Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi

Penulis -

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir saat membuka Sosialisasi Program Budidaya Ikan Tematik Sistem RAS dan Mina Padi di Gedung Bagindo Aziz Chan Balai Kota Padang, Aie Pacah, Rabu (7/10/2026). (Foto: Pemko Padang)

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir saat membuka Sosialisasi Program Budidaya Ikan Tematik Sistem RAS dan Mina Padi di Gedung Bagindo Aziz Chan Balai Kota Padang, Aie Pacah, Rabu (7/10/2026). (Foto: Pemko Padang)

Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang mendorong pengembangan budidaya ikan melalui sistem Recirculating Aquaculture System (RAS) dan Mina Padi untuk meningkatkan produksi perikanan sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir mengatakan kebutuhan ikan sebagai sumber protein hewani terus meningkat. Kondisi tersebut semakin penting seiring bertambahnya jumlah penduduk dan pelaksanaan program strategis Makan Bergizi Gratis.

Namun, produksi ikan air tawar di Kota Padang belum mampu memenuhi kebutuhan tersebut. Kondisi itu semakin terasa setelah sejumlah wilayah terdampak banjir bandang pada 2025.

“Karena itu, kami meminta camat dan lurah segera melakukan pendataan calon penerima serta lokasi bantuan budidaya,” kata Maigus Nasir saat membuka Sosialisasi Program Budidaya Ikan Tematik Sistem RAS dan Mina Padi di Gedung Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Aie Pacah, Rabu (7/10/2026).

Pemko Padang Petakan Calon Penerima Bantuan

Maigus meminta seluruh camat dan lurah mengikuti petunjuk teknis dari Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang dalam proses pendataan.

Menurutnya, pemetaan calon penerima dan lokasi budidaya menjadi langkah penting agar bantuan dapat berjalan tepat sasaran. Program tersebut juga diharapkan mampu memperluas produksi ikan air tawar di tengah keterbatasan lahan dan sumber daya.

Kegiatan sosialisasi itu turut dihadiri Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang Alfiadi, Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Yoice Yuliani, serta Kepala Bagian Kesra Setda Kota Padang Zul Asfi Lubis.

Selain itu, camat dan lurah se-Kota Padang juga mengikuti kegiatan yang membahas penerapan dua model budidaya ikan tersebut.

RAS Tingkatkan Produksi Tanpa Bergantung pada Lahan Luas

Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang Alfiadi menjelaskan sistem RAS menawarkan pola budidaya yang dapat meningkatkan produksi secara signifikan.

Baca Juga :  Tim Bidlabfor Polda Riau dan Inafis Sumbar Selidiki Kebakaran Pasar Payakumbuh

Teknologi tersebut memungkinkan pembudidaya mengelola ikan tanpa bergantung sepenuhnya pada lahan luas maupun ketersediaan air dalam jumlah besar.

Dengan sistem tersebut, pengembangan perikanan dapat menyesuaikan kondisi lahan yang tersedia. Model ini menjadi salah satu alternatif untuk memperluas produksi ikan air tawar di wilayah perkotaan.

Mina Padi Gabungkan Budidaya Ikan dan Pertanian

Selain RAS, Pemko Padang juga mendorong penerapan sistem Mina Padi. Model tersebut menggabungkan kegiatan budidaya ikan dengan tanaman padi dalam satu kawasan.

Alfiadi menjelaskan Mina Padi mengedepankan pendekatan ramah lingkungan tanpa mengurangi hasil panen padi. Sistem ini sekaligus membuka peluang tambahan bagi masyarakat melalui produksi ikan.

Program budidaya ikan tematik tersebut merupakan bagian dari program nasional Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia periode 2025–2029.

Pemko Padang berharap penerapan RAS dan Mina Padi dapat menjadi solusi berkelanjutan untuk meningkatkan produksi perikanan. Pada saat yang sama, program ini diharapkan membantu memperkuat perekonomian masyarakat dan ketahanan pangan Kota Padang. (*)

Berita Terkait

Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan
BPK Periksa Kepatuhan Belanja Pemko Padang, Maigus Nasir Minta OPD Transparan
Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang
Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya
Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing
Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar
Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027
Jamin Seleksi Dikbang Polri 2027 Bersih, Polda Sumbar Tegaskan Pakta Integritas Bukan Sekadar Formalitas

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:41 WIB

BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Kas Negara, Tindak Lanjuti Temuan BPK

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:17 WIB

MUI Desak Pemerintah Segera Putuskan Nasib Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:06 WIB

Kapan Awal Ramadan 2027? KHGT Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh pada 8 Februari

Berita Terbaru