Percepatan Tol Pekanbaru–Padang Seksi Bukittinggi-Padang Panjang-Sicincin Dibahas, Pembebasan Lahan Jadi Kendala Utama

Penulis -

Kamis, 9 April 2026 - 20:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat percepatan pembangunan Jalan Tol Pekanbaru–Padang Seksi Bukittinggi–Padang Panjang–Sicincin di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumbar, Kamis (9/4/2026). (Foto: Prokopim Tanah Datar)

Rapat percepatan pembangunan Jalan Tol Pekanbaru–Padang Seksi Bukittinggi–Padang Panjang–Sicincin di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumbar, Kamis (9/4/2026). (Foto: Prokopim Tanah Datar)

Padang, Javanusa—Pemerintah pusat dan daerah mulai membahas percepatan pembangunan Jalan Tol Pekanbaru–Padang Seksi Bukittinggi–Padang Panjang–Sicincin melalui rapat pendahuluan yang digelar di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, Kamis (9/4/2026).

Rapat tersebut dihadiri Bupati Tanah Datar Eka Putra bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat Muhibuddin, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, serta sejumlah kepala daerah, di antaranya Bupati Padang Pariaman Jhon Kenedi Aziz, Wali Kota Bukittinggi M. Ramlan Nurmatias, dan Wakil Wali Kota Padang Panjang Alex Saputra.

Pembangunan ruas tol ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional yang menghubungkan Provinsi Sumbar dan Riau. Proyek tersebut ditujukan untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi barang, serta mempercepat mobilitas masyarakat.

Ruas jalan nasional yang saat ini menghubungkan kedua provinsi tercatat sebagai salah satu jalur terpadat di Pulau Sumatera. Kehadiran jalan tol dinilai menjadi alternatif untuk mengurangi beban lalu lintas sekaligus membuka akses ekonomi baru.

Rapat diprakarsai oleh Kejaksaan Tinggi Sumbar untuk memastikan pelaksanaan proyek berjalan lebih terkoordinasi dan tepat waktu. Langkah ini diambil setelah proyek tol Padang–Sicincin sebelumnya mengalami keterlambatan.

Ruas Padang–Sicincin diketahui mulai dibangun setelah peletakan batu pertama oleh Presiden Joko Widodo pada 9 Februari 2018. Namun, ruas tersebut baru dapat difungsikan secara gratis pada 28 Mei 2025, dari target awal penyelesaian pada 2024.

Keterlambatan itu menjadi bahan evaluasi bersama seluruh pemangku kepentingan. Dalam rapat, disepakati pentingnya penguatan koordinasi lintas instansi untuk menghindari hambatan serupa pada tahap pembangunan berikutnya.

Kepala Kejaksaan Tinggi Sumbar Muhibuddin menekankan perlunya sinergi konkret dalam pelaksanaan di lapangan agar proyek berjalan sesuai rencana.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade menyampaikan pembebasan lahan masih menjadi kendala utama dalam pembangunan infrastruktur di Sumbar. Ia menyebutkan, komitmen bersama diperlukan agar proses tersebut dapat diselesaikan tepat waktu.

Baca Juga :  Wali Kota Padang Monitoring Subuh Mubarakah di Lubeg, Siapkan Tablet Absensi untuk Smart Surau

Andre juga menyatakan dukungan anggaran dari pemerintah pusat untuk Sumbar tersedia dan perlu dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung percepatan proyek.

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menyatakan kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan, termasuk melalui koordinasi perangkat daerah terkait.

Dalam rapat tersebut, kepala daerah yang wilayahnya dilintasi jalur tol menyampaikan komitmen untuk membantu penyelesaian berbagai kendala di lapangan, termasuk persoalan administrasi dan lahan.

Rapat menghasilkan rencana pembangunan exit tol di kawasan Padang Panjang dan Kabupaten Agam. Selain itu, rapat lanjutan dijadwalkan berlangsung pada minggu keempat April 2026. (*/red)

Berita Terkait

Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba
Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana
Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan
BPK Periksa Kepatuhan Belanja Pemko Padang, Maigus Nasir Minta OPD Transparan
Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang
Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya
Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing
Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Pencuri Komponen Pendeteksi Banjir di Padang Ditangkap, 2 Kabur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Polda Sumbar Ungkap Dugaan Judi Togel Online di Padang, Uang Rp4,15 Juta Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Modus Penimbunan BBM Subsidi di Sumbar, Pelaku Gunakan Kantong Plastik dan Kotak Ikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Polda Sumbar Ungkap 24 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi, 25 Tersangka Diamankan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:30 WIB

BPBD Padang Evakuasi Pohon Karet Tumbang di Kalumbuk, Jalan Kembali Normal

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Hilang Kendali, Dua Mobil Terperosok ke Sawah di Jalan Solok-Padang

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Rumah Wartawan Harian Singgalang Dibobol Maling, Laptop, HP dan Tiga Hardisk Raib

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Polda Sumbar Razia Tempat Hiburan Malam di Padang, Dua Pengunjung Positif Metamfetamin

Berita Terbaru

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah. (Foto: Kemnaker)

Nasional

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Okt 2026 - 20:41 WIB