Padang, Javanusa—Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memperkuat kemampuan digital wirausaha muda melalui pelatihan digital marketing yang digelar di Auditorium II Mifan Resort and Water Park, Padang Panjang, Minggu (24/5/2026).
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, membuka langsung kegiatan yang diinisiasi Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumbar tersebut.
Pelatihan itu diikuti 90 wirausahawan muda dari berbagai kabupaten dan kota di Sumbar. Selama tiga hari, peserta menerima pembekalan mengenai affiliate marketing, live streaming, branding, hingga pengembangan usaha berbasis digital.
Pemuda Diminta Aktif di Era Ekonomi Digital
Dalam sambutannya, Mahyeldi menegaskan generasi muda harus mengambil peran di tengah perkembangan ekonomi digital yang semakin pesat. Ia meminta pemuda tidak hanya menjadi penonton dalam perubahan zaman.
“Pemuda adalah kekuatan moral, agen perubahan, sekaligus penggerak pembangunan ekonomi. Di tengah era digital ini, generasi muda harus aktif, tidak boleh pasif, jangan hanya sekadar mencari tapi juga mesti berpikir bagaimana menciptakan pekerjaan dari berbagai peluang yang ada,” ujar Mahyeldi.
Ia menjelaskan, pemerintah daerah terus mendorong lahirnya generasi muda yang mandiri, kreatif, dan inovatif melalui pemanfaatan teknologi digital dalam pengembangan usaha.
Menurut Mahyeldi, program tersebut menjadi salah satu prioritas pemerintahannya bersama Wakil Gubernur Vasko Ruseimy. Pemprov Sumbar juga menetapkan Nagari Creative Hub sebagai program unggulan daerah untuk mendukung pengembangan ekonomi kreatif.
“Semakin banyak anak muda berwirausaha, semakin luas juga lapangan kerja yang terbuka dan semakin bergerak ekonomi daerah. Itulah yang mendasari, mengapa kami sangat serius dalam memperkuat dan mengawal implementasi NCH di Sumbar,” tegas Mahyeldi.
Antusias Peserta Capai 1.000 Pendaftar
Wakil Ketua DPRD Sumbar, Nanda Satria, mengapresiasi tingginya minat anak muda mengikuti pelatihan bertajuk “Affiliate & Livestreamer Cuan Puluhan Juta Hingga Miliaran dari Rumah” tersebut.
Ia menyebut jumlah pendaftar sejak pelaksanaan perdana mencapai sekitar 1.000 orang. Menurutnya, tingginya antusiasme itu menunjukkan besarnya minat generasi muda terhadap pengembangan usaha berbasis digital.
“Antusiasme masyarakat untuk mengikuti pelatihan ini sangat tinggi. Ini perlu kita fasilitasi secara bertahap, agar tekad daerah untuk melakukan gerak cepat di bidang ekonomi ini betul-betul bisa terwujud sesuai harapan,” ujarnya.
Dispora Sumbar Perkuat Nagari Creative Hub
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumbar, Mahdianur, mengatakan pelatihan tersebut menjadi bagian dari penguatan program unggulan Pemprov Sumbar, yakni Nagari Creative Hub.
Ia menambahkan, peserta berasal dari berbagai daerah di Sumbar, termasuk Kepulauan Mentawai. Para peserta diharapkan mampu membentuk komunitas kreatif dan membagikan ilmu yang diperoleh kepada rekan sejawat di daerah masing-masing. (*/adpsb)






