Persiapan Gelombang Kedua, Menteri Haji Evaluasi 23 Penyedia Katering di Madinah

Penulis -

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menhaj Mochamad Irfan Yusuf mengumpulkan 23 pimpinan perusahaan katering penyedia konsumsi jemaah haji Indonesia di Madinah, Rabu (3/6/2026). (Foto: Kemenhaj)

Menhaj Mochamad Irfan Yusuf mengumpulkan 23 pimpinan perusahaan katering penyedia konsumsi jemaah haji Indonesia di Madinah, Rabu (3/6/2026). (Foto: Kemenhaj)

Madinah, Javanusa—Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI, Mochamad Irfan Yusuf, mengumpulkan 23 pimpinan perusahaan katering penyedia konsumsi jemaah haji Indonesia di Madinah, Rabu (3/6/2026).

Pertemuan tersebut bertujuan memastikan kesiapan layanan konsumsi menjelang kedatangan jemaah haji gelombang kedua yang dijadwalkan tiba mulai 7 Juni 2026.

Jemaah haji gelombang kedua akan tiba di Madinah setelah menuntaskan rangkaian puncak ibadah haji dan prosesi Armuzna di Makkah. Karena itu, kualitas layanan konsumsi menjadi salah satu aspek penting yang perlu mendapat perhatian seluruh penyedia katering.

Tiga Fokus Utama Layanan Konsumsi

Dalam arahannya, Mochamad Irfan Yusuf menekankan tiga aspek utama yang harus menjadi perhatian seluruh perusahaan katering. Ketiga aspek tersebut meliputi ketepatan gramasi makanan, keamanan pangan (food safety), serta ketepatan waktu distribusi kepada jemaah.

“Pelayanan konsumsi pada gelombang pertama secara umum berjalan dengan baik. Namun, untuk menyambut kedatangan jemaah gelombang kedua, kualitas layanan tersebut tidak hanya harus dipertahankan, tetapi juga perlu ditingkatkan,” ujar Mochamad Irfan Yusuf.

Menurutnya, hasil evaluasi layanan konsumsi pada fase kedatangan gelombang pertama menunjukkan sejumlah hal yang perlu menjadi perhatian bersama. Beberapa di antaranya mencakup konsistensi porsi makanan sesuai standar, cita rasa yang sesuai dengan selera jemaah Indonesia, daya tahan makanan, serta penguatan manajemen distribusi agar makanan dapat diterima tepat waktu.

“Kita ingin memastikan jemaah mendapatkan layanan konsumsi yang berkualitas, aman, dan tepat waktu. Karena itu, seluruh penyedia katering perlu memperhatikan setiap detail pelayanan agar kebutuhan jemaah dapat terpenuhi dengan baik,” katanya.

Perusahaan Katering Siap Tingkatkan Pelayanan

Menanggapi arahan tersebut, seluruh perwakilan perusahaan katering menyatakan komitmen untuk melakukan berbagai perbaikan dan peningkatan layanan sesuai hasil evaluasi yang telah disampaikan.

Baca Juga :  Kloter 6 Embarkasi Padang Tiba di Asrama Haji, Ketua PPIH Ingatkan Kartu Nusuk Jangan Hilang

Komitmen itu diharapkan mampu mendukung kelancaran pelayanan konsumsi bagi jemaah haji Indonesia selama berada di Madinah. Peningkatan kualitas layanan juga menjadi bagian penting dalam menjaga kenyamanan dan kesehatan jemaah.

Jemaah Diminta Disiplin Mengikuti Jadwal Makan

Selain memberikan arahan kepada penyedia katering, Menhaj juga mengimbau jemaah haji Indonesia agar memperhatikan jadwal makan selama berada di Madinah.

Ia menjelaskan, sebagian besar hotel jemaah Indonesia berada di kawasan yang relatif dekat dengan Masjid Nabawi. Kondisi tersebut kerap membuat jemaah menghabiskan waktu lebih lama untuk beribadah sehingga terlambat mengonsumsi makanan yang telah tersedia.

“Saya mengimbau kepada seluruh jemaah agar memperhatikan jadwal makan. Jika waktu makan telah tiba, segera kembali ke hotel untuk mengonsumsi makanan yang telah disiapkan. Pada setiap kemasan makanan juga telah dicantumkan batas waktu aman untuk dikonsumsi,” ujarnya.

Sinergi untuk Menjaga Kesehatan Jemaah

Menhaj berharap sinergi antara penyedia katering, petugas haji, dan kedisiplinan jemaah dapat membuat layanan konsumsi di Madinah berjalan lebih optimal.

Melalui kerja sama tersebut, kebutuhan nutrisi jemaah diharapkan terpenuhi dengan baik sehingga mereka tetap sehat dan bugar selama menjalani rangkaian ibadah di Tanah Suci.

Jemaah haji Indonesia gelombang kedua dijadwalkan mulai bergerak dari Makkah menuju Madinah pada 7 Juni 2026 untuk melanjutkan rangkaian ibadah sebelum kembali ke Tanah Air. (*/red)

Berita Terkait

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG
Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi
BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Pemko Padang Targetkan 523 Huntap Rampung pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:59 WIB

Padang Mobile Masuk 5 Besar Padang Innovation Award 2026, Ini Keunggulannya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:09 WIB

DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:33 WIB

Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:52 WIB

Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau

Berita Terbaru

XLSMART membawa program Sisternet ke W20 USA 2026 untuk memperkuat keterampilan digital dan ekonomi perempuan Indonesia. (Foto: XLSMART)

Ekonomi Bisnis

XLSMART Bawa Solusi Pemberdayaan Perempuan Indonesia ke W20 USA 2026

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:21 WIB

Pemko Padang menargetkan 523 unit hunian tetap rampung pada 2027. Pembangunan tersebar di Balai Gadang, Sungkai, dan Kampung Lalang. (Foto: Pemko Padang)

Kota Padang

Pemko Padang Targetkan 523 Huntap Rampung pada 2027

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:12 WIB