Padang, Javanusa—Polresta Padang mengamankan 20 sepeda motor dalam Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari, 8–9 Agustus 2026.
Petugas menyasar sejumlah lokasi yang dinilai rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Operasi tersebut menyasar tawuran, balap liar, knalpot tidak sesuai spesifikasi, premanisme, hingga peredaran narkotika.
Petugas Bubarkan Kerumunan Remaja
Operasi KRYD dipimpin Timsus Alfa di bawah komando IPDA Fiki Indra Gani, S.H. Personel memulai kegiatan dengan apel kesiapan pada pukul 21.00 WIB di Mapolresta Padang.
Setelah apel, tim menerima laporan mengenai kerumunan remaja di sepanjang Jalan Pancasila. Petugas langsung mendatangi lokasi dan membubarkan kerumunan tersebut.
Selain itu, polisi memeriksa kendaraan yang digunakan para remaja. Petugas menindak kendaraan yang tidak memenuhi persyaratan teknis.
Patroli kemudian berlanjut ke sejumlah kawasan yang rawan gangguan kamtibmas. Lokasi tersebut meliputi Jalan Samudera, Jalan Diponegoro, Jembatan Siti Nurbaya, dan Jalan Khatib Sulaiman.
Kegiatan berlangsung hingga Minggu dini hari untuk memastikan kondisi wilayah tetap terkendali.
20 Kendaraan Diamankan
Dari operasi tersebut, polisi mengamankan 20 sepeda motor. Kendaraan itu tidak dilengkapi surat resmi, tidak menggunakan pelat nomor, atau memakai knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis.
Seluruh kendaraan kini berada di Mapolresta Padang. Polisi akan melakukan proses lebih lanjut terhadap kendaraan yang terjaring dalam operasi tersebut.
Kapolresta Padang Kombes Pol Apri Wibowo mengatakan, KRYD menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan masyarakat di Kota Padang.
“Operasi KRYD ini adalah komitmen kami untuk memastikan situasi Kota Padang tetap aman dan kondusif. Kami tidak akan memberikan ruang bagi aksi-aksi yang meresahkan masyarakat seperti tawuran, balap liar, maupun penggunaan knalpot brong yang memicu kebisingan,” ujar Kombes Pol Apri Wibowo dalam keterangannya, Minggu (9/8/2026).
Orang Tua Diminta Awasi Aktivitas Anak
Selain penindakan, Polresta Padang meminta masyarakat ikut mencegah munculnya gangguan keamanan. Kapolresta secara khusus mengingatkan orang tua agar memperketat pengawasan terhadap aktivitas anak pada malam hari.
“Kami meminta kerja sama para orang tua untuk memantau aktivitas putra-putrinya di malam hari agar tidak terlibat dalam kegiatan negatif yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” kata Apri.
Menurutnya, pengawasan keluarga dapat membantu mencegah anak terlibat dalam kegiatan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Patroli KRYD Terus Ditingkatkan
Polresta Padang menyatakan kondisi wilayah hukumnya tetap aman dan kondusif selama pelaksanaan operasi.
Kepolisian juga memastikan patroli rutin akan terus ditingkatkan. Langkah tersebut bertujuan mengantisipasi potensi tawuran, balap liar, penggunaan knalpot brong, serta gangguan kamtibmas lainnya di Kota Padang.
Dengan patroli yang lebih intensif, polisi berharap aktivitas masyarakat dapat berlangsung dengan aman, terutama pada malam hingga dini hari. (*)






