PKL Batang Arau Akan Ditata, Pemko Padang Siapkan Sentra Kuliner

Penulis -

Selasa, 15 September 2026 - 11:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dispar Padang bersama OPD terkait saat audiensi dengan para PKL Batang Arau.

Dispar Padang bersama OPD terkait saat audiensi dengan para PKL Batang Arau.

Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang menyiapkan penataan kawasan Batang Arau sebagai bagian dari penguatan destinasi wisata di kawasan Kota Tua Padang.

Penataan tersebut tidak hanya menyasar kondisi ruang publik. Pemko Padang juga menyiapkan strategi agar Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan itu dapat berkembang menjadi pelaku UMKM yang mendukung pariwisata dan ekonomi kreatif.

Kawasan Batang Arau, Pantai Padang, dan Kota Tua menjadi perhatian karena ketiganya membentuk satu ekosistem destinasi wisata utama di Kota Padang.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Yenni Yuliza mengatakan pemerintah telah memperkuat koordinasi dengan sejumlah organisasi perangkat daerah.

Dinas Pariwisata menggandeng Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas PUPR, Satpol PP, serta Kecamatan Padang Barat dan Padang Selatan.

Mereka juga meningkatkan edukasi kepada pedagang mengenai aturan berjualan, kebersihan, dan pemanfaatan ruang publik.

“Jadi, kita menyampaikan kepada para PKL apa saja yang dibolehkan dan apa saja yang perlu diperhatikan, termasuk kebersihan. Di pedestrian memang tidak boleh untuk berdagang,” kata Yenni saat beraudiensi dengan perwakilan PKL, Senin (14/9/2026).

Sebagai langkah lanjutan, Pemko Padang menyiapkan konsep lokasi khusus PKL melalui perencanaan tahun 2027.

Pemerintah kini mengidentifikasi lahan kosong yang berpotensi disewa sebagai sentra pedagang. Nantinya, lokasi tersebut akan memiliki sarana dan prasarana yang lebih tertata dengan desain yang seragam dan estetis.

“Solusinya adalah kita menawarkan untuk perencanaan 2027 kita menetapkan satu lokasi dan menata pedagang ini di lokasi tersebut. Kita lebih komunikatif, dan dagangannya lebih di-upgrade melalui Dinas Koperasi UMKM,” ujarnya.

Penataan Batang Arau Dibagi Berdasarkan Segmen

Pemko Padang tidak akan menerapkan pola penataan yang sama untuk seluruh kawasan Batang Arau. Yenni menjelaskan, karakter setiap segmen berbeda sehingga pemerintah perlu menyesuaikan penanganannya. Pendataan PKL menjadi tahap penting sebelum pemerintah menjalankan konsep tersebut.

Baca Juga :  Perkuat Promosi dan Genjot Kunjungan Wisman, Kemenpar Ajak Travel Agent Malaysia Jelajahi Kepri

“Bagian segmen per segmennya berbeda-beda penanganannya, tapi semuanya adalah bagian bagaimana kita mendata PKL yang ada, meng-upgrade pedagang yang ada, dan juga mewujudkan Jelajah Padang, Padang Rancak, dan UMKM bisa naik kelas,” katanya.

Konsep itu juga mencakup kawasan dari sisi utara Batang Arau hingga area sekitar gedung bersejarah Padang Spaarbank.

Dengan pendekatan tersebut, Pemko Padang ingin mengubah aktivitas perdagangan informal menjadi bagian dari pengalaman wisata. Kuliner lokal dapat berkembang tanpa mengorbankan estetika dan fungsi ruang publik.

PKL Didorong Naik Kelas

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang Teddy Antonius menilai PKL merupakan bagian dari pelaku UMKM yang membutuhkan pembinaan berkelanjutan.

Menurutnya, peningkatan kualitas pedagang menjadi bagian penting dalam penataan kawasan wisata Batang Arau.

Pembinaan akan mencakup kemampuan melayani konsumen, menjaga kebersihan, menata produk, serta meningkatkan kualitas dagangan.

“Yang pertama adalah bagaimana keramahtamahan atau hospitality dari pedagang kepada konsumen yang akan berbelanja di sana. Yang kedua tentu kerapian dagangan, baik dari orang yang melayani maupun produk UMKM yang mereka jual,” ujar Teddy.

Selain pelayanan dan tampilan usaha, pemerintah juga memperhatikan keamanan pangan.

Pemko Padang mendorong pelaku UMKM memenuhi persyaratan seperti sertifikat halal dan Izin Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), sesuai jenis produk yang mereka jual.

“Sehingga ada jaminan bagi pembeli untuk produk yang mereka jual,” katanya.

Kebersihan Jadi Bagian Penataan

Aspek lingkungan juga menjadi perhatian dalam rencana penataan PKL Batang Arau. Pedagang akan mendapat edukasi mengenai penggunaan kemasan sekali pakai yang higienis. Mereka juga tidak boleh mencuci peralatan makan di ruang berjualan umum.

Pemko Padang akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk memastikan pengelolaan tempat sampah mengikuti ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :  Permainan Anak Nagari Semarakkan Peringatan 100 Tahun Jam Gadang 

Pengangkutan limbah secara teratur menjadi bagian penting agar aktivitas perdagangan tidak mencemari lingkungan di sekitar kawasan sungai.

“Kami dari Dinas Koperasi UKM wajib membina kepada pelaku UMKM, khususnya PKL di sepanjang Batang Arau ini,” tegas Teddy.

Pemko Padang berharap penataan tersebut mampu menghadirkan Batang Arau sebagai ruang publik yang lebih bersih, rapi, dan nyaman.

Di saat yang sama, keberadaan PKL diarahkan menjadi kekuatan ekonomi sekaligus bagian dari pengalaman wisata kuliner lokal.

Konsep tersebut diharapkan memperkuat daya tarik Batang Arau sebagai kawasan wisata bersejarah dan gastronomi Kota Padang. (*)

Berita Terkait

WIG 2026 Digelar di Solo dan Yogyakarta, Gastronomi Indonesia Dibawa ke Panggung Global
Greater Bay Airlines Buka Rute Hong Kong-Surabaya, Kemenpar Bidik Lonjakan Wisatawan
WITF 2026 Kembali Digelar, Perluas Akses Pariwisata Indonesia ke Pasar Global
Dari Raja Ampat hingga Labuan Bajo, Menpar Tawarkan Peluang Investasi Wisata Bahari di Monako
Kemenpar Bidik Wisatawan Jepang lewat Tourism Expo Japan 2026
47 Hotel dan Resor Indonesia Masuk Michelin Keys 2026, Kemenpar Sebut Rekor Baru
Percepat Revitalisasi Kota Tua, Fadly Amran Minta Pendataan Bangunan Segera Dituntaskan
Pantai Tiram Disiapkan Jadi Gerbang Wisata Bahari Menuju Mentawai

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:01 WIB

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Mahaputera kepada 7 Tokoh TNI, Ini Daftarnya

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Presiden Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI pada HUT ke-81, Ini Daftar dan Rinciannya

Berita Terbaru