Pessel Gelar Festival Literasi Daerah 2025, Dorong Generasi Muda Gemar Membaca dan Menulis

Penulis -

Rabu, 5 November 2025 - 16:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pessel Hendrajoni bersama Ketua TP PKK Pessel, Ny Lisda Hendrajoni saat pembukaan Festival Literasi Daerah Tahun 2025, Rabu (5/11/2025). (Foto: Kominfo Pessel)

Bupati Pessel Hendrajoni bersama Ketua TP PKK Pessel, Ny Lisda Hendrajoni saat pembukaan Festival Literasi Daerah Tahun 2025, Rabu (5/11/2025). (Foto: Kominfo Pessel)

Pessel, Javanusa—Bupati Pesisir Selatan (Pessel), Hendrajoni, membuka secara resmi Festival Literasi Daerah Tahun 2025 Rabu (5/11/2025). Kegiatan yang digelar di halaman kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pessel itu, diselenggarakan selama dua hari Rabu (5/11/2025) hingga Kamis (6/11/2025).

Hadir dalam kesempatan itu Ketua TP PKK Pessel, Ny Lisda Hendrajoni, yang juga merupakan anggota Komisi III DPR RI, Pj Sekkab Pessel, Evafauza Yuliasman, Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pessel, Hamdi, anggota Forkopimda, para pejabat eselon II dan III di jajaran Pemkab Pessel, para camat, wali nagari, peserta festival, serta para tamu undangan lainnya.

Bupati Pessel, Hendrajoni, saat membuka festival tersebut menyampaikan apresiasi atas digelarnya festival literasi tersebut.

Mengawali sambutannya, Hendrajoni menyampaikan dua buah pantun yang disambut tepuk tangan meriah dari para tamu undangan yang hadir.

Festival Literasi Daerah Pessel 2025
Suasana pembukaan Festival Literasi Daerah Tahun 2025, Rabu (5/11/2025). (Foto: Kominfo Pessel)

“Izinkan saya menyampaikan pantun untuk mengawali sambutan ini. Sungguh elok alamnya Tarusan, berpadu dengan Barung Barung Balantai, Festival Literasi jadi ajang kebanggaan, Wujudkan masyarakat cerdas dan nagari Pandai,” ungkapnya saat membuka sambutan yang dilanjutkan dengan pantun kedua.

“Puncak Langkisau indah menawan, hamparan laut membuai angan, Cinta literasi kita tanamkan, Untuk Pesisir Selatan maju, tumbuh, berkelanjutan,” ujarnya disambut meriah.

Ia menjelaskan, literasi bukan sekadar membaca dan menulis, tetapi kemampuan memahami kehidupan, berpikir kritis, dan menumbuhkan empati.

Dalam menghadapi arus informasi digital yang begitu deras, Hendrajoni menegaskan bahwa masyarakat Pesisir Selatan harus tidak hanya pandai membaca, tetapi juga bijak memilih informasi.

Berdasarkan hal itu, maka membangun budaya literasi bukan hanya tugas perpustakaan, melainkan tanggung jawab bersama yang dimulai dari keluarga, sekolah, hingga pemerintah nagari.

Festival Literasi Daerah Pessel
Pembukaan Festival Literasi Daerah Tahun 2025, Rabu (5/11/2025). (Foto: Kominfo Pessel)

Pemkab Pessel akan terus berkomitmen memperkuat budaya literasi melalui berbagai program nyata seperti perpustakaan keliling untuk nagari terpencil, pojok literasi sekolah, perpustakaan masjid, taman bacaan masyarakat (TBM), serta layanan digital.

Baca Juga :  Wabup Risnaldi Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Kebakaran di Ranah Pesisir

“Tujuannya adalah agar literasi ini dapat diakses oleh siapa saja, dan kapan saja hingga ke daerah terpencil sekalipun,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, tema festival tahun ini yaitu “Literasi Daerah untuk Mewujudkan Nagari Pandai 2025-2030”.

Tema itu menurut Hendrajoni mencerminkan cita-cita besar Pesisir Selatan untuk membangun nagari yang cerdas, mandiri, dan berbudaya ilmu.

“Ini saya sampaikan, karena Nagari Pandai bukan hanya soal membaca buku, tetapi tentang kemampuan mengelola pengetahuan menjadi solusi kehidupan,” ungkapnya.

Bupati Hendrajoni, juga menyoroti generasi muda terkait dengan kemajuan teknologi tanpa batas yang sudah berada di telapak tangan.

Festival Literasi Daerah Pessel.
Pembukaan Festival Literasi Daerah Tahun 2025, Rabu (5/11/2025). (Foto: Kominfo Pessel)

“Kalian hidup di zaman yang luar biasa. Dunia terbuka luas di ujung jari kalian. Tapi ingat, tidak semua yang mudah diakses membawa kebaikan. Gunakan teknologi untuk belajar, bukan sekadar hiburan. Jadilah generasi yang membaca, menulis, dan berpikir sebelum berbicara. Jadilah generasi literat yang membawa perubahan positif bagi nagari dan bangsa,” ingatnya.

Dalam kesempatan itu, Hendrajoni juga mengajak para guru dan pustakawan untuk terus menjadi teladan dan menjadikan setiap ruang kelas sebagai taman literasi yang hidup.

“Ajaklah anak-anak untuk mencintai buku, bukan karena tugas. Tapi karena memang oleh rasa keingintahuannya,” ungkap Hendrajoni lagi.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan  Pessel, Hamdi, yang dihubungi secara terpisah menjelaskan festival tersebut selain sebagai ajang lomba dan pameran, juga memiliki tujuan untuk meningkatkan kegemaran membaca, memperkuat komunitas literasi nagari, serta menghubungkan budaya baca dengan ekonomi kreatif lokal.

“Saya berharap partisipasi dari seluruh kecamatan dan komunitas literasi akan menjadikan festival ini sebagai gerakan literasi berkelanjutan, bukan hanya seremonial tahunan,” harapnya.

Hamdi menambahkan melalui festival itu, pihaknya ingin menghadirkan suasana literasi yang inklusif.

Baca Juga :  Evafauza: Pendidikan Jadi Prioritas Wujudkan Program Nagari Pandai di Pessel

“Literasi ini terbuka bagi pelajar, guru, komunitas, hingga masyarakat umum,” jelasnya.

Berdasarkan hal itu, pihaknya mengemasnya dengan menggunakan format-format menarik seperti pameran buku, bazar literasi, lomba bertutur, kegiatan kreatif video literasi, agar literasi menjadi bagian gaya hidup di Pesisir Selatan.

Festival Literasi yang digelar selama dua hari itu diisi dengan berbagai kegiatan. Mulai dari pameran buku dan e-book, bazar kuliner yang dikaitkan dengan literasi, konten video literasi, lomba bertutur, serta penulisan kreatif. (adv)

Berita Terkait

Komisi IV DPRD Padang Gelar Rapat Kerja, Bahas Layanan BPJS dan Tuntutan Driver Maxim
Sejumlah Progul Pessel Catat Kemajuan, TP2D Minta OPD Perkuat Kinerja
SMAN 3 Painan Bidik Sekolah Rujukan Google 2027, Cabdin Wilayah VII Pessel Berikan Apresiasi
Mar Alamsyah: Pilwana Susulan Empat Nagari Pessel Belum Terjadwal, DPMD Tunggu Pilwana Serentak Selesai
Jelang Akhir Masa Jabatan Januari 2027, DPW IKPS Riau Minta Musda Bengkalis Segera Dipersiapkan
Terkait Kisruh Gelar Datuak Rajo Bandaro, Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Mantan Wali Nagari Puluik Puluik Mencuat
PWI Health Fun Run 5K Hadir di Mandeh, Gabungkan Olahraga dan Promosi Wisata
Perbup Nagari Mengaji Diusulkan, Kemenag Pessel Siapkan Pedoman Pembinaan Generasi

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:42 WIB

Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:08 WIB

Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Jamin Seleksi Dikbang Polri 2027 Bersih, Polda Sumbar Tegaskan Pakta Integritas Bukan Sekadar Formalitas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:34 WIB

Pelabuhan Muaro Padang Ditata, Maritim Center Ditargetkan Groundbreaking Desember 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Maigus Nasir Apresiasi Kinerja Sarimpunan Tanjung, Berharap Sinergi Kodaeral II Padang Berlanjut

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:16 WIB

Operasi Patuh Singgalang 2026: Polda Sumbar Sasar Pengendara Tanpa Helm dan Lawan Arus

Berita Terbaru