Polda Sumbar Ungkap 61 Kasus Narkoba dalam Tiga Bulan, Sita 8,89 Kg Sabu dan 60,19 Kg Ganja

Penulis -

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Sumbar Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy memusnahkan barang bukti narkotika di Mapolda Sumbar, Jumat (17/7/2026). (Foto: Polda Sumbar)

Kapolda Sumbar Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy memusnahkan barang bukti narkotika di Mapolda Sumbar, Jumat (17/7/2026). (Foto: Polda Sumbar)

Padang, Javanusa—Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat melalui Ditresnarkoba berhasil mengungkap 61 kasus tindak pidana narkotika sepanjang kuartal II 2026, tepatnya sejak 1 April hingga 30 Juni.

Dari seluruh kasus tersebut, polisi menetapkan 79 orang sebagai tersangka. Mereka terdiri atas 76 laki-laki dan tiga perempuan yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika di berbagai wilayah Sumatera Barat.

Kapolda Sumbar Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy mengatakan capaian itu menunjukkan komitmen kepolisian dalam menekan peredaran narkoba hingga ke tingkat jaringan.

“Kami berkomitmen penuh untuk memutus mata rantai peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya. Pengungkapan 61 kasus dalam kurun waktu tiga bulan ini adalah bukti nyata kerja keras personel di lapangan dalam melindungi masyarakat dari ancaman bahaya narkotika,” tegas Irjen Pol Djati Wiyoto saat konferensi pers di Mapolda Sumbar, Jumat (17/7/2026).

Empat Kasus Berasal dari Pengembangan di BIM

Dari total perkara yang diungkap, sebanyak 11 merupakan kasus menonjol yang menjadi perhatian penyidik.

Empat di antaranya berasal dari pengembangan penyelidikan kasus penyelundupan narkotika di Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Kasus tersebut melibatkan 11 tersangka laki-laki.

Seluruh barang bukti dalam perkara-perkara tersebut telah memperoleh penetapan hukum untuk dimusnahkan.

Polisi Sita 8,89 Kilogram Sabu dan 60,19 Kilogram Ganja

Selain menangkap para pelaku, Ditresnarkoba Polda Sumbar juga mengamankan narkotika dalam jumlah besar.

Barang bukti yang akan dimusnahkan meliputi 8,89 kilogram sabu dan 60,19 kilogram ganja kering. Pemusnahan dilakukan agar barang haram itu tidak kembali beredar di masyarakat.

Pengungkapan Berawal dari Informasi Masyarakat

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumbar Kombes Pol Wedy Mahadi menjelaskan, keberhasilan mengungkap puluhan kasus tersebut merupakan hasil rangkaian penyelidikan yang dilakukan secara bertahap.

Baca Juga :  Sopir Truk CPO yang Terjun ke Jurang 80 Meter di Sitinjau Lauik Berhasil Dievakuasi, Korban Meninggal Dunia

Penyidik mengumpulkan informasi, melakukan pemantauan, memetakan jalur distribusi, hingga mengembangkan setiap perkara yang ditemukan.

“Mayoritas pengungkapan diawali dari informasi masyarakat dan pengembangan perkara. Kami menerapkan berbagai teknik, termasuk metode undercover buy atau pembelian terselubung, untuk memastikan setiap transaksi terungkap secara sah di mata hukum,” ujar Kombes Pol Wedy Mahadi.

Tersangka Terancam Penjara Seumur Hidup hingga Hukuman Mati

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya memastikan seluruh proses penyidikan berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Menurutnya, penyidik menerapkan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika beserta aturan pidana yang menjadi dasar penanganan perkara.

“Polda Sumbar akan terus mengawal proses hukum terhadap seluruh tersangka agar memberikan efek jera. Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk terus bersinergi dengan Polri dalam memberikan informasi terkait peredaran narkoba di lingkungannya masing-masing,” kata Kombes Pol Susmelawati Rosya.

Seluruh tersangka dijerat dengan pasal-pasal dalam UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP serta UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Berdasarkan ketentuan tersebut, para tersangka menghadapi ancaman hukuman berat. Mulai dari pidana penjara seumur hidup hingga hukuman mati untuk perkara yang memenuhi unsur tertentu. (*)

Berita Terkait

Residivis Pencurian Ponsel Ditangkap  di Belakang Plaza Andalas
Pencuri Komponen Pendeteksi Banjir di Padang Ditangkap, 2 Kabur
Polda Sumbar Ungkap Dugaan Judi Togel Online di Padang, Uang Rp4,15 Juta Disita
Modus Penimbunan BBM Subsidi di Sumbar, Pelaku Gunakan Kantong Plastik dan Kotak Ikan
Polda Sumbar Ungkap 24 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi, 25 Tersangka Diamankan
BPBD Padang Evakuasi Pohon Karet Tumbang di Kalumbuk, Jalan Kembali Normal
Hilang Kendali, Dua Mobil Terperosok ke Sawah di Jalan Solok-Padang
Rumah Wartawan Harian Singgalang Dibobol Maling, Laptop, HP dan Tiga Hardisk Raib

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Pencuri Komponen Pendeteksi Banjir di Padang Ditangkap, 2 Kabur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Polda Sumbar Ungkap Dugaan Judi Togel Online di Padang, Uang Rp4,15 Juta Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Modus Penimbunan BBM Subsidi di Sumbar, Pelaku Gunakan Kantong Plastik dan Kotak Ikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Polda Sumbar Ungkap 24 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi, 25 Tersangka Diamankan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:30 WIB

BPBD Padang Evakuasi Pohon Karet Tumbang di Kalumbuk, Jalan Kembali Normal

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Hilang Kendali, Dua Mobil Terperosok ke Sawah di Jalan Solok-Padang

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Rumah Wartawan Harian Singgalang Dibobol Maling, Laptop, HP dan Tiga Hardisk Raib

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Polda Sumbar Razia Tempat Hiburan Malam di Padang, Dua Pengunjung Positif Metamfetamin

Berita Terbaru

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah. (Foto: Kemnaker)

Nasional

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Okt 2026 - 20:41 WIB