.

Pada lokasi tersebut direncanakan pembangunan sekitar 300 hingga 400 unit Huntap yang akan dilengkapi dengan sejumlah fasilitas umum penunjang kebutuhan warga. (*/red)

Berita Terkait

Maju ke Tingkat Nasional, Kelurahan Sawah Padang Aua Kuniang Pamerkan Segudang Inovasi Pelayanan dan Ekonomi
BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Kaisa dan Nada Swara Gembira Rilis Selamat Ulang Tahun, Lagu Ceria untuk Momen Spesial

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing – di Tempat Biasa

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Float Rilis EP Constant Changes, Bawa Semangat Pulih lewat Yang Kembali Pulih

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Film Laut Bercerita Tayang 29 Oktober 2026, Kisah Mahasiswa Hilang di Tengah Ketegangan Yogyakarta

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB