Perjanjian Dagang Indonesia-AS Tidak Tambah Kuota Impor Energi, Hanya Alih Pemasok

Penulis -

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam acara Semarak Milad ke-28 Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) di Jakarta, Minggu (1/3). (Foto: Kementerian ESDM)

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam acara Semarak Milad ke-28 Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) di Jakarta, Minggu (1/3). (Foto: Kementerian ESDM)

Jakarta, Javanusa—Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan, perjanjian perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat tidak menambah total kuota impor energi nasional. Kesepakatan ini hanya mengalihkan sumber impor dari negara lain ke Amerika Serikat.

Pernyataan disampaikan Bahlil dalam acara Semarak Milad ke-28 Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) di Jakarta, Minggu (1/3).

“Untuk kebutuhan LPG kita setiap tahun sebesar 8,3 juta ton, sementara produksi nasional 1,6 juta ton. Jadi, impor tahunan sekitar 7 juta ton. Kemudian BBM dan minyak mentah, yang kita konsensuskan belanja dari Amerika senilai USD15 miliar,” jelas Bahlil.

Menurut Bahlil, kebutuhan energi Indonesia—terutama LPG, BBM, dan crude oil—masih bergantung pada impor karena produksi dalam negeri belum mencukupi. Namun, kesepakatan dengan AS tidak menambah total volume impor, hanya mengubah asal negara pemasok.

Harga pembelian ketiga komoditas tetap mengikuti mekanisme pasar. Bahlil menyebut harga LPG dari Amerika Serikat lebih kompetitif dibanding negara lain.

“Harga impor senilai USD15 miliar dari Amerika sama dengan harga pasar. Bahkan untuk LPG dari Amerika jauh lebih murah dibanding negara lain,” tambahnya.

Bahlil menegaskan, kebijakan ini tidak membebani negara dan tidak mengganggu kedaulatan energi nasional. “Kita hanya mengganti asal impor. Volume tetap sama, hanya switch tempatnya berbeda,” katanya.

Kesepakatan perdagangan energi senilai USD15 miliar tertuang dalam Reciprocal Trade Agreement (RTA) atau Agreement on Reciprocal Trade (ART).

Perjanjian difinalisasi dalam pertemuan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Donald Trump di Washington DC pada Kamis (19/2).

Rinciannya, Indonesia berkomitmen membeli produk energi dari AS dengan indikasi:

    • LPG: USD3,5 miliar
    • Minyak mentah (crude oil): USD4,5 miliar
    • BBM olahan tertentu: USD7 miliar
Baca Juga :  Sambut Tahun Ajaran Baru, Kemenperin Ajak Masyarakat Pakai Peralatan Sekolah Lokal

Selain itu, kerja sama juga mencakup komoditas energi lain sesuai kebutuhan domestik, termasuk batubara metalurgi dan teknologi batubara bersih. Pemerintah memastikan seluruh komitmen disesuaikan kebutuhan domestik, harga kompetitif, dan kepentingan nasional. (*/red)

Berita Terkait

Mahyeldi Dorong 740 Ribu UMKM Sumbar Perkuat Legalitas, Sertifikasi Halal, dan Akses Modal
Padang Bidik UCCN 2027, Fadly Amran Ajak Pelaku Usaha Gastronomi Perkuat Kolaborasi
Kejuaraan Panahan Berkuda Porprov Sumbar Dongkrak Omzet Pedagang Pantai Pasir Jambak
Perpres Perlindungan Ojol Terbit, Atur Kemitraan hingga Biaya Platform 8 Persen
Satgas Payakumbuh Temukan Indikasi Pengisian BBM Berulang, SPBU Diminta Perketat Pengawasan
Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar
Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak
Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Semen Padang FC Bidik 3 Poin atas Persikad, Teco Pantau Kondisi Pemain

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Atlet Dayung Kota Padang Sabet Emas Nomor 1.000 Meter di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Nofri Rinaldi Sumbang Emas, Payakumbuh Makin Dekat dengan Target Porprov Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Tembus Final Porprov Sumbar 2026, Empat Petarung Wushu Payakumbuh Bidik Emas  

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Anak Sasian PPS Sakato Semen Padang Raih 1 Emas dan 4 Perunggu di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Kabaddi Kota Padang Borong 8 Emas Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Futsal Porprov XVI Sumbar 2026 Masuk 8 Besar, Ini Jadwal dan Daftar Tim Lolos

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Balap Motor Kota Padang Sabet 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Target Juara Umum Makin Terbuka

Berita Terbaru