Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak Pascabencana, Pos SAPA Hadir di Huntara Lubuk Buaya

Penulis -

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian PPPA RI meresmikan aktivasi Pos SAPA di Huntara Lubuk Buaya, Kota Padang, Jumat (16/10/2026). (Foto: Pemko Padang)

Kementerian PPPA RI meresmikan aktivasi Pos SAPA di Huntara Lubuk Buaya, Kota Padang, Jumat (16/10/2026). (Foto: Pemko Padang)

Padang, Javanusa—Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI  meresmikan aktivasi Pos Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) di Hunian Sementara (Huntara) Lubuk Buaya, Kota Padang, Jumat (16/10/2026).

Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat perlindungan perempuan dan anak terdampak bencana di Sumbar. Pemerintah juga menggelar bimbingan teknis (bimtek) bagi calon petugas Pos SAPA di Kantor Camat Koto Tangah.

Sebanyak delapan calon petugas dari unsur Aisyiyah mengikuti pembekalan untuk mempersiapkan operasional Pos SAPA. Materi pelatihan mencakup pencegahan kekerasan, penerimaan pengaduan, mekanisme rujukan, serta pendampingan bagi perempuan dan anak.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Padang, Boby Firman, menilai Pos SAPA sebagai langkah strategis untuk mendekatkan layanan perlindungan kepada masyarakat.

Menurutnya, kebutuhan pendampingan tetap harus menjadi perhatian setelah masa tanggap darurat bencana berakhir. Karena itu, pemerintah membutuhkan dukungan masyarakat agar perempuan dan anak terdampak dapat memperoleh bantuan sesuai kebutuhan.

“Penanganan isu perempuan dan anak tidak bisa dilakukan oleh pemerintah sendirian. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari RT/RW, tokoh agama, hingga kader di tingkat kelurahan, untuk aktif mewujudkan Pos SAPA sebagai mata dan telinga kita bersama dalam memperkuat perlindungan perempuan dan anak,” kata Boby.

Ia juga mengingatkan para calon petugas agar mengutamakan empati dan kecepatan dalam merespons kebutuhan warga. Pelayanan yang baik sangat penting bagi korban yang membutuhkan perlindungan selama tinggal di huntara.

“Khusus kepada petugas relawan yang nantinya mengelola Pos SAPA ini, kami titipkan amanah yang mulia. Berikanlah pelayanan terbaik bagi korban yang berada di huntara dengan empati yang tinggi dan responsif,” ujarnya.

Baca Juga :  ASN dan Bupati Annisa Bersatu dalam Canda Tawa, Fun Game Meriahkan HUT ke-80 RI di Dharmasraya
Kementerian PPPA Dorong Layanan Berkelanjutan

Perencana Ahli Madya Kementerian PPPA, Dianawati Lasmindar, mengatakan aktivasi Pos SAPA menunjukkan komitmen pemerintah pusat dalam menjaga keberlanjutan perlindungan kelompok rentan.

Perempuan dan anak yang masih menempati hunian sementara memerlukan layanan yang mudah diakses selama masa pemulihan. Kehadiran pos ini diharapkan membantu mereka mendapatkan pendampingan dan perlindungan secara optimal.

“Harapan kami, dengan adanya Pos Sahabat Perempuan dan Anak ini, perempuan dan anak yang berada di Huntara Kota Padang mendapatkan layanan dan perlindungan yang maksimal selama mereka tinggal di hunian sementara,” kata Dianawati.

Ia menjelaskan bimtek berperan penting dalam mempersiapkan calon petugas sebelum memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat. Melalui pembekalan tersebut, para relawan diharapkan memahami prosedur layanan dan mampu menyesuaikan pendampingan dengan kebutuhan warga.

“Harapan kami, bimtek ini akan diikuti oleh calon petugas SAPA sehingga pada saat pelaksanaan pemberian layanan, teman-teman petugas sudah dapat memberikan layanan yang terbaik bagi perempuan dan anak di kawasan Huntara Kota Padang,” ujarnya.

Pos SAPA Dukung Pemulihan Pascabencana di Padang

Aktivasi Pos SAPA di Huntara Lubuk Buaya diharapkan memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat. Sinergi tersebut diperlukan untuk memastikan perempuan dan anak terdampak bencana memperoleh akses perlindungan yang memadai.

Selain memperkuat layanan bagi kelompok rentan, program ini mendukung percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera Barat. Pemerintah berharap perempuan dan anak tetap dapat memenuhi hak-haknya selama menjalani masa pemulihan di hunian sementara.

Dengan dukungan relawan terlatih dan keterlibatan masyarakat, Pos SAPA diharapkan menjadi pusat akses perlindungan yang responsif dan mudah dijangkau. Layanan tersebut juga diharapkan mampu menjawab kebutuhan perempuan dan anak terdampak bencana di Kota Padang. (*)

Baca Juga :  Dinas PUPR Padang Patching Sejumlah Ruas Jalan, Fokus Perbaikan Titik Rusak

Berita Terkait

Gubernur Mahyeldi dan Kapolda Sumbar Perkuat Sinergi Jaga Keamanan Masyarakat
Peralatan EWS Banjir yang Hilang Kembali Dipasang, CV Anugerah Nuansa Abadi Lanjutkan Proses Hukum
Satgas PRR dan Hutama Karya Salurkan Sembako untuk 250 KK Korban Banjir Padang
Mahyeldi Buka MTQ ke-42 Sijunjung, Tekankan Pengamalan Al-Qur’an dalam Kehidupan
BKPSDM Padang Dorong ASN Tingkatkan Kompetensi melalui Pembelajaran Mandiri
Kembangkan Sektor Perikanan, Pemko Padang Bidik Dana APBN 2027
Waspada! Kualitas Udara Padang Berbahaya, ISPU Tembus Angka 309
980 SPPG Wilayah 3T Diluncurkan, Padang Panjang Dukung Pemerataan Gizi

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:38 WIB

Gustami Hidayat Dorong Perempuan Sumbar Aktif Berpolitik dan Jadi Pemimpin

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Dorong Produktivitas Pertanian, Muzli M. Nur Salurkan Bantuan Alsintan untuk Petani Pasaman

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:54 WIB

Evi Yandri Dukung LLA-TJPHK V 2026, Siapkan Hadiah Rp106 Juta

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Dorong Sinergi Legislatif-Eksekutif untuk Cegah Korupsi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Evi Yandri Dorong Ninik Mamak dan Bundo Kanduang Perkuat Ketahanan Keluarga

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:20 WIB

Evi Yandri Tinjau SLB Negeri 1 Padang, Siap Perjuangkan Kebutuhan Sekolah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Muhidi Ungkap 3 Kunci Kesuksesan Siswa: Dengarkan Guru, Perbanyak Literasi, dan Perkuat Karakter

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:10 WIB

Guru PPPK Sumbar Didorong Jadi Agen Perubahan, Muhidi Tekankan SDM Unggul

Berita Terbaru