PMI Jakarta Selatan Bangun Hunian Penyintas Bencana di Agam, Target 15 Rumah Tumbuh

Penulis -

Rabu, 4 Februari 2026 - 10:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PMI Jakarta Selatan membangun huntap atau Rumah Tumbuh bagi penyintas bencana hidrometeorologi di Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumbar. (Foto: Tiyo Surya Sakti)

PMI Jakarta Selatan membangun huntap atau Rumah Tumbuh bagi penyintas bencana hidrometeorologi di Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumbar. (Foto: Tiyo Surya Sakti)

Agam, Javanusa—Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Selatan (Jaksel) membangun hunian tetap (huntap) Rumah Tumbuh untuk penyintas bencana hidrometeorologi di Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Program ini menargetkan 15 unit rumah bagi warga terdampak yang belum menerima bantuan serupa.

Langkah ini menjadi bagian dari program kemanusiaan PMI melalui kolaborasi CSR dengan sejumlah mitra perusahaan. Pembangunan dimulai awal Februari 2026 dan dilakukan secara bertahap hingga menjelang Idulfitri.

Ketua PMI Jakarta Selatan, Mundari, mengatakan pembangunan Rumah Tumbuh bertujuan membantu warga terdampak bencana agar kembali memiliki tempat tinggal yang layak. Hunian tersebut dirancang sebagai solusi jangka menengah bagi pemulihan korban.

“Rumah Tumbuh ini diharapkan menjadi motivasi bagi warga untuk bangkit dari musibah yang dialami,” ujar Mundari, Rabu (4/2).

Program ini difokuskan di Nagari Toboh, Kecamatan Malalak, yang terdampak bencana hidrometeorologi dalam beberapa waktu terakhir.

PMI Jakarta Selatan menetapkan ukuran setiap unit hunian tetap seluas 4×6 meter. Rumah dilengkapi dua kamar tidur dan fasilitas sanitasi dasar.

Struktur bangunan menggunakan rangka konstruksi dengan dinding papan semen dan serat kaca. Setiap unit juga memiliki fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK).

Menurut Mundari, desain rumah dibuat sederhana namun aman agar dapat langsung dihuni penyintas. Model Rumah Tumbuh memungkinkan pengembangan bangunan secara bertahap oleh pemilik.

Kolaborasi CSR dan Verifikasi Penerima Manfaat

Pembangunan huntap melibatkan dukungan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Mitra yang terlibat antara lain Perbanas dan PT Duta Elok Persada.

PMI menerapkan verifikasi ketat untuk mencegah tumpang tindih bantuan dengan program pemerintah maupun swasta. Pendataan dilakukan langsung di lapangan bersama relawan dan pemangku wilayah setempat.

“Kami tidak ingin terjadi tumpang tindih bantuan hunian. Karena itu, data penerima diverifikasi secara ketat,” kata Mundari.

Baca Juga :  Apel Pasca Tanggap Darurat Bencana, Wako Fadly Amran Tekankan Kesiapsiagaan Rehab-Rekon
Target Pembangunan Sebelum Ramadan dan Idul Fitri

PMI menargetkan 10 unit rumah selesai sebelum atau pada awal Ramadan. Lima unit sisanya ditargetkan rampung sebelum Idul Fitri 2026.

Pelaksanaan pembangunan menyesuaikan kondisi geografis dan cuaca di Malalak yang berada di kawasan perbukitan. Tim teknis PMI melakukan pemantauan rutin selama proses pembangunan.

“Kami berharap pembangunan berjalan lancar dan bisa segera ditempati warga,” ujarnya.

Syarat Penerima: Tanah Milik Sendiri

Kepala Markas PMI Kota Bukittinggi, Ahmad Jais, menjelaskan salah satu syarat utama penerima manfaat adalah kepemilikan lahan pribadi. Ketentuan ini untuk menghindari potensi konflik hukum di kemudian hari.

Rumah harus dibangun di atas tanah milik penerima yang dibuktikan dengan dokumen pendukung. PMI juga memastikan status lahan tidak dalam sengketa.

PMI menargetkan penerima manfaat dapat menempati rumah selama empat hingga lima tahun. Dalam masa itu, keluarga didorong memulihkan kondisi ekonomi secara bertahap.

“Melalui bantuan ini, keluarga bisa fokus memulihkan ekonomi dan menabung untuk membangun rumah permanen yang lebih layak,” kata Ahmad Jais.

PMI Jakarta Selatan memulai tahap pembangunan sejak 3 Februari 2026. Sebelum pelaksanaan, tim telah melakukan survei lokasi di Kabupaten Agam untuk memastikan kesiapan lahan dan penerima manfaat.

PMI daerah menyampaikan apresiasi atas dukungan PMI Jakarta Selatan dalam penanganan pascabencana di Agam. Bantuan hunian dinilai mempercepat proses pemulihan warga terdampak.

“Dukungan ini sangat membantu masyarakat. Kami berharap Rumah Tumbuh dimanfaatkan optimal oleh penerima,” ujar Ahmad Jais. (*/red)

Berita Terkait

Padang Mobile Masuk 5 Besar Padang Innovation Award 2026, Ini Keunggulannya
Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang
Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau
Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Erick Yusuf: Film Buya Hamka Jadi Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Visa Andrea Bocelli Belum Terbit, Imigrasi Tunggu Keputusan Kabaintelkam Polri

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Sinopsis Film Laut Bercerita dan The Doll Ghawiah, Dua Film Lokal Terbaru Tayang Hari Ini!

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Bunga Nafisa dan Deandra Nadira Rilis Single Dar Der Dor Ser, Usung Musik Endikup

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Lewat Merayu Waktu, Eltasya Angkat Kisah Sulit Melepaskan Masa Lalu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Gandeng LDR Team, Lindee Cremona Rilis Single Dewasaku Membanggakanmu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Ruth Garcia Rilis Lagu Salahkah, Ungkap Pergulatan Batin Usai Dikhianati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:05 WIB

AI Mampu Bikin Film, Nezar Patria Soroti Tantangan Baru Sensor Film

Berita Terbaru