368 ASN Lulus Seleksi Mutasi Karier Batch II, Mulai Bergabung 1 November 2026

Penulis -

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Jenderal Kemenhaj, Teguh Dwi Nugroho. (Foto: Kemenhaj)

Sekretaris Jenderal Kemenhaj, Teguh Dwi Nugroho. (Foto: Kemenhaj)

Jakarta, Javanusa—Sebanyak 368 ASN dinyatakan lulus seleksi mutasi ASN Karier Batch II dan akan bergabung dengan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI mulai November 2026.

Sekretaris Jenderal Kemenhaj, Teguh Dwi Nugroho, mengatakan proses seleksi berlangsung dengan prinsip merit. Setiap tahapan juga dirancang untuk memastikan kompetensi peserta sesuai dengan jabatan yang tersedia.

“Seleksi ini untuk memenuhi kebutuhan pegawai di lingkungan Kemenhaj Umrah dengan memastikan adanya kesesuaian antara kompetensi ASN dengan kebutuhan jabatan dan organisasi. Karena itu, seluruh tahapan dilaksanakan secara objektif, transparan, akuntabel, dan berbasis merit,” ujar Teguh di Jakarta, Selasa (29/9/2026).

Seleksi ASN Karier Batch II berlangsung melalui platform ASN Karier milik Badan Kepegawaian Negara (BKN). Dari 5.202 pelamar, sebanyak 1.149 peserta lolos persyaratan administrasi dan melanjutkan ke tahapan berikutnya.

Salah satu tahapan penting berupa Computer Assisted Competency Test (CACT). Tes tersebut berlangsung pada 16–20 September 2026 dan 28 September 2026.

Pelaksanaan CACT tersebar di Kantor Regional BKN dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) BKN di sejumlah wilayah Indonesia. Langkah tersebut memberi akses yang lebih mudah bagi peserta selama mengikuti proses seleksi.

CACT Ukur Kompetensi dan Potensi ASN

CACT digunakan untuk mengukur potensi sekaligus kompetensi peserta. Hasil pengukuran kemudian menjadi salah satu dasar untuk melihat kecocokan peserta dengan kebutuhan jabatan dan organisasi.

Penilaian mencakup kompetensi manajerial serta sosial kultural. Aspek yang dinilai antara lain integritas, kerja sama, komunikasi, orientasi hasil, dan pelayanan publik.

Selain itu, peserta menjalani penilaian terkait pengembangan diri dan orang lain, kemampuan mengelola perubahan, pengambilan keputusan, serta peran sebagai perekat bangsa.

Menurut Teguh, CACT juga mendukung penerapan manajemen talenta ASN berbasis merit.

Baca Juga :  Ada Empat Pintu Kedatangan Jemaah di Bandara AMAA Madinah

“CACT menjadi bagian dari penerapan sistem manajemen talenta ASN yang berbasis merit, digital, objektif, transparan, akuntabel, dan berintegritas. Pengukuran kompetensi ini menjadi salah satu instrumen untuk melihat kesesuaian peserta dengan kebutuhan jabatan dan organisasi,” kata Teguh.

368 ASN Dinyatakan Lulus

Kemenhaj menetapkan kelulusan berdasarkan sejumlah indikator. Peserta harus memperoleh nilai Job Person Match (JPM) minimal 78 persen.

Selain nilai JPM, kelulusan juga mempertimbangkan formasi pada unit kerja yang dilamar serta peringkat peserta berdasarkan nilai JPM pada unit tersebut.

Dari proses tersebut, 368 pegawai dinyatakan lulus dan akan menjalani mutasi ke Kementerian Haji dan Umrah.

“Penentuan kelulusan mempertimbangkan kompetensi sekaligus kebutuhan organisasi. Dengan demikian, pegawai yang dinyatakan lulus memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan dan sesuai dengan formasi pada unit kerja yang dilamar,” ujar Teguh.

Mutasi Dimulai 1 November 2026

Para peserta yang lulus akan menjalani proses mutasi dengan Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 1 November 2026.

Kemenhaj juga menyiapkan Entry Program untuk membantu para pegawai baru beradaptasi dengan lingkungan kerja. Program tersebut bertujuan menyelaraskan pemahaman tentang visi, misi, budaya kerja, dan proses bisnis Kemenhaj.

“Bergabungnya para pegawai ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas organisasi. Kami berharap seluruh pegawai dapat beradaptasi dengan baik, memahami visi, misi, budaya kerja, dan proses bisnis Kementerian Haji dan Umrah, serta menjalankan tugas secara profesional dan berintegritas,” kata Teguh.

Dengan tambahan 368 pegawai tersebut, Kemenhaj melanjutkan upaya penguatan kapasitas organisasi. Penguatan SDM ini diharapkan mendukung pelaksanaan tugas sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Pengumuman hasil seleksi: https://cloud.haji.go.id/index.php/s/jgP5LrMzSQCCKTs

Berita Terkait

Lindungi Dana Jemaah Umrah, Kemenhaj dan OJK Kaji Rekening Penampungan
Kemenhaj dan Kemendagri Padankan Data Jemaah Haji, Nomor Antrean Tetap Aman
Travel Umrah Diperingatkan Tak Promosikan Haji Khusus Tanpa Izin PIHK
189 Pengaduan Travel Haji dan Umrah Masuk hingga September 2026, Kemenhaj Perketat Pengawasan
Kemenhaj Sumbar Ingatkan Travel Umrah Gunakan Identitas Sesuai Izin, ID Card Wajib Diberikan H-1
Perkuat Perlindungan Jemaah, Kemenhaj Sumbar Bentuk Satgas Awasi Travel Umrah di Bandara
Sidak Travel Umrah di BIM, Kemenhaj Sumbar Temukan Jemaah Batal Berangkat
50 Persen PPIU Tak Aktif, Kemenhaj Siapkan Digitalisasi Perizinan Umrah

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:01 WIB

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Mahaputera kepada 7 Tokoh TNI, Ini Daftarnya

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Presiden Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI pada HUT ke-81, Ini Daftar dan Rinciannya

Berita Terbaru