Pariaman, Javanusa—Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Pariaman meluncurkan inovasi baru dalam penyebaran informasi publik melalui program podcast bertajuk “IKP Round”.
Program ini hadir sebagai respon terhadap tuntutan keterbukaan informasi di era digital, sekaligus mendekatkan masyarakat pada kebijakan dan kegiatan pemerintah secara langsung dan interaktif.
Podcast “IKP Round” merupakan format podcast mobile yang menghadirkan narasumber langsung di tempat mereka beraktivitas, seperti kantor, sekolah, atau lapangan usaha.
Inovasi ini menjadi terobosan dari model podcast sebelumnya yang statis dan terbatas pada ruang rekaman di kantor Kominfo.
“Kami ingin menghadirkan informasi publik dengan cara yang lebih dinamis, kontekstual, dan mudah diakses. Podcast ini juga wujud nyata semangat transparansi dan akuntabilitas komunikasi pemerintah,” ujar Sekretaris Dinas Kominfo Kota Pariaman, Riky Falantino, saat merilis episode perdana “IKP Round”, Rabu (17/4/2024).
Menurutnya, pendekatan podcast mobile mampu mengatasi keterbatasan model lama, seperti minimnya kehadiran narasumber karena kesibukan atau lokasi yang jauh.
Di sisi lain, format ini memungkinkan penonton melihat langsung suasana dan aktivitas narasumber, sehingga informasi yang disampaikan menjadi lebih hidup dan relevan.
Podcast “IKP Round” dapat diakses melalui berbagai platform digital, seperti YouTube, Instagram, dan Facebook.
Konten yang disajikan meliputi kebijakan, program, dan kegiatan strategis Pemerintah Kota Pariaman, yang dikemas secara ringan namun informatif.
“Kami ingin masyarakat mendapatkan informasi yang akurat, cepat, dan menarik, tanpa harus menunggu siaran resmi atau mendatangi kantor pemerintah,” tambah Riky.
Program ini juga mendukung pelaksanaan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Serta mendorong implementasi transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2003 tentang pengembangan e-Government.
Lebih jauh, Podcast “IKP Round” juga sejalan dengan visi Kota Pariaman sebagai Smart City berbasis teknologi informasi dan komunikasi, yang menjadikan digitalisasi sebagai pilar pelayanan publik.
“Dengan memanfaatkan teknologi digital, pemerintah semakin dekat dengan warganya. Ini bagian dari komitmen kami mewujudkan pemerintahan yang responsif dan terbuka,” tutup Riky, yang juga mantan Ketua KNPI Kota Pariaman. (*/red)






