PPIH Siap Sukseskan Haji 2026, Wamenhaj Tekankan Kesiapan Mental, Spiritual dan Orientasi Layanan

Penulis -

Jumat, 17 April 2026 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak bersama PPIH menjelang keberangkatan pada Jumat (17/4/2026) di Asrama Haji Pondok Gede. (Foto: Kemenhaj)

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak bersama PPIH menjelang keberangkatan pada Jumat (17/4/2026) di Asrama Haji Pondok Gede. (Foto: Kemenhaj)

Jakarta, Javanusa—Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan pentingnya kesiapan mental, spiritual, dan orientasi pelayanan bagi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) untuk menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M.

Ia menyampaikan hal tersebut dalam arahannya menjelang keberangkatan petugas haji pada Jumat (17/4/2026) di Asrama Haji Pondok Gede.

Wamenhaj menekankan tugas PPIH tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga merupakan bagian dari ibadah dan misi suci yang harus dijalankan dengan penuh kesadaran serta tanggung jawab.

“Kita siap menyukseskan Haji 2026. Kesiapan mental menjadi penting, termasuk kemampuan mengelola emosi, agar kekuatan fisik yang kita miliki benar-benar ditopang oleh kekuatan rohani yang siap,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh petugas untuk meniatkan keberangkatan sebagai bentuk ibadah melalui pengabdian dalam melayani jemaah haji.

“Niatkan pelepasan ini kita semua sedang menunaikan ibadah melalui peran sebagai petugas haji yang melayani jemaah agar mereka dapat menjalankan ibadah dengan baik. Ini adalah misi suci, bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk keluarga, agama, dan bangsa,” tegasnya.

PPIH Jadi Ujung Tombak Penyelenggaraan Haji

Sebanyak 363 PPIH Daerah Kerja (Daker) Madinah dan Bandara akan bertolak menuju Bandara King Abdul Aziz. Dalam konteks ini, Wamenhaj kembali mengingatkan PPIH merupakan ujung tombak keberhasilan penyelenggaraan haji, sehingga mereka harus menjaga amanah besar dari masyarakat.

“Banyak harapan yang dititipkan kepada kita. PPIH adalah ujung tombak kesuksesan. Jemaah kita adalah mereka yang telah memenuhi istithaah, yang berjuang dan berani mengupayakan diri agar bisa berhaji. Semangat spiritual jemaah Indonesia sangat luar biasa, dan itu adalah amanah yang harus kita jaga,” lanjutnya.

Selain itu, ia menegaskan keberagaman latar belakang jemaah haji Indonesia harus direspons dengan pelayanan maksimal dan penuh empati.

Baca Juga :  Debarkasi Padang Sudah Pulangkan 5.071 Jemaah Haji, Tinggal Kloter 14 yang Masih di Arab Saudi

“Profil jemaah kita beragam. Karena itu, mari tunaikan layanan semaksimal mungkin kepada seluruh jemaah, tanpa membedakan latar belakang. Pastikan pelayanan kita sukses, sehingga penyelenggaraan haji tahun ini menjadi sejarah baru bagi Indonesia, dan kita menjadi bagian di dalamnya,” katanya.

Profil Jemaah Tuntut Layanan Adaptif

Berdasarkan data Pusdatin Kemenhaj per 15 April 2026, profil jemaah haji Indonesia menunjukkan tingkat keragaman yang tinggi.

Dari sisi pekerjaan, jemaah didominasi oleh ibu rumah tangga sebanyak 52.717 orang, diikuti pegawai swasta 46.462 orang, PNS 40.143 orang, dan petani 24.126 orang.

Sementara itu, dari sisi pendidikan, mayoritas jemaah merupakan lulusan SD sebanyak 55.217 orang, disusul SMA/SMK 52.796 orang, serta Sarjana/S1 51.968 orang.

Dari sisi usia, jemaah haji Indonesia didominasi kelompok usia 41–64 tahun, dengan jumlah laki-laki 58.461 orang dan perempuan 78.955 orang. Selain itu, terdapat pula lebih dari 40 ribu jemaah lanjut usia di atas 65 tahun.

Kondisi tersebut menegaskan pentingnya pelayanan yang adaptif, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan jemaah.

Wamenhaj menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh petugas haji yang akan bertugas.

“Terima kasih atas dharma bhakti saudara-saudara semua. Semoga Allah meridhai setiap langkah pengabdian kita,” pungkasnya. (*/red)

Berita Terkait

BPIH 2027 Disepakati Rp98,46 Juta, Jemaah Haji Cukup Lunasi Rp23,04 Juta
Lindungi Dana Jemaah Umrah, Kemenhaj dan OJK Kaji Rekening Penampungan
Kemenhaj dan Kemendagri Padankan Data Jemaah Haji, Nomor Antrean Tetap Aman
Travel Umrah Diperingatkan Tak Promosikan Haji Khusus Tanpa Izin PIHK
368 ASN Lulus Seleksi Mutasi Karier Batch II, Mulai Bergabung 1 November 2026
189 Pengaduan Travel Haji dan Umrah Masuk hingga September 2026, Kemenhaj Perketat Pengawasan
Kemenhaj Sumbar Ingatkan Travel Umrah Gunakan Identitas Sesuai Izin, ID Card Wajib Diberikan H-1
Perkuat Perlindungan Jemaah, Kemenhaj Sumbar Bentuk Satgas Awasi Travel Umrah di Bandara

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Kaisa dan Nada Swara Gembira Rilis Selamat Ulang Tahun, Lagu Ceria untuk Momen Spesial

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing – di Tempat Biasa

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Float Rilis EP Constant Changes, Bawa Semangat Pulih lewat Yang Kembali Pulih

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Film Laut Bercerita Tayang 29 Oktober 2026, Kisah Mahasiswa Hilang di Tengah Ketegangan Yogyakarta

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB