Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Rantai Pasok, RI-RRT Tanda Tangani Dua MoU Strategis

Penulis -

Senin, 26 Mei 2025 - 00:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri RRT Li Qiang menyaksikan penandatanganan MoU Strategis oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Perdagangan RRT Wang Wentao. (Foto: Kemenko Perekonomian)

Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri RRT Li Qiang menyaksikan penandatanganan MoU Strategis oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Perdagangan RRT Wang Wentao. (Foto: Kemenko Perekonomian)

Jakarta, Javanusa — Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri RRT Li Qiang menggelar pertemuan bilateral di Istana Kepresidenan, Jakarta, Minggu (25/5/2025).

Dalam pertemuan itu, keduanya menyepakati empat nota kesepahaman dan delapan poin kerja sama strategis. Dua dari nota kesepahaman itu berada di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Dua MoU strategis ditandatangani oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Perdagangan RRT Wang Wentao.

Baca Juga: Kota Padang Raih Juara 2 MTQ DMDI Antar Bangsa ke-15, Wali Kota Fadly Amran Bangga atas Prestasi Internasional

Penandatanganan disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo dan Perdana Menteri Li Qiang. Dokumen tersebut meliputi Memorandum on Strengthening Economic Cooperation in Industrial and Supply Chain serta Memorandum on Two Countries Twin Parks Cooperation Project.

Dorong Industri Strategis dan Lapangan Kerja

Kerja sama dalam bidang industri dan rantai pasok dirancang untuk memperkuat kemitraan bilateral.
Fokus kerja sama meliputi sektor manufaktur, logistik, teknologi tinggi, serta energi baru dan terbarukan.

Proyek ini diproyeksikan menghadirkan investasi senilai ±Rp81,5 triliun dan menciptakan 15 ribu lapangan kerja. Kedua negara sepakat melibatkan pelaku usaha dari berbagai sektor, termasuk UMKM.

Mereka juga mendorong pengembangan proyek industri di kawasan Twin Parks seperti Batang–Yuanhong. Wilayah lain akan ditetapkan sebagai bagian dari perluasan proyek percontohan.

Baca Juga: DPRD Sumbar Komitmen Dukung Program Swasembada Pangan Nasional

MoU ini membuka peluang investasi berkualitas tinggi. Tujuannya adalah mendorong transformasi industri berbasis nilai tambah dan pengembangan kawasan industri global.

Menko Airlangga menyebut kerja sama ini akan menciptakan kawasan yang kompetitif dan inovatif. Proyek Two Countries Twin Parks diharapkan menjadi model kerja sama ekonomi dua arah.

Baca Juga :  Bupati Solsel Laporkan SPT Tahunan, Ajak Masyarakat Taat Pajak

Kedua negara ingin menciptakan lingkungan kerja sama yang berkelanjutan dan saling menguntungkan. Kawasan industri yang terlibat antara lain Batang, Wijayakusuma (Semarang), dan Bintan. Proyek ini menargetkan investasi ±Rp61,5 triliun dan menyerap 10.500 tenaga kerja.

Baca Juga: Dukung Kelestarian Hutan dan Kebijakan Nasional, Pemprov Sumbar Gelar Program Penanaman Pohon Serentak

Indonesia dan Tiongkok berkomitmen memberikan dukungan kebijakan untuk kelancaran proyek.
Pemantauan dan pertukaran informasi juga akan ditingkatkan.

Menko Airlangga menjelaskan koordinasi teknis akan dilakukan bersama kementerian dan lembaga terkait. Pembentukan Joint Committee akan memastikan implementasi tepat sasaran dan berkelanjutan. (*/red)

Sumber: Kemenko Perekonomian

Berita Terkait

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG
Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi
BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:28 WIB

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:57 WIB

Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:07 WIB

Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:41 WIB

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Berita Terbaru