Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang menyiapkan kegiatan keagamaan malam Tahun Baru Padang bagi pelajar tingkat SD dan SMP sebagai upaya membangun karakter religius sejak dini.
Program ini sekaligus menjadi langkah preventif untuk mencegah aktivitas negatif yang kerap muncul saat pergantian tahun.
Rencana tersebut dibahas dalam rapat koordinasi lintas sektor yang digelar di Balai Kota Padang, Senin (22/12/2025). Rapat melibatkan perangkat daerah, unsur keagamaan, serta organisasi kemasyarakatan Islam di Kota Padang.
Rapat koordinasi dihadiri Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Jasman, dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Yopi Krislova. Turut hadir Kepala BPKAD Raju Minropa dan Kepala Dinas Kominfo Bobby Firman.
Selain itu, perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Masjid Indonesia (DMI), serta sejumlah organisasi Islam juga terlibat dalam perencanaan kegiatan. Keterlibatan banyak pihak ini diharapkan memperkuat sinergi pelaksanaan di lapangan.
Arahkan Pelajar Isi Malam Tahun Baru Secara Positif
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir mengatakan, kegiatan keagamaan malam Tahun Baru Padang dirancang untuk membimbing anak dan remaja agar mengisi pergantian tahun dengan aktivitas bermanfaat. Menurut dia, pendekatan keagamaan menjadi solusi efektif untuk pembinaan karakter.
“Kami ingin anak-anak dan remaja tidak menghabiskan malam tahun baru di luar rumah tanpa arah,” kata Maigus.
Ia menegaskan, kegiatan ini juga bertujuan mencegah potensi tawuran, balap liar, dan perilaku tidak produktif lainnya.
Kegiatan dijadwalkan berlangsung setelah Salat Isya hingga pukul 24.00 WIB. Seluruh peserta akan mengikuti kegiatan di masjid atau surau terdekat di lingkungan masing-masing.
Untuk memastikan pendampingan, para guru akan mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom Meeting. Siaran langsung juga akan ditayangkan melalui kanal YouTube Balaikota TV agar dapat diakses masyarakat luas.
Kegiatan Terpusat di Masjid Nurul Iman
Puncak kegiatan akan dipusatkan di Masjid Nurul Iman, Kota Padang. Rangkaian acara meliputi muhasabah, shalawatan, Haflatul Qur’an, zikir, dan doa bersama.
Setelah itu, jamaah akan melaksanakan Salat Isya berjamaah serta salat ghaib untuk para korban bencana banjir bandang dan tanah longsor yang belum ditemukan. Konteks kebencanaan ini menjadi penguat nilai empati dan kepedulian sosial.
Pada kesempatan yang sama, Pemko Padang juga akan melantik Komite Daerah Ekonomi Syariah. Selain itu, santunan kepada perwakilan keluarga dari 12 korban bencana akan diserahkan langsung oleh Wali Kota Padang Fadly Amran.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyiapkan doorprize bagi peserta yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai.
Melalui kegiatan ini, Pemko Padang berharap pergantian tahun dapat berlangsung aman, religius, dan penuh makna. Program ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang pembinaan generasi muda di Kota Padang.
“Mari kita dukung kegiatan rutin ini agar tahun ini lebih khidmat dan penuh syiar, terlebih karena dikaitkan dengan musibah banjir bandang dan longsor,” ujar Maigus Nasir. (*/red)






