Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang secara resmi mencanangkan mata pelajaran Keminangkabauan di tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Pencanangan mata pelajaran ini berlangsung di Galanggang Balaikota, Aia Pacah, Selasa (19/9/2023).
Wali Kota Padang Hendri Septa mengatakan mata pelajaran muatan lokal Keminangkabauan ini sangat penting dalam rangka mewariskan nilai-nilai budaya dan adat istiadat Minang kepada para generasi muda.
Secara teori, salah satu fungsi pendidikan itu ialah untuk mewariskan nilai-nilai baik kepada generasi penerus. Baik nilai-nilai yang bersumber dari agama, budaya, dan adat istiadat yang ada.
“Alhamdulillah, hari ini kita di Kota Padang bisa kembali membuat sejarah baru di bidang pendidikan, yaitu dengan pencanangan mata pelajaran muatan lokal Keminangkabauan,” ujar Hendri Septa.
Kegiatan ini tentu akan menjadi warna baru dalam dunia pendidikan yang akan semakin meneguhkan eksistensi Kota Padang sebagai Kota Pendidikan.
Lebih lanjut dikatakan, muatan lokal Keminangkabauan sangat memegang peranan penting untuk kembali menghidupkan falsafah adat basandi syarak, syarak bersandi kitabullah (ABS-SBK).
“Melalui mata pelajaran muatan lokal Keminangkabauan, kita ingin membentuk generasi penerus bangsa yang taat beragama, mengamalkan nilai-nilai Pancasila, sehingga tidak tercerabut dari akar budayanya sebagai orang Minang,” tutur Hendri Septa.
Halaman : 1 2 Selanjutnya






