Penerbangan Perdana Muscat-Medan Resmi Dibuka, Kemenpar Bidik Wisatawan Timur Tengah ke Sumatra Utara

Penulis -

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penerbangan langsung Muscat–Medan Resmi Dibuka. (Foto: Kemenpar)

Penerbangan langsung Muscat–Medan Resmi Dibuka. (Foto: Kemenpar)

Medan, Javanusa—Rute penerbangan langsung Muscat–Medan resmi beroperasi mulai Sabtu (4/7/2026).

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menilai kehadiran layanan SalamAir dari Oman akan memperkuat konektivitas internasional. Sekaligus memperbesar peluang masuknya wisatawan Timur Tengah ke Sumatra Utara, terutama menuju kawasan Danau Toba.

Maskapai asal Oman, SalamAir, menjalankan penerbangan perdana dari Muscat menuju Bandar Udara Internasional Kualanamu, Sumatra Utara, pada Sabtu (4/7/2026).

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan pembukaan rute Muscat–Medan menjadi langkah penting untuk memperluas akses wisatawan internasional ke Indonesia, khususnya dari kawasan Timur Tengah.

“Kami menyambut baik penerbangan perdana SalamAir dari Muscat menuju Medan. Rute langsung ini tidak hanya memperkuat konektivitas Indonesia dengan Oman. Tetapi juga membuka peluang lebih besar bagi wisatawan Timur Tengah untuk menjelajahi destinasi pariwisata Indonesia. Khususnya Sumatra Utara dengan Danau Toba sebagai salah satu destinasi prioritas,” kata Widiyanti Putri Wardhana dalam keterangannya, Sabtu (4/7/2026).

Menurutnya, kehadiran rute baru tersebut menjadi sinyal positif bagi pengembangan pasar wisatawan mancanegara dari kawasan Timur Tengah.

Muscat Dinilai Strategis sebagai Hub Timur Tengah

Kementerian Pariwisata menilai Muscat memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu pusat konektivitas menuju berbagai negara di kawasan Teluk dan Timur Tengah.

Melalui rute tersebut, promosi destinasi wisata Indonesia diharapkan semakin menjangkau wisatawan dari Oman, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Kuwait, Bahrain, hingga pasar potensial lain di kawasan tersebut.

Pasar Timur Tengah Jadi Target Pengembangan

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini menjelaskan wisatawan Timur Tengah merupakan salah satu pasar prioritas bagi pariwisata Indonesia.

Menurutnya, wisatawan dari kawasan tersebut memiliki minat tinggi terhadap wisata keluarga, pariwisata ramah Muslim, perjalanan mewah, wisata kebugaran, wisata alam, hingga perjalanan minat khusus.

Baca Juga :  Kemenpar Gencarkan Kampanye #DiIndonesiaAja, Promosikan Destinasi 3B untuk Sebar Wisatawan dari Bali Selatan

Selain itu, mereka juga dikenal menyukai destinasi dengan panorama alam, pengalaman kuliner, aktivitas belanja, dan layanan akomodasi berkualitas.

“Pembukaan rute ini sejalan dengan upaya Kementerian Pariwisata untuk memperkuat aksesibilitas, meningkatkan kualitas kunjungan wisatawan. Serta mendorong pemerataan kunjungan ke destinasi di luar Bali. Sumatra Utara memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai pintu masuk wisatawan Timur Tengah. Baik untuk perjalanan wisata, keluarga, maupun konektivitas lanjutan ke destinasi lain di Indonesia,” ujar Ni Made Ayu Marthini.

Dorong Industri Pariwisata Lokal

Kementerian Pariwisata berharap penerbangan langsung Muscat–Medan tidak hanya meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara. Tetapi juga memberi dampak ekonomi bagi pelaku usaha pariwisata di Sumatra Utara.

Manfaat tersebut diperkirakan akan dirasakan oleh hotel, restoran, biro perjalanan wisata, pelaku UMKM, industri ekonomi kreatif, hingga pengelola destinasi wisata.

Untuk memaksimalkan peluang itu, Kemenpar mendorong penyusunan paket wisata yang sesuai dengan karakter wisatawan Timur Tengah. Pemerintah juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan. Serta penguatan promosi bersama maskapai, pemerintah daerah, dan pelaku industri.

“Ke depan, Kementerian Pariwisata akan terus memperkuat kerja sama dengan maskapai penerbangan, pelaku industri, dan mitra strategis internasional dalam meningkatkan konektivitas udara menuju Indonesia,” kata Ni Made Ayu Marthini.

Ia menambahkan, penguatan konektivitas udara merupakan bagian dari strategi memperluas pasar wisatawan mancanegara, meningkatkan lama tinggal serta belanja wisatawan, sekaligus memperbesar kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian nasional. (*/red)

Berita Terkait

WIG 2026 Digelar di Solo dan Yogyakarta, Gastronomi Indonesia Dibawa ke Panggung Global
Greater Bay Airlines Buka Rute Hong Kong-Surabaya, Kemenpar Bidik Lonjakan Wisatawan
WITF 2026 Kembali Digelar, Perluas Akses Pariwisata Indonesia ke Pasar Global
Dari Raja Ampat hingga Labuan Bajo, Menpar Tawarkan Peluang Investasi Wisata Bahari di Monako
Kemenpar Bidik Wisatawan Jepang lewat Tourism Expo Japan 2026
47 Hotel dan Resor Indonesia Masuk Michelin Keys 2026, Kemenpar Sebut Rekor Baru
Percepat Revitalisasi Kota Tua, Fadly Amran Minta Pendataan Bangunan Segera Dituntaskan
PKL Batang Arau Akan Ditata, Pemko Padang Siapkan Sentra Kuliner

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Gulat Sumbang Dua Emas, Pasbar Buka Perolehan Medali di Porprov XVI Sumbar 2026

Berita Terbaru

Mikel Arteta sepakat memperpanjang kontrak di Arsenal. (Foto: IG @mikelarteta)

Olahraga

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Okt 2026 - 08:06 WIB